
" Mangka nya tembak kak dam biar Ais nggak malu digantungin mulu sih." celetuk Vita seketika membuat ais melotot ke arah nya.
Sedangkan yang lain nya hanya tertawa, Adam dan Ais memang pernah nonton bareng tanpa sepengetahuan mereka, tapi sayang seribu kali sayang, Vita yang sedang dengan mami nya melihat dengan jelas ketika mereka sedang memasuki bioskop yang berada di mall tempat Vita dan mami nya berbelanja.
Vita sempat mempertanyakan ini kepada Ais, awal nya Ais mengelak, tapi akhir nya dia sendiri cerita kalau selama ini kak Adam juga sering kasih perhatian lebih untuk Ais, meskipun lewat chat atau telepon tapi itu cukup membuat mereka semakin dekat.
Hanya saja mereka masih merahasiakan ini dari Abra, azell dan yang lain nya, karena mereka ingin memberi kejutan jika mereka memang cocok dan suatu saat nanti berjodoh.
Sangat rapi memang, sampai di antara azell maupun Abra tidak mencurigai, meskipun dari gelagat mereka berdua Yang sering salah tingkah sangat terlihat jelas ketika sedang berkumpul bersama.
Jika saja Vita tidak memergoki mungkin juga dia tidak akan mengerti atau bahkan tidak curiga sama sekali.
" Tunggu saja kabar baik nya, kamu juga Vit di tunggu kabar baik nya dengan babang Kiki, Amel juga dengan Aa' Candra " jawab Adam membuat Vita dan Amel sedikit kesal, sedangkan yang lain nya malah tertawa.
" Sudah ah sana cepetan." Suruh Azell yang memang tidak sabar ingin menyantap martabak yang sedang ia inginkan.
Abra mencium kening Azell, setelah itu ia mengacak gemas rambut istri cantik nya itu.
__ADS_1
" Pengen martabak ya dek????." Tanya Abra mengelus elus perut rata sang istri.
" Iya dad beyiim ya." Jawab Azell yang menirukan suara anak kecil.
" Pasti." Jawab Abra singkat kembali mengelus elus perut rata Azell.
Amel, Ais, Vita dan Adam masih bengong dengan sikap ke dua pasutri muda ini, akh mereka memang sekarang sangat terang terangan di depan mereka.
Setelah itu Abra berlalu pergi di ikuti Adam yang anak menemani Abra.
" Wuih kak Abra so sweet banget sih." Gumam Vita ketika Abra dan Adam sudah berlalu pergi.
" Mangka nya Vit, jadian sama kak Kiki biar di beliin martabak juga." Ucap Ais membuat Vita melotot kan mata nya dan Azell tertawa.
" Dih maksud aku tuh perlakuan kak Abra ya, bukan karena martabak nya." Jawab Vita ngegas membuat mereka ber tiga kembali tertawa.
" oh ya, kamu sama kak Adam lagi dekat ya Ais?." Tanya azell tiba tiba.
__ADS_1
" Hah eng... Gak kok." Jawab Ais sedikit gelagapan dengan pertanyaan Azell.
" Tidak biasa nya kamu gugup gini pasti...." Ucapan azell terputus karena sudah di sambung oleh Vita.
" Iya zell dan aku pernah memergoki mereka lagi nonton bioskop." Sambung Vita semangat.
Azell terkejut lalu tersenyum, sedangkan Ais melotot kesal ke arah Vita, tapi Vita hanya nyengir saja tanpa dosa.
" Ember banget deh mulut kamu." Ucap Ais kepada Vita.
" he he he sorry Ais, lagian azell kan sahabat kita, kabar baik itu harus di sampaikan dengan orang terdekat." Jawab Vita tanpa dosa nya.
...❤️❤️❤️❤️...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1