
" Adik mau kemana?." Tanya Dewa to the poin, menatap Azell yang sudah rapi dengan menggunakan slim bag nya.
" Mau ke rumah teman." Jawab Azell.
" Sama Abra?." Tanya Dewa.
" Iya bang." Jawab Abra
" Tapi Elmira mau ke sini dek." Ucap Dewa, calon tunangan nya berencana untuk ke rumah untuk lebih mengakrabkan diri pada keluarga Dewa khusus nya Azell. Kemarin bisa di bilang interaksi antara Azell dan Elmira tidak banyak. " Hah? Kak Elmira? Mau ngapain?." Tanya Azell bingung. " Mau main saja, mau kenalan sama adik juga." Jawab Dewa. " Yah, tapi adik mau ke rumah teman bang." Ucap Azell yang bingung. " Adik ke rumah teman dulu saja, tapi Abang minta jangan lama lama ya?." Ucap Dewa dan Azell mengangguk kan kepala nya yang tidak gatal, dia tidak yakin jika tidak akan berlama lama dengan sahabat nya, tapi menolak permintaan sang Abang pun Azell segan. " Mmmm adik usahain bang." Jawab Azell. " Ya sudah hati hati kalau nyetir Bra." Ucap Dewa dan Abra mengangguk kepala nya.
"Emm.. adek usahain deh" jawab Azell akhirnya.
"Pasti Bang" jawab Abra yang sudah berdiri di samping Azell sejak Dewa keluar kamar.
"Yaudah adek pergi dulu Bang tolong nanti kasih tahu bunda kalau nyariin ya" ucap Azell menyalami tangan Dewa diikuti yang dibelakangnya.
__ADS_1
Sedangkan Rio dan Devan sudah kembali fokus pada gamenya. Sedang di perjalanan menuju rumah Amel, hasil bertanya pada Abra dan sedikit mencondongkan tubuhnya dan mengeraskan volume suaranya saat bertanya.
"Nanti Aa' mau nungguin adik di rumah Amel?" tanya Azell
"Gak, Aa' nanti ke rumah Candra". jawab Abra
"Emang Kak Candra di rumah?" tanya Azell
"Di rumah, tadi Aa' udah ngabarin dia" Jawab Abra
"Oh ya udah". ucap Azell.
"Nanti kalau mau pulang telepon Aa' ya" ucap Abra dan Azell pun mengangguk. Azell celingukan ke arah teras rumah Amel tak terlihat motor sahabatnya yang lainnya. Mereka belum datang ya tanya Azell dalam hati.
"Ya udah sana masuk, Aa' nungguin sampai adik masuk dulu" tanpa banyak protes Azell melakukan perintah Abra, Azell menekan bel pintu rumah Amel dan beberapa saat kemudian pintu terbuka dan menampilkan sosok wanita paruh baya diperkirakan umurnya sama dengan sang bunda sudah pasti itu Mama Amel, Azell pernah melihatnya di foto yang di tunjukan oleh Amel.
__ADS_1
Setelah Azell menyalami tangan Mama Amel, Azell dipersilakan masuk. Ian yang tersenyum saat Mama Amel melihat kearahnya, setelah memastikan Azell masuk kedalam ia melakukan motornya ke rumah sang sahabat.
"Amel di mana Tan?" Tanya Azell saat memasuki rumah Amel.
"Di kamar, langsung masuk aja tadi Amel sudah pesan ke Tante kalau ada temennya yang datang suruh langsung ke kamarnya" jawab Mama Amel menunjukkan kamar Amel.
"Gak apa-apa Tan?" Mama Amel mengangguk.
"Gak apa, anggap rumah sendiri ya. Tante tinggal ke dapur dulu ya". ucap mama Amel
"Iya Tan, aku izin masuk ya" ucap Azell, Mama Amel hanya mengangguk.
Azell berdiri di depan pintu kamar Amel yang tertutup rapat, sebelum masuk hasil mengetuk pintu tersebut lebih dulu.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......