
Deg....
" Seriusan ini Abang yang mau beresin, astaga benar kata Vita Abang memang paket komplit dan aku beruntung banget." Batin azell terkikik senang.
Abra yang melihat azell senyum senyum sendiri merasa aneh, tapi dia seperti bisa membaca apa yang ada di pikiran azell.
" sudah bengong nya... Abang emang cakep dan baik hati." Jelas Abra sombong, membuat azell mengerutkan kening nya dengan senyum seperti mengejek.
Tapi ya sebenarnya memang begitu ada nya, tanpa menjawab azell melangkah kan kaki nya untuk segera bersiap siap, tapi baru beberapa langkah Azell berbalik lagi, dia menghampiri Abra dan mencium pipi Abra yang sudah bersiap siap untuk mencuci bekas peralatan masak azell.
Abra yang di cium pipi nya secara tiba tiba oleh istri cantik nya tersenyum, lalu mengacak pelan rambut azell.
Azell sedikit melotot ke arah Abra karena kesal rambut nya jadi sedikit basah, tapi Abra malah menanggapi nya dengan memonyongkan bibir nya persis seperti orang yang meminta untuk di cium di bibir nya.
__ADS_1
Melihat tingkah Abra, azell yang tadi nya kesal jadi tertawa tapi dengan segera dia pergi menuju kamar untuk bersiap siap seperti apa yang sudah Abra perintah kan barusan.
Abra benar benar berubah drastis ketika sedang berdua dengan azell, dia menjadi laki laki yang sangat hangat bahkan humoris, berbeda sekali jika di luar, sikap nya cuek dan datar seperti es yang selalu dia perlihatkan.
Setelah selesai dengan sarapan nya mereka langsung menuju kampus mengingat waktu yang juga sudah semakin siang tidak banyak percakapan memang di dalam mobil karena Abra terus menerima beberapa telepon yang entah azel sendiri tidak tahu dari siapa tapi sesekali Abra melirik azel sekilas.
" Oke nanti biar ke rumah saja." Itu ucapan terakhir Abra sebelum akhirnya mematikan sambungan telepon nya.
Begitu juga dengan mobil mewah Abra yang sudah sampai tepat di depan gerbang kampus, azell melirik Abra begitu juga dengan Abra, mata mereka kembali bertemu sampai akhir nya azell sendiri yang mengalihkan pandangan nya.
Azell berbalik menoleh ke arah Abra, tanpa menunggu lama dia langsung mencium pipi Abra.
" Bibir ." Ucap Abra lagi terdengar seperti memerintah.
__ADS_1
Masih tanpa menjawab azell menurut apa yang di perintahkan oleh Abra, azell mencium bibir Abra lalu mencium tangan Abra, yang di jawab abra dengan mencium bibir azell sekilas lalu kening nya.
Manik mata mereka kembali bertemu tapi pada akhir nya azell segera mengalihkan pandangan nya dan keluar dari mobil Abra, masih dengan wajah masam nya.
" Yank, nanti ajak Ais dan Vita ke rumah ya." Ucap Abra sebelum azell benar benar pergi.
Azell tampak Bingung, tapi dia mengangguk kan kepala nya, pertanda mengiyakan Abra tersenyum, lalu Abra segera melajukan mobil nya ke fakultas nya.
" uhhh untung cakep kalau tidak sudah aku gigit, ngeselin banget sih Abang hari ini." Gumam Azell kesal sendiri lalu segera masuk ke dalam kelas.
Tanpa azell sadari ada 4 pasang mata indah yang sedang memperhatikan, siapa lagi kalau bukan Aldo, beruntung tadi Aldo tidak melihat azell yang keluar dari mobil Abra.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......