
" Gue nggak suka Lo yang kayak gini, Lo udah dewasa.. Bisa bersikap lebih bijak lagi seharusnya." Jelas Abra yang tidak mendapat jawaban dari Tian.
Tian malah sibuk mengamati azell dari spion sebelah depan mobil. Meskipun tidak begitu terlihat jelas wajah cantik azell.
Tiba-tiba azell bersuara yang membuat Tian terkejut.
" Kak Tian udah punya pacar?." Tanya azell yang sukses membuat Tian terkejut.
Sedangkan abra tersenyum melirik Tian.
" Banyak yank, dia punya pacar lebih dari 100 malah." Jawab Abra yang membuat Tian menatap Abra kesal, tapi hanya di jawab Abra dengan cengiran saja.
Sedangkan azell begitu terkejut, tidak di pungkiri memang jika laki laki setampan suaminya dan Tian itu memang akan sangat mudah untuk mendapatkan seorang wanita.
Hanya saja azell beruntung karena suaminya yang paling tampan itu merupakan laki laki yang bersikap dingin dan cuek kepada wanita lain selain dirinya sekarang.
Jadi azell merasa sedikit lega dan bersyukur dengan sikap Abra yang seperti itu.
" Brengs*k Lo bra." Jawab Tian yang tidak terima dengan jawaban Abra tentang dirinya.
__ADS_1
Tian jadi merasa bukan cowok baik-baik di depan azell, meskipun kenyataannya memang seperti itu, hanya saja di lebihkan oleh Abra dengan mengatakan jika Tian memiliki 100 pacar.
Tian mempunyai banyak pacar memang, tapi tidak ada satupun yang mampu merebut hati Tian, semua itu hanya untuk kesenangan semata.
" Sayang banget dong Kak, padahal tadinya aku pengen nyomblangin Kak Tian sama sepupu aku." Jelas azell yang membuat abra menggeleng.
" Gue mau kalau sepupu Lo sama seperti Lo." Batin Tian untuk azell.
" Jangan jodohin siapa pun dengan cowok ini yank, biar aku yang cariin jodoh untuknya nanti." Jawab abra dengan senyum miringnya.
Tian menatap Abra semakin kesal.
" Bukan nggak laku, tapi Lo terlalu banyak milih." Jawab Abra.
" Awas Iho Kak nanti jadi perjaka tua." Sambung azell dari belakang, seketika membuat Abra tertawa, sedangkan Tian semakin malu saja jika berbicara tentang jodoh.
Karena memang dia belum terpikir sama sekali tentang pernikahan.
" Dia nggak nikah sampai tua juga bukan perjaka lagi yang, tapi bujangan tua." Jawab Abra yang membuat azell mengernyitkan keningnya bingung, azell juga tersenyum sambil menggelengkan kepalanya, tapi dia memilih untuk tidak melanjutkan pertanyaannya lagi.
__ADS_1
Sedangkan Tian memukul lengan Abra pelan.
" Sahabat bej*t Lo." Ucap Tian yang dapat cengiran dari Abra.
Yang di maksud Abra bukan perjaka lagi ialah karena Tian yang memang sudah melakukan hubungan dengan beberapa teman kencannya, Abra paham sekali tentang bagaimana Tian, begitu juga sebaliknya, Tian yang begitu paham atau mengerti tentang bagaimana seorang Abraham Prayoga Pamungkas.
Sedangkan di mobil lain. Adam dan kiki sedang nyengir karena telinganya sudah tidak tahan dengan teriakan dua mahluk cantik di belakang mereka.
Sedari tadi Ais dan Vita terus saja menunjukan bakat nya yang seharunya di pendam dalam-dalam oleh mereka, karena suara mereka memang tidak seindah paras mereka, sangat bertolak belakang dengan apa yang di lihat dan di dengar.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1