
selama perjalanan tidak ada pembicaraan karena Azell tidur, ia menyiapkan banyak tenaga untuk di sana, ia sudah memastikan kalau pasti nya akan banyak kegiatan di sana.
sesampai nya di tempat tujuan, Abra memakirkan mobil nya tepat di pinggir pantai, Abra tidak langsung membangunkan istri cantik nya, melainkan memandangi wajah wanita yang sedang terlelap dalam tidur nya sambil tersenyum, Abra tidak menyangka kalau sudah 2 tahun wanita yang lagi ia pandangi telah menemani keseharian nya, tanpa mengeluh sedikit pun, ia bangga mempunyai istri yang menurut seperti itu.
Abra membelai pipi sang istri dengan lembut, Azell yang di belai pipi nya merasa terusik tidur nya
" Abang." ucap Azell setelah membuka mata nya
" iya sayang, kenapa hmm, maaf ya tidur nya terganggu, Abang senang saja kalau membelai pipi adik." ucap Abra yang masih terus membelai pipi sang istri
Azell mengedarkan pandangan nya, mata nya langsung berbinar saat melihat pantai.
Azell dan Abra keluar dari mobil nya. azell melihat sekeliling nya yang terlihat sepi ia tidak melihat keberadaan teman-teman kampus nya hanya mereka berdua saja saat itu.
" Abang kenapa cuma kita berdua saja disini?." tanya azell penasaran.
" mungkin sebentar lagi mereka sampai." jawab Abra.
" jadi kita datang lebih awal ya?." tanya Azell pada Abra.
" bukan itu karena abang memotong jalan tadi apalagi mereka cuma naik bus tentu saja kita sampainya duluan." Kilah Abra.
" kalau begitu kita bisa jalan-jalan di pantai dulu kan." ucap azell sambil tersenyum.
Abra menganggukan kepala nya saja.
azell berlari menuju pantai yang tidak jauh dari tempat penginapan mereka, abra mengikuti nya dengan sambil tersenyum melihat istri nya yang berlari kesana kesini menelusuri tepi pantai dengan senyum lebar yang menghiasi wajah nya.
Abra memang sengaja melakukan kegiatan kampus nya di pantai karena Abel sangat suka dengan pantai ia ingin agar merasa bahagia dan tidak tertekan dengan kegiatan yang akan dilakukan nanti.
tidak lama kemudian mobil kampusnya pun datang bersama dengan mobil Adam dan Chandra, sedangkan Kiki dan Novan ikut rombongan bus.
Adam, Novan, Chandra dan Kiki langsung datang menghampiri mereka berdua yang tengah berada di tepi pantai.
semua mahasiswa baru turun dari bus dengan sangat gembira saat melihat pemandangan pantai di depan mereka mereka berlarian ke arah pantai dengan gelak tawa yang menghiasi wajah mereka.
...🥀🥀🥀🥀🥀...
para gadis yang melihat kehadiran azazel diantara Adam CS mulai merasa benci dan iri apalagi saat mereka melihat azell tertawa bersama Abra dan yang lain nya.
__ADS_1
Sedangkan para sahabat hazel masih menata perlengkapan yang ia bawa di penginapan mereka.
mereka saling berbisik satu sama lain dan tentang azell yang begitu hebat nya bisa dekat dengan mereka apalagi bisa bersama dengan Abra yang selalu mereka puja-puja ada yang mencibir nya sebagai gadis matre ada juga yang mengatakan kecantikan nya sebagai alasan bisa mendekati mereka paras nya memang cantik apalagi tubuh nya yang ramping dan tinggi tentu saja membuat para gadis iri pada nya.
melia dan teman-teman nya baru turun dari mobil setelah mereka berdandan, Melia sangat terkejut saat melihat azell bersama dengan Abra ada rasa benci dan iri terhadap azell mulai tumbuh ia tidak habis pikir jika ada gadis yang mendahului nya mendekati abra apalagi selama ini ia tidak bisa mendekati Abra seperti azell yang begitu gampang nya bisa tertawa dengan mereka semua.
" kamu tidak apa-apa Mel?." tanya ani yang melihat Melia berwajah kesal sambil menatap azell dan abra.
" siapa gadis itu?." tanya Amelia dengan ekspresi kesal nya.
" dari pakaian nya yang siap pakai sepertinya dia anak baru." sahut starla.
" tapi kenapa dia tidak ada di mobil bersama kita tadi?." tanya Amelia sambil mengerutkan keningnya yang tidak pernah melepas pandangannya terhadap azell.
" baru hari pertama saja dia sudah berani mendekati Abra padahal gadis itu gadis murahan banget." ucap Melia dengan kesal.
" tenanglah dia tidak sebanding denganmu dia pasti salah satu gadis yang sering mendekati abra setelah abrahah tidak merespon nya dia pasti akan pergi sendiri." jawab Ani.
" iya gadis seperti itu hanya butuh uangnya Abra saja tapi kamu berbeda kamu tulus suka pada nya." sambung starla.
" Huh, perempuan matre seperti itu harus segera aku singkirkan lihat saja aku akan membuat abra meninggalkan nya." ucap nya dengan ekspresi kesal nya.
" oke." sahut Ani dan starla serta dua teman yang sedari tadi diam.
Melia kemudian berlari ke arah mereka yang tengah berada di tepi pantai.
" Hay." panggil Melia yang sudah berada di dekat mereka.
Abra Adam Novan Chandra dan Kiki langsung berbalik melihat ke arah Melia begitupun dengan azell.
" siapa yang kamu panggil kita semua kan atau siapa?." tanya Candra dengan serius.
" oh, aku hanya datang menyapa saja karena melihat kalian berkumpul di sini dan ada mahasiswa baru juga di sini." ucap nya sambil melihat kearah abra yang sedang berpegangan tangan dengan Azell.
" dasar perempuan murahan." dalam hati Melia.
" entar azell dulu ke tempat penginapan." ucap abra tanpa memperdulikan Melia.
Abra dan Azriel berjalan meninggalkan mereka tiba-tiba Melia memanggil nya.
__ADS_1
" Abra." panggil nya sambil tersenyum.
Abra dan azell langsung menengok ke arah Melia.
" ada apa?." tanya Abra dengan tatapan dingin nya.
" emmm biar aku saja yang mengantarkannya ke tempat penginapan sebentar lagi kita akan rapat bersama yang lainnya." jawab Melia sambil tersenyum.
" siapa kamu berani mengatur ngatur ku." ucap nya dengan wajah dingin nya.
" maaf saya tidak bermaksud seperti itu." balas Melia sambil menunduk takut.
" pergi sana." tegas Abra yang mengusir Melia dari hadapan nya.
Melia langsung berlari setelah mendengar ucapan Abrar kecewa mendengar Abra yang mengusir nya.
sedangkan azazel sangat terkejut mendengar Abra berbicara kasar pada seorang gadis sampai membuat nya seperti itu.
keempat teman nya yang menyaksikan adegan itu hanya bisa saja karena mereka tahu kalau Abra tidak suka di perintah-perintah oleh orang lain.
" Abang. apa Abang tidak kasihan melihat dia tadi?." tanya azell.
" kenapa harus kasihan itu bukan urusan Abang." ucap abra cuek.
" ayo Abang antar ke penginapan dulu." ucap Abra sambil menarik tangan azell.
" eh tunggu sebentar bang." Ucap azell.
" ada apa dek." tanya Abra.
" adik tidur dimana sama teman-teman adik atau sama abang?." tanya azell.
" ya sama abang masa sama teman-teman adik." jawab Abra.
" tapi......m
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
__ADS_1
......Jangan lupa, Like dan Vote......