
Cupp.. Abra mencium bibir azell, membuat azell memang terdiam tak lagi melanjutkan omelannya.
Bahkan selalu saja azell menikmati kecupan singkat yang Abra berikan, meskipun singkat dan dadakan tapi itu mampu menggetarkan jiwa azell.
"Son .. Jaga Mommy kamu yang Cantik ini ya untuk Daddy.." Ucap abra terenyum manis dan mengelus perut azell yang sudah mulai sedikit buncit, tentu saja itu sukses membuat Azell tersenyum malu.
Selalu saja abra tak kalah akal untuk membuat azell tak lagi meneruskan ocehannya.
" Selalu aja deh.. Pake jurus itu." Ucap azell membuat abra tersenyum ke arahnya.
Dengan gemasnya abra menarik hidung azell gemas. Setelah selesai, mereka turun ke bawah untuk berangkat, azell baru tersadar jika kedua sahabatnya tadi malam menginap di rumahnya, bahkan mereka tidur bersama dan tadi azell juga meminta Ais dan Vita untuk menunggunya.
"Astaga kenapa azell lagi lagi lupa.?? Ini semua karena abang." Ucap azell menyalahkan abra.
" Mereka udah di anter adam sama Kiki yank.." Jawab Abra menjelaskan kepada azell. Membuat azell menatap abra tapi masih dengan kesalnya.
Tanpa kata azell langsung pergi begitu saja meninggalkan abra yang sedang menghela nafasnya.
" Son.. Please.. Jangan buat Mommy marah marah terus sama Daddy.." Ucap Abra seperti berbicara kepada calon anaknya yang masih berada di perut azell.
Padahal azell sekarang juga tak berada di sisinya, melainkan sudah duduk di mobil masih dengan kesalnya.
__ADS_1
" Abang. Ayo..." Teriak azell dari dalam mobil, membuat abra menggeleng dengan senyumannya.
Mau semarah apapun azell kepada abra, tapi tetap saja dia tidak akan pernah bisa tanpa Abra.
Dengan segera abra masuk kedalam mobilnya, mengacak hijab Azell pelan lalu melajukan mobilnya menuju ke kampus istrinya.
Sampai di depan gerbang kampus,, azell turun tapi sebelum turun abra menarik tangan azell. Membuat azell menoleh ke arahnya.
" Belum telat kok.." Ucap abra dengan tersenyum tampan.
" Apa..?? " Tanya azell pelan. Kini nada suara azell tak lagi seperti tadi sebelum berangkat yang terdengar kesal.
" Jangan nakal. Saranghaeyo.." Ucap abra kepada azell, yang terdengar begitu manis menurut azell.
" Beyangkat duyu ya Dad.. Temenin Mommy.." Ucap azell menirukan suara anak kecil yang membuat abra tertawa.
" Oke Son.. Baik baik ya.. Bilang kalau Mommy nakal.." Jawab Abra yang ntah kenapa sekarang sikapnya jadi berubah 180°.
"Ciap Dad." Jawab azell yang akhirnya keluar dari mobil abra, melambaikan tangan dan masuk kedalam kampus nya. Begitu juga dengan Abra yang langsung melakukan
mobilnya, Abra hari ini tidak kuliah, dia akan pulang ke apartemen untuk melanjutkan tidurnya. Berbeda dengan azell yang harus sibuk dengan kegiatan kuliah nya, apa lagi hari ini hari senin sudah dipastikan makul hari ini akan terisi semua.
__ADS_1
Azell berjalan pelan menuju ke kelas, belum sampai masuk ke kelas ternyata bell masuk sudah berbunyi, membuat dia bernafas lega, lagi lagi tidak jadi telat karena skill suaminya yang sangat tinggi jika menyetir. Azell dan Ais melaksanakan kuliah dengan damai, Ais sebenarnya ingin mengajak ngobrol Azell, namun waktu tidak memungkinkan karena dosen saya ini sangat killer.
Setelah selesai mereka berdua sudah berada di kantin dan disana ternyata sudah da Vita yang menunggu mereka.
" Sorry ya aku bikin kalian nunggu lama." Ucap azell akhrinya.
" Justru kita yang minta maaf, karena udah pergi gitu aja.." Jawab Ais yang sama halnya dengan azell mengungkapkan rasa bersalahnya.
"Aku rasa diantara kita nggak ada yang salah deh.. Nggak ada yang telat juga kok.." Jelas Vita membuat azell dan Ais mengacungkan jempolnya.
" Kalian beneran di anterin Kak adam sama Kak Kiki.?? " Tanya azell.
Mereka mengangguk bersama, membuat azell tersenyum.
"Astaga. Aku hampir marahan lagi sama abang gara gara ini.. Hufh.." Jawab azell sambil menarik hidung Ais dan Viya.
" Auw. Azell ikh." Kesal Ais kepada azell. Yang hanya di jawab azell dengan cengiran tanpa bersalahnya.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
__ADS_1
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...