
" Amel." Panggil Azell dan berlari mendekat ke arah Amel yang sedang menunggu Candra mengambil motor.
" Clow." Ucap Amel memeluk Azell dan tangisan nya pun pecah.
" Kenapa Mel?." Tanya Azell yang juga memeluk Amel. Amel diam saja.
" Jawab Mel." Ucap Azell.
" B... bang Dewa, a ..aku suka bang Dewa." Cicit Amel pelan yang masih di dengar oleh Azell, Zell melepaskan pelukannya dan memegang ke dua bahu Amel.
" Apa? Serius." Tanya Azell, Amel mengangguk.
" Jadi tebakkan ku dulu benar?." Tanya Azell, Amel mengangguk, oh good, Azell tidak menyangka jika sahabat nya benar benar ada rasa pada Abang nya, walau dia juga sedikit yakin hal ini tapi ketika dia bertanya pada Amel, sahabat nya tidak mau jujur.
" Kenapa tidak mau jujur Mel." Ucap Azell
" Kalau aku jujur, emang bakal ada yang berubah?." Tanya Amel, Azell juga jadi bingung.
" Ya setidaknya...." Ucapan Azell terpotong.
__ADS_1
" Tidak Clow, aku yang salah, aku pulang duluan ya, maafin aku ya." Ucap Amel setelah motor nya Candra berhenti di samping nya.
" Tapi Mel...." Ucapa Azell lagi lagi terpotong
" Aku butuh waktu buat nenangin diri Clow." Ucap Amel tersenyum tipis, Azell membuang nafas nya kasar.
" Oke, tapi setelah nya kamu harus jelasin ke aku dan lain nya sejelas jelas nya, hati hati Mel." Ucap Azell, Amel mengangguk lalu naik motor nya Candra.
" Kak, tolong anterin Amel sampai rumah nya ya, nyetir nya jangan ngebut." Peringatan Azell pada Candra.
" Siap ibu negara, tanpa di suruh juga aku lakukan itu " jawab Abra.
" Hati hati kamu bawa anak orang." Ucap Abra, Candra mengacungkan jempol nya, setelah itu motor nya melesat jauh.
Abra dan Azell pun masuk kembali ke dalam rumah.
" Aa' ajak Kemana mantu mama?." Ucap mama saat Abra dan Azell duduk di tempat nya.
" Ke depan sebentar." Jawab Abra, mama pun mengangguk pelan.
__ADS_1
Dua sahabat nya Azell memberi tatapan isyarat pada Azell seakan akan bertanya
" apa yang terjadi pada Amel." Azell menjawab tanpa suara jika Amel tidak apa apa, mereka pun makan dengan khidmat.
Setelah makan selesai dan sedikit berbincang bincang sahabat Azell berpamitan untuk pulang, rencana awal sebenar nya adalah mereka semua akan menginap, tapi rasa nya tidak enak jika salah dua teman nya pulang tapi mereka masih berada di sini, alhasil Azell dengan berat hati mengijinkan mereka untuk pulang, jadi sahabat nya di oleh sahabat Abra.
Untuk calon tunangan bang Dewa juga sudah di antarkan pulang, ternyata calon masih orang satu kota dengan mereka, untuk keluarga mertua nya, semua nya mengnginap di rumah ini juga, berhubung besok hari Minggu.
Azzell sudah masuk ke kamar dan juga sudah tak berberes-beres diri lalu tubuhnya dibandingkan ke atas tempat tidur dengan ponsel di tangannya dia mengecek kabar dari Amel dari pesan di balasan Amel sahabatnya itu sudah sampai di rumah dengan selamat Abra masuk ke kamar tak lupa menguncinya kembali.
" Kak Adam sudah pulang?." Tanya Azell pada Abra bangun dari berbaring nya, tadi memang Adam tidak ikut pulang bersama dengan Kiki dan Novan.
" Sudah barusan." Jawab Abra duduk di samping Azell.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1