FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 490


__ADS_3

Abra segera menyamarkan bekas kiss mark yang dia sendiri berikan kepada leher Azell, tentu saja disini seharusnya yang kesal adalah Abra.


Sudah begitu nanggung, bahkan adik kecilnya tadi sudah siap bertempur, tapi Abra mengalah mengingat waktu yang memang tidak begitu memungkinkan.


" Untung yang kemarin udah mau hilang." Ucap Azell sambil merasakan usapan jari Abra pada dirinya.


" Malah sexy kok masih protes aja yank." Jawab Abra tanpa rasa bersalahnya.


Membuat Azell mendengus kesal, tapi Abra malah tersenyum kepada Azell.


Abra benar benar tidak habis fikir dengan istri cantiknya ini, tadi ketika dia mencumbu Azell


Azell begitu sangat menikmati, sampai sesekali Azell mengeluarkan suara desah*nnya yang begitu sangat sexy. Tapi ketika Azell melihat leher putihnya begitu banyak tanda cinta yang Abra berikan, Azell jadi kesal sendiri.


Wanita memang kadang susah dimengerti, atau jangan jangan Azell kesal karena mereka sama sama tidak melnjutkannya..??? Akh...


" Sudah lupakan. Selesai." Ucap Abra setelah semua bekas kiss marknya tidak ada satupun yang terlihat.


" Thanks..." Jawab Azell masih dengan nada kesalnya.


Abra mengangguk sambil tersenyum, mengacak rambut Azell pelan.


Wajah mereka kini sangatlah dekat, bahkan deru nafas keduanya saling bertautan, dan itu membuat Azell yang tadi kesal dengan Abra malah merasa gugup.

__ADS_1


Jantung Azell seperti meletup letup, astaga.. Azell jadi malu sendiri jika sampai Abra mendengar detak jantungnya sekarang.


Tapi sungguh wajah ini, wajah Abra membuat Azell tidak bisa kalau berdiam diri saja.


Oke... Azell mulai hilang kendalinya, kenapa juga suaminya ini tampan sekali..?? Salahkan saja Abra yang mempunyai wajah setampan itu, pikir Azell


Cup..


Kali ini Azell yang mencium bibir Abra sekilas, memang hanya sekilas karena sebenarnya Azell begitu gugup.


" Itu.. Hukuman karena udah bikin leher adik seperti macan tutul." Ucap Azell langsung keluar tanpa menunggu jawaban dari Abra.


Abra malah menyunggingkan senyumnya, sungguh aneh memang, dan lagi Azell sekarang lebih berani terhadap dirinya.


🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀🍀


Azell melangkahkan kakinya melewati lorong lorong kelas, Azell pikir hari ini akan terlambat tapi ternyata tidak, dan itu membuatnya sangat lega.


Azell jadi senyum senyum sendiri mengingat apa yang dia lakukan dan katakan kepada Abra, sangat berani tentunya.


Sampai di depan kelas sudah seperti biasa, Ais dan Vita sedang menunggunya sambil mengobrol dengan teman lain nya.


" Akhirnya kamu dateng.. Nih anak dari tadi nungguin kami" Ucap Ais kepada Azell.

__ADS_1


" Ke kantin yuk.. aku belum sarapan.." Jawab Azell mengajak kedua sahabatnya.


" Let's go..." Jawab Vita semangat.


" Kebiasaan, makan aja cepet." Sindir Ais kepada Vita.


" Nggak apa apa dong Ais.. Kalau nggak makan mati dong." Jawab Vita tidak mau kalah.


Azell hanya tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, baru juga datang udah di suguhkan dengan celotehan kedua sahabatnya.


Sampai di kantin Azell memesan nasi goreng, gara gara nasi goreng buatan Brayen tadi malam, membuatnya jadi ketagihan ingin dan ingin lagi memakannya.


" Kalian sekalian nggak.?? Tanya Azell kepada Ais dan Vita.


" Minum aja deh aku... Pop Ice ya.." Jawab Vita yang di jawab Azell dengan jempolnya.


" Kamu apa.??? " Tanya Azell kepada Ais.


...❤️❤️❤️❤️...


...****To be continued****...


......****Jangan lupa, Like dan Vote****...

__ADS_1


__ADS_2