
Sedangkan yang lain tertawa renyah. tapi tidak dengan Devan yang mulai mengamati gelagat Alya karena sedari tadi tidak hentinya mencuri pandang kepada Abra, begitu pun dengan yang Melisa Lihat, dan beruntung baik Devan maupun Melisa mengetahuinya.
Begitu juga dengan Abra yang juga menyadari tatapan Alya untuknya, dan itu sangat membuat Abra risih rasanya di tatap oleh wanita lain begitu lama selain istrinya Azell.
" Om tau pasti Alya lagi ngalamunin yang jauh di sebrang sana kan ? " Tebak Ayah yang mengira jika Alya sedang ngalamunin pacarnya.
" Bener kata ayah, biasanya yang galau-galau itu karena lagi LDRan " Sambung Dewa membuat yang lain semakin tertawa.
Begitu juga dengan Alya yang juga tersenyum malu-malu, apa yang di katakan oleh Ayah Azell atau pun Dewa memanglah benar, Alya sedang menjalin hubungan jarak jauh atau LDR, hanya saja Alya tidak merasa kangen dengan pacarnya yang jauh di sana, melainkan dia lebih penasaran dan tertarik kepada laki laki tampan yang sedang makan malam bersamanya juga yang lain, siapa lagi kalau bukan Abra yang Alya maksud.
" Jadi gini semua, bunda sama ayah minta kalian untuk makan malam bersama di sini karena Kita mau ngenalin Alya sebagai sepupu Azell dan juga kepada Nak abra. Kamu harus tau jika azell sudah menikah, dan yang di sebelahnya ini adalah suami azell, Abraham Prayoga Pamungkas, kami pasti pernah dengar nama itu " Jelas bunda kepada Alya juga yang lainnya.
Deg..
__ADS_1
Jantung Alya terpompa lebih cepat, tapi sepertinya dunia berhenti berputar, Alya seperti di sambar petir karena penjelasan dari bunda, Alya mencoba untuk tetap tenang.
Dengan perlahan Alya menatap Azell yang sedang tersenyum manis kepadanya, begitu juga Abra yang sekarang menatap ke arahnya, tentu saja tatapan mata Abra tidaklah berati apa-apa, Abra tersenyum dan mengangguk kepada Alya.
Alya mencoba tersenyum ke arah Azell dan juga Abra. Lalu perlahan tangannya di angkat untuk memberi selamat kepada azell dan juga Abra.
" Selamat ya Zel.. Lo jahat " Ucap Alya seketika membuat yang lain sedikit terkejut.
Azell menyipitkan matanya ke arah Alya,
" Sorry ya Al.. Nih semua ide bunda sama Ayah." Jawab Zela jujur.
Membuat bunda dan ayah tertawa, begitu juga dengan yang lain nya.
__ADS_1
" lya nak. Ini semua karena ide Om dan Tante kamu, tapi kamu tenang aja adik sepupu kamu sekarang bahagia dia malah bersyukur menjadi istri Nak Anrq, bukan begitu Zel ? " Canda ayah kepada azell.
" Ayah ih.. Malu adik " Jawab azell yang malah juga bersembunyi pada badan Abra.
Membuat semua orang yang berada di sana tertawa.
" jadi dia suami azell, oh God kenapa harus suami azell?? sepupu aku sendiri?." Batin Alya sedikit menyesali.
Kembali Alya melirik ke arah Abra yang tanpa di sengaja dia lihat sedang mencium puncuk kepala azell juga mengacak rambut azell pelan.
Setelah selesai dengan percakapan di dalam ruang makan. Para anak muda menuju ke ruang tv, sedangkan ayah dan bunda menuju ke ruang kerja, tentu saja bunda yang akan menemani suaminya mengerjakan pekerjaan Kantornya di rumah.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote***...