
" Siap... Semangat buat besok ya Bra... Zel." Jawab Adam, yang dijawab Azell dengan mengacungkan jempolnya.
" Good luck buat kalian.." Sambung Kiki.
" Hati hati Zel." Ucap Ais dan Vita sambil bercipika cipiki kepada Azell.
" Siap.. Kalian juga langsung pulang.." Pesan Azell yang dijawab mereka berdua dengan mengacungkan jempolnya.
" Duluan gaes.. Jangan lupa anterin Ais ma Vita sampe rumah.." Pesen Abra juga kepada kedua sahabatnya.
" Pasti Bos.." Jawab Adam dan Kiki kompak.
Abra dan Azell terlebih dulu keluar dari caffe, Abra segera melajukan mobilnya untuk pulang.
Didalam perjalanan Azell terus saja menguap, sampai tak terasa dia benar benar tertidur, Abra yang melihatnya hanya tersenyum.
Kemudian Abra segera mengambil ponselnya, menelfon mama untuk memberitahukan jika dia dan azell akan pulang ke hotel, karena jarak hotel yang lebih dekat dibanding rumahnya.
Mama memberinya ijin, dengan catatan Abra dan azell besok tidak boleh telat datang kekantor untuk acara press conference pernikahan mereka.
Setelah mematikan sambungan telfonnya, Abra segera melajukan mobilnya menuju ke hotel Pamungkas, dimana dia dan azell kini akan bermalam.
Abra menggendong azell sampai dikamar hotel VIP, tentu saja kamar special untuk Bos besarnya. Dengan pelan Abra membaringkan Azell, melepas sepatu yang masih Azell kenakan, lalu mencium kening Azell pelan, mengusap pipi Azell, dan menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya.
Kini sudah jam 09.00 pagi lebih, tapi pasangan suami istri muda itu masih dengan nyenyaknya tertidur.
__ADS_1
Bahkan ponsel mereka yang sama sama terus berbunyi pun sama sekali tak menganggu tidur mereka.
Sinar matahari juga sudah masuk melalu celah celah jendela.
" Emmmmh." Lenguh Azell yang lebih dulu bangun dari tidurnya.
Azell menoleh kesampingnya, terlihat Abra yang masih tertidur dengan nyenyaknya.
Melihat kesekeliling, bukan tempat tidurnya. " Astaghfirullah." Ucap azell tersadar jika mereka tidur dihotel, juga teringat dengan jadwal hari ini.
" Bang.... Abang Bangun.." Ucap azell membangunkan abra. Tapi abra masih tak bergeming, masih diposisi yang sama.
Tiba tiba terdengar suara ketukan pintu dari arah luar.
Tokk.. Tok.. Tok..
" Permisi Nona, Kami disuruh Ibu untuk membangunkan Nona dan Tuan ." Ucap Salah satu pegawai hotel.
" Owh.. Iya Mas.. Makasih.. Tolong bilang ke mama kita udah bangun, sebentar lagi ke kantor." Jawab azell yang diangguki oleh pegawai hotel, lalu permisi untuk pergi.
Azelll kembali untuk membangunkan Abra, suara ponselnya yang terus berbunyi tak lagi dia hiraukan, yang terpenting saat ini adalah dia dan abra tidak sampe telat ke Kantor.
" Abang ikh... Bangunn.! " Ucap Azell dengan nada yang ditinggikan sedikit. Membuat abra terbangun dari tidurnya, dan langsung teduduk.
" Astaghfirullah. Telat." Ucap Abra yang langsung ngacir menuju kamar mandi.
__ADS_1
Membuat azell terbengong melihat sikap konyol abra. Mungkin karena abra terlalu bersemangat untuk mengumumkan pernikahan mereka kepublic, sampai tanpa dia sadari begitu terlihat konyol di mata wanita yang sangat dia cintai.
Tapi tak lama abra kembali lagi kepada azell tanpa berkata langsung menggendong azell menuju kamar mandi.
" Kenapa malah duduk aja sih yank.?? " Tanya abra kepada azell.
" Abang lucu." Jawab Azell sedikit terkikik juga tidak nyambung dengan pertanyaan Abra.
Tapi malah membuat Abra bingung dengan jawaban azell, aneh memang.. Dan akhirnya mereka mandi berasama untuk menyingkat waktu.
Kini Abra dan Azell sudah rapi mengenakan pakaian yang tadi dititipkan oleh mama kepada manager hotel.
Azell tampak begitu cantik dan anggun, begitu juga dengan Abra yang sangat tampan dengan balutan kemeja dan juga jasnya.
Sungguh pasangan yang serasi, mungkin itu yang akan orang katakan melihat pasangan suami istri muda ini.
Azell tampak begitu gugup, berlaki kali dia menghela nafasnya panjang. Abra yang melihat kegugupan pada wajah Azell tersenyum tampan.
" Are you ready..??? " Tanya Abra kepada azell, membuat azell menoleh ke arahnya dan mengangguk sambil tersenyum.
Mereka keluar dari kamal hotel dengan bergandengan tangan, bahkan para petugas atau pelayan hotel yang melihat mereka berdua begitu terkagum kagum.
Perfect couple, itu yang tergambarkan dari azell dan Abra. Tanpa menunggu lama, Abra langsung melajukan mobilnya menuju kantor Pamungkas.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...