
" Kecil usianya, tapi body nya mantab lah, sampai tidak bisa abra tolak." Jawab adam membuat Tian semakin penasaran dan ingin tau seperti apa wajah istri abra yang masih semester awal itu, tapi mampu membuat seorang Abraham Prayoga pamungkas terpikat.
" Ha...ha.ha . Udah jangan di pikirin, nanti Lo juga tahu, ayo... Gue kenalin sahabat Gue." Ucap adam mengajak Tian menuju ke arah kiki.
Mereka berdua menuju di mana kiki masih menikmati air hangat yang membuatnya tenang dan nyaman. "
" Wuih.. Bawa pasukan nih, siapa?." Tanya kiki melihat kedatangan adam yang tidak sendiri.
" Tian." Ucap Tian memperkenalkan diri.
" Kiki, cowok paling tampan di antara abra dan adam." Jawab kiki songong membuat Tian tertawa.
" Gue suka gaya Lo man, kita pasti cocok." Jawab Tian yang langsung menyukai sikap kiki yang hampir sama sepertinya.
Narsis meskipun pada kenyataannya mereka memang tampan.
" Oke.. Kalian tunggu sini bentar, Gue panggilin bos besarnya dulu." Ucap adam yang di angguki oleh komi dan Tian dengan kekehan.
Adam bermaksud untuk memanggil abra, beserta bidadari-bidadari cantik mereka.
Dengan segera adam langsung mengetuk pintu hotel abra. Karena jika dia memanggil lewat sambungan telepon sudah dipastikan tidak akan mendapat jawaban seperti tadi.
__ADS_1
Dengan segera adam menggedor pintu hotel. Tapi masih sama tidak ada jawaban dari dalam. Membuat adam semakin kesal saja dengan abra dan azell yang tidurnya sama seperti kebo.
" Abra.. Buka woy!!." Kesal adam.
Deheman dari arah belakangnya membuat adam langsung menoleh.
" Ah.. Brengs*k kamj, dari mana aja?." Tanya Adam ngegas.
" Aku dari dapur, azell pagi-pagi minta di bikinin bubur ayam." Jelas Abra sambil membawa 2
2 mangkok bubur ayam.
" Kenapa nggak minta sama pelayan aja?." Tanya Adam kepada Abra.
" Minggir." Usir Abra kepada adam tanpa rasa bersalahnya.
" Eh... Abra, Ku ke sini mau ngasih tau kamu, Tian ada di sini." Ucap adam membuat abra menoleh ke arah adam lagi, lalu tersenyum tampan.
" Suruh dia tungguin aku, bilang aku ada urusan penting yang harus di selesaikan dulu." Jawab abra
menyuruh kepada adam.
__ADS_1
Adam menggeleng tidak percaya, bahkan abra bukan hanya bucin saja kepada azell, tapi abra benar-benar sudah tidak bisa di ganggu jika sedang bersama istrinya.
Tapi tidak lama azell datang menemu mereka.
Azell sudah rapih dan terlihat begitu cantik, meskipun badannya tidak seperti dulu lagi tapi azell malah terlihat semakin cantik dan sexy.
" Ada apa Kak Dam?. " Tanya azell kepada adam.
" Kami makan buburnya di bawah aja Zel, sambil liat-liat pemandangan gimana? ada yang mau ketemu abra soalnya." Jawab Adam membuat azell menoleh ke arah abra.
Lalu mengangguk mengiyakan.
Adam menatap abra seperti meledek, membuat anra menatap Dam kesal, tapi jika azell sudah mengiyakan abra akan menurut saja.
Baru juga mereka akan ke bawah, tiba-tiba adam di kejutkan lagi oleh kedatangan dua bidadari cantik yang juga sudah sama rapihnya dengan azell.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak