
Meskipun yang dia tatap hanya nyengir tanpa rasa berdosanya.
" Kami lebay deh, ma aku aja pake acara malu." Ucap azell kepada vita.
" Ya kan aku makan banyaknya di rumah kamu Zezel." Jawab vita membuat azell tersenyum dan menarik pipi vita gemas.
" Gimana Kak kiki bisa tahan ya nggak narik pipi kamu, kalau kamu nggemesin kayak gini." Ucap azell gemas kepada vita.
" Ih... Kalian pada nggak tahu aja, kalau pipi sama hidung aku udah nggak bisa di hitung lagi dapat tarikan gemas dari ayang Beb." Jelas Vita membuat azell dan ais tertawa.
Sedangkan elmira hanya menggelengkan kepalanya dengan tingkah anak-anak itu, alya jangan di tanya lagi, dia ikut tersenyum bahagia, meskipun masih ada sedikit rasa sakit pada hatinya, tapi sekarang alya mencoba untuk menghilangkan rasa kagumnya kepada abra yang begitu berlebih.
Sesulit apapun itu, alya akan terus mencoba, karena tidak seharusnya dia menyukai lelaki yang memang bukan di takdirkan untuknya, laki-laki yang sebentar lagi akan mempunyai seorang anak dari saudaranya, dan alya tidak mau sampai perasaannya semakin dalam.
Kini saat yang vita tunggu tiba, semua sudah duduk di kursi meja makan, dengan berbagai makanan yang di sediakan oleh chef handal di hotel Pamungkas.
__ADS_1
vita mengelus perutnya agar sabar sampai Tuan rumah mempersilahkan untuk makan. Tidak lama Papa mengumumkan tentang maksud di adakannya acara makan malam bersama sekarang ini, meskipun tadi malam sudah mengadakan acara syukuran di rumahnya untuk calon cucunya.
Malam ini hanya sekedar doa bersama karena mereka yang begitu bersyukur akan mendapatkan calon penerus di kedua belah pihak keluarga.
Papa memberitahukan jika calon anak azell dan abra nanti laki-laki, sesuai keinginan dengan kedua belah pihak keluarga.
Meksipun mereka sudah tahu mengenai hal itu, tapi sekali lagi mereka begitu bersyukur dan bahagia.
Kini giliran mereka mendoakan untuk a dan juga calon anaknya nanti, agar di jauhkan dengan mara bahaya.
Semua hening dan begitu khusyuk mendoakan azell dan calon anaknya.
Hufh... Vita menghela nafasnya, dia tersenyum setelah sekian lama menahan rasa lapar dan inginnya untuk segera menyantap berbagai makanan di depan nya.
Ketika Vita sudah membuka mulutnya untuk memakan, tiba-tiba terdengar suara yang tidak di inginkan nya.
__ADS_1
" Doa dulu Vit." Bisik Ais cekikan. Vita menatap Ais kesal, karena sudah mengganggu mood makan nya, tapi dia juga menuruti apa yang Ais katakan.
Setelah selesai berdoa, Vita segera membuka mulut nya lagi untuk memakan makanan yang sudah sangat menggoda lidah nya.
Tapi lagi- lagi terhenti, kali ini karena Kiki yang terus menatap nya dengan senyum tampan nya.
Membuat Vita lagi-lagi harus mengurungkan niatnya untuk merasakan kenikmataan makanan yang sedari tadi sudah menggoda nya.
Antara laki-laki dan para wanita memang terpisah tempat duduknya, jadi posisi kiki seperti berada di depan Vita saat ini. kiki memberi isyarat agar Vita segera memakan makanan yang sudah di sendokan tadi, membuat Vita tersenyum dengan tingkah konyol nya yang terkesan sok jaim di depan Kiki.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
__ADS_1
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak