
Membuat Adam mau tidak mau menarik Abra dengan cepat, agar tidak harus berlama menanggapi Orang-orang yang pasti ingin meminta foto dengan Abra, siapa lagi kalau bukan para kaum hawa juga Ibu-lbu yang sedang berkunjung di Mall.
Meskipun Abra bukanlah artis atau pun modelis tapi ketampanan dan kekayaan Abra yang merupakan anak dari keluarga Pamungkas membuatnya banyak di kagumi dan di ketahui banyak Orang.
Bahkan Abra begitu sukses di usia yang terbilang masih begitu muda untuk seorang lelaki, tanpa nama Papa nya pun Abra memanglah sudah sukses di bisnis perhotelannya, di tambah dengan nama keluarga papa nya Pamungkas yang merupakan pembisnis sukses membuat Abra sangat sangat di kagumi seorang wanita.
Terlebih ketika pernikahannya dengan azell di umumkan, itu membuat Abra begitu di kenali semua orang yang ada di kota bahkan negaranya.
Abra dan Adam masuk ke dalam toko pakaian laki laki, dengan segera Abra membeli baju juga topi untuk menutupi dirinya agar tidak mudah di kenali oleh wanita wanita yang mengidolakannya.
" Gila.. kamu melebihi artis Abra di sini." Ucap Adam dengan nafas yang masih sedikit ngos ngosan.
" Gimana penampilan aku..?? " Tanya Abra tanpa menjawab perkataan Adam barusan.
Adam memandang Abra dari atas sampai bawah.
" Lumayanlah sekarang." Jawab Adam yang di acungi jempol oleh Abra.
" Fans kami nggak kayak biasanya deh bra.. Biasanya juga senyum sama kamu udah cukup.." Jelas adam yang di jawab abra dengan mengangkat bahunya.
__ADS_1
Mereka keluar dari toko baju setelah penampilan abra cukup meyakinkan untuk mengelabuhi fans fanatik Abra, Bagaimana tidak fanatik jika tadi yang mengejar mereka kebanyakan adalah para ibu ibu
" Ayo.. Cepet anterin aku." Ajak Abra kepada Adam.
Abra mengajak Adam menuju ke sebuah toko perhiasan, tentu saja Adam mengernyitkan keningnya bingung, meskipun Adam tau jika Abra akan membelikannya untuk azell, tapi dalam rangkan apa, Adam masih dengan bingungnya.
" Kami mau beliin azell.?? " Tanya Adam yang di angguki oleh Abra.
" Bra... Amu rasa ini berlebihan deh.. aku ngerasa azell itu nggak suka perhiasan seperti ini." Jelas Adam membuat Abra sedikit kesal.
" Kami tau apa tentang azell...?? Akh kan suaminya.. aku lebih tau tentang azell.. " Jawab abra dengan nada sedikit kesal.
Apa yang di katakan oleh Adam memang ada benarnya, abra berfikir sejenak.
Dia memikirkan apa yang harus di belikannya untuk azell. Adam yang melihat tingkah Abra hanya menggelengkan keplanya.
" Jam tangan aja gimana.?? " Usul Adam kepada abra.
Seketika membuat Abra tersenyum senang, memang ada baiknya Dia kemana mana selalu mengajak Adam. Pikir Abra.
__ADS_1
Mereka berdua akhirnya pergi ke sebuah toko jam tangan dengan merek terkenal, sudah bisa di pastikan jika toko yang abra kunjungi adalah toko untuk kalangan kelas elit saja.
" Gimana Kak. Ada yang bisa saya bantu.??? " Tanya seorang pegawai di toko tersebut.
" Tolong ambilkan jam tangan wanita yang paling bagus dan mahal ya Mbak." Jawab abra menyuruh kepada pegawai itu.
Pegawai itu mengamati gelagat abra yang aneh, tentu saja karena Abra memakai jaket tebal dengan topi dan terus menundukan kepalanya.
Merasa di perhatikan oleh pegawai toko itu, Abra membuka topinya sambil tersenyum tampan ke arah pegawai itu, seketika membuat pegawai toko melotot tidak percaya jika orang aneh yang sedang berdiri di depannya ini adalah Abraham Prayoga Pamungkas laki laki tampan dan tajir yang begitu di gandrungi banyak wanita.
Sekali lagi Adam hanya menggelengkan kepalanya dengan kelakuan Abra, tapi apa yang di lakukan oleh Abra sekarang ini memang ada benarnya.
" Tu... Tuan Abra.... Astaga..." Gumam pegawai toko melihat keberadaan Abra. Membuat salah satu karyawan yang lain menoleh ke arah Abra dan sama terkejutnya denga pegawai yang tadi.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...
__ADS_1