
" Tahu nggak kata temen Gue yang pernah papasan langsung dengan si Abra cowok tampan dan tajir itu udah jarang banget ke kampus . " Ucap salah satu mahasiswi di kelas nya .
" Abra Pamungkas maksud Lo ?. " Tanya teman yang satu nya .
" Iya lah siapa lagi memang kalau bukan dia , cowok yang tampannya kebangetan itu kan memang Abra Pamungkas . " Jawab nya lagi seraya senyum - senyum membayangkan wajah rupawan Abra .
Azell yang mendengar penuturan dari teman kelasnya mendesah sedikit kesal , tetapi Azell mencoba untuk tetap tenang meskipun hatinya sudah di liputi rasa cemburu .
" Kalau nggak salah Kakak Gue pernah bilang , doi udah nikah deh , malahan udah punya anak . " Jawab salah satu dari mereka .
Azell mengepalkan tangannya kuat - kuat untuk menahan amarahnya , beraninya mereka memanggil suaminya dengan sebutan Doi , memangnya Abra siapa mereka ? Hanya sekedar tahu dan kagum saja berani sekali memanggil Abra dengan sebutan Doi , jelas Azell tidak terima itu .
" Hah ? Ngaco aja Lo , nggak mungkin lah , Berita yang dulu itu cuma hoax aja . " Jawabnya seperti tidak menerima kenyataan jika Abra memang sudah menikah , bahkan istrinya sekarang malah sedang mendengar pembicaraan mereka .
Ais dan Vita melihat Azell yang sedang mengatur nafasnya agar tidak meledak emosinya .
" Zel Lo nggak apa apa kan ?. " Tanya Ais khawatir kepada Azell .
__ADS_1
Azell mengangguk tanpa menjawab pertanyaan Ais barusan .
" Gue heran Kak Abra kan dah jarang kuliah , masih aja jadi pembicaraan cewek - cewek ganjen itu , gimana kalau kak Abra masih kuliah ya ? Pasti banyak banget tuh cewek - cewek yang terus curi pandang ke Kak Abra . " Ucap Vita yang langsung menutup mulutnya setelah sadar apa yang dia ucapkan itu sangatlah salah di depan sahabatnya Azell.
" Astaga mulut blong Lo Vit. " Kesal Ais yang mendapat cengiran dari Vita .
" Zel sorry . " Ucap Vita merasa tidak enak hati dengan Azell .
" Nggak apa apa Vit , Gue juga sepemikiran ma Lo kok , dan besok Gue mau bikin kejutan buat mereka . " Jelas Azell seraya memikirkan rencana yang akan di lakukannya besok .
" Lihat aja besok . " Jawab Azell seraya tersenyum penuh arti .
Azell berniat akan membuat teman - teman kampusnya yang masih saja mengagumi suaminya itu sadar , jika Abra sudah mempunyai istri dan seorang anak, Azell tidak suka dengan wanita - wanita yang mengagumi Abra secara berlebihan .
Bahkan sekarang rasanya dia sudah tidak sabar menemui Abra di Kantornya .
Jika Azell sedang di liputi rasa cemburu karena ucapan para gadis - gadis lain yang terus membicarakan tentang suaminya, hal terbaik untuk meredamkan amarah dan rasa cemburunya ialah memberikan service terbaik kepada Abra .
__ADS_1
Karena memang hanya Azell yang berhak atas Abra.
Begitu juga di Kantor Pamungkas.
Abra baru saja mengadakan rapat bersama karyawan juga rekan bisnisnya , setelah itu dia langsung masuk ke ruangannya .
" **** kenapa lama sekali jamnya berputar . " Gumam Abra kesal seraya melirik arloji yang berada di pergelangan tangannya .
Abra sudah tidak sabar ingin menikmati waktu bersama Azell , berdua saja hanya dengan Azell istri cantiknya , dan itu akan menjadi pertemuan yang panas untuk pasangan suami istri muda itu , yang satu sedang di landa cemburu dan yang satunya sudah tidak tahan terus menahan hasratnya .
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
...Mampir ke ceritaku yang lain ya kak...
__ADS_1