
" Iya tidak seperti kamu, lembek." Jawab Abra yang asal.
" Sialan kamu, aku perkasa gini kamu bilang lembek, by the way kapan kamu kasih tahu azell?." tanya Adam.
" nanti setelah kita selesai meeting." Jawab Abra.
" Aku heran sama di istri kamu, dia yang hamil orang lain duluan yang tahu." Sambung Adam lagi.
" Ya dari pada kamu yang hamil dan aku yang tahu " jawab Abra ngelantur.
" Wuih garing." Jawab Adam dan membuat Abra tertawa.
" Ayo ke ruangan ayah." Ajak Abra. Mereka menuju ruangan ayah dan papa untuk membahas apa saja yang akan menjadi bahan dalam meeting kali ini.
Adam tidak henti-henti nya terus menggoda Abra yang akan menjadi seorang Daddy, menurut Adam anak Abra dan azell nanti pasti akan menjadi seorang wanita yang cantik jika perempuan dan menjadi bayi laki-laki yang tampan jika yang lahir laki laki.
Setelah selesai meeting di kantor ayah dan papa nya Abra dan Adam langsung menuju kampus mereka sudah berganti baju terlebih dahulu tadi.
Sampailah mereka di parkiran kampus tidak lama Feli yang sedari tadi sudah menunggu Abra langsung menghampiri nya.
" Hay Bra, Dam." Sapa Feli kepada mereka berdua.
__ADS_1
" Ya kenapa?." Tanya Abra yang tumben tumbenan hari ini menjawab sapaan Feli.
Abra tidak cuek seperti biasa nya, mungkin karena rasa bahagian nya yang sedang di rasakan sekarang.
" Tidak apa apa Bra, kok baru berangkat?." Tanya Feli lagi.
" Tadi bantuin papa di kantor." Jawab Abra singkat, sedangkan Adam hanya menjadi pendengar setia mereka, Adam malas berurusan perempuan seperti Feli dan Melia.
Menurut Adam mereka perempuan yang munafik pengen selalu terlihat baik di mata orang lain tapi kenyataan nya begitu terbalik dengan kelihatan nya.
" Gue masuk dulu ya." Sambung Abra dengan senyum tampan nya.
Deg
" Oke." Jawab Feli juga dengan senyuman semanis mungkin.
" Gila loe emang ganteng banget Bra, gue belum bisa lupain loe." Batin Feli.
" Tumben kamu tidak cuek dengan cewek itu?." Tanya Adam.
" Biasa saja aku." Jawab Abra.
__ADS_1
" kamu tadi senyum ke Feli, tidak seperti biasa nya." Ucap Adam.
" Perasaan kamu aja kali." Jawab Abra lagi.
" Dih di bilangin, awas nanti kalau Feli tidak bisa move on dari kamu." Sambung Adama membuat Abra hanya tertawa meremehkan.
" BTW, kapan kamu kasih tahu istri kamu?." Tanya Adam.
" Nanti pas makan siang." Jawab Abra singkat.
Sedangkan di tempat lain, Azell sedang berkumpul 1 geng nya, siapa lagi kalau bukan, Azell, Amel, Ais, Gina dan Vita, mereka berkumpul di restoran milik sang suami setelah tadi Azell meminta ijin kepada suami nya lewat pesan singkat, mereka merayakan ulang tahun Azell, tidak lupa mereka membawa kado buat teman nya yang sedang ber ulang tahun.
" Zell, gimana tadi malam? Kamu pasti dapat kejutan dari kak Abra kan?." Tanya Vita memulai percakapan.
" Tadi malam tidak." Jawab Azell singkat membuat Amel dan yang lain nya sedikit terkejut.
" Serius???." Tanya Ais dan Azell mengangguk.
" Kok bisa gitu sih Zell??? Dan kamu tidak marah sama suami kamu gitu???." Tanya Gina.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......