
Kini Azell dan Abra sedang duduk di sofa di depan layar tv menayangkan salah satu acara lawak, Abra duduk dengan tangan nya memeluk pundak Azell, sesekali dia mencium wangi rambut panjang Azell yang di gerai, sedangkan Azell sibuk dengan es krim yang tadi di beli sambil menonton tv.
" Aa' mau? Aaaa." Ini bukan pertanyaan tapi perintah karena Azell sudah menyendokan es krim nya di arah kan menuju mulut Abra, Abra pun menerima suapan es krim Azell.
" Oh iya A', rencana setelah lulus mau lanjut kemana? Bukan ke luar negeri kan?". Tanya Azell di sela sibuk dengan es krim dan acara tv di depan nya.
" Kenapa? Takut Aa' tinggalin ya?." Goda Abra.
" PD sekali sih bang." Ucap Azell.
" Terus kenapa dong kalau tidak begitu?." Tanya Abra.
" CK! Yanga ada Aa' tuh yang tidak bisa jauh jauh dari adik yang mempesona ini." Ucap Azell menyibakkan rambut ke samping membuat leher Azell dan pundak polos nya terekspos nyata di hadapan Abra, Azell menggunakan baju tidur satin dengan tali kecil di pundak nya.
" Tuh kan suka nya mancing mancing.
gitu deh." Ucap Abra.
" Lah? Siapa yang mancing orang adik lagi duduk nonton tv." Jawab Azell acuh lalu pandangan nya fokus ke tv di hadapan nya.
__ADS_1
" Bukan mancing itu, tapi mancing buat Aa' apa apain adik." Jawab Abra memegang ke dua pindah Azell lalu wajah nya di tenggelam di ceruk leher Azell pas posisi di samping, membuat Azell merasakan hembusan nafas Abra.
" Dih pikiran nya, udah ihh jangan gitu geli A'." Ucap Azell yang menggeliat kegelian, namun Abra tidak menghiraukan ucapan Azell.
" Jadi gimana A' mau lanjut kuliah dimana?." Tanya Azell lagi.
" Di Jakarta saja." Jawab Abra terdengar gumaman karena dia masih asik ngedusel pada leher Azell.
" Ohh Tri sakti ya?." Tebak Azell.
" Pengen nya, doain ya semoga Aa' bisa lolos di situ." Ucap Abra.
" Ntar ah, belajar Mulu juga pusing, lagi minta energi dulu." Ucap Azell
" CK, tapi jangan gini A' geli." Ucap Azell berusaha menyingkirkan kepala Abra dari leher nya.
" Napa suami ku jadi gini sih, ngedusel terus seperti kucing." Batin Azell.
" Ya elah, baru gini masa kegelian." Jawab Abra.
__ADS_1
Kembali duduk tegap namun tangan nya masih setia merangkul pundak Azell.
" Belum yang lain nya dek." Bisik Abra tepat di telinga Azell, Azell hanya diam tidak menyahuti, dia tahu suami nya hanya menggoda, Azell sibuk dengan es krim nya yang masih tersisa.
" Diem diem saja." Ucap Abra menoel Noel pipi chubby Azell berulang ulang.
" Diem, nih aaaa aaa." Ucap Azelk kesal lalu memaksa memasukkan es krim yang telah di sendok nya ke mulut Abra.
" Nyuampin nya yang lembut kenapa dek?." Ucap Abra sedikit protes pada Azell
" Halah tidak usah manja." Ucap Azell yang kembali memasukkan es krim ke dalam mulut nya, Abra terkekeh sambil menatap istri nya dari samping, istri nya memakan es krim namun belepotan ke samping bibir nya
" Dih, makan es krim masa belepotan seperti anak kecil." Cibir Abra, Azell menoleh pada Abra yang sedang menatap nya
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1