
Abra mencium kening azell, setelah itu mencium bibir azell cukup lama sampai membuat azell memejamkan matanya untuk menikmati, menikmati sentuhan bibir abra yang pastinya akhir akhir ini akan sangat dirindukannya.
Setelah itu mereka sama sama menuju ke bawah untuk sarapan terlebih dahulu, di meja makan sudah ada Papa, mqmq yang masih sibuk menyiapkan makanan juga adam yang sudah rapih sama seperti abra.
" Lama banget Bang.. Neng.. Ngapain aja..?? " Tanya adam kepada abra dan azell.
" Kepo." Jawab azell dan Abra barengan lalu tertawa.
Membuat ad sedikit terkejut dengan kekompakan dua sejoli di depannya ini, sedangkan Papa dan mama hanya menggelengkan kepala sambil tersenyum.
Setelah selesai sarapan, mereka pamit kepada mama dan juga Papa, hari ini mereka berangkat menggunakan 1 mobil dengan di antar oleh sopir, tentu saja azell akan mengantar suaminya dulu ke bandara sebelum berangkat kampus nya.
Tak banyak yang dibicarakan oleh azell maupun abra, hanya sesekali saja mereka ikut menimpali adam dan sang supir yang sedari tadi terus berceloteh seperti tak pernah kehabisan topik pembicaraan.
Bahkan sepanjang perjalanan tangan mereka tak terlepasa sama sekali, mereka terus bergandengan begitu enggan untuk melepaskan, meski sama sama sudah berkeringat di sela sela genggaman tangan mereka.
Sampai akhirnya mobil mewah keluarga Pamungkas berhenti, tentu saja karena mereka sudah sampai di bandara.
Dan ini saatnya dua sejoli yang sedang di mabuk cinta itu harus berpisah untuk sementara waktu. Abra dan azell saling tatap, lalu abra tersenyum ke arah azell membuat azell semakin tak kuasa saja rasanya harus melepaskan suami tampannya itu.
__ADS_1
Setelah keluar dari mobil, mereka memasuki bandara, dan saat inilah perasaan azell mulai berkecamuk. Azell merasakan sesak di dadanya, dengan sekuat tenaga dia berusaha setenang mungkin agar abra tak semakin khawatir dengannya.
" Ehemm... Silahkan nikmati waktunya dulu... Sebelum nanti kangennya di pending... Gue kasih waktu 5 menit." Ucap adam yang mengerti kegundahan pada diri dua sejoli ini.
Adam mengajak sang sopir untuk pergi meninggalkan azell dan juga Abra.
Membuat azell langsung berhambur ke pelukan abra, azell memeluk abra begitu erat, bahkan dia sudah tak sanggup lagi untuk membendung air matanya, tak peduli dengan banyak orang yang berada di situ.
Baik azell maupun Abra sama sekali tak peduli, qbra berkali kali mencium puncuk kepala azell, Rasanya semakin berat dan ingin rasanya dia juga membawa azell untuk ikut pergi bersamanya, tapi ini bukan waktu yang tepat, dan abraharus mengerti itu.
"Hei.. Sayang jangan nangis. ." Ucap abra mendengar suara tangis azell, meskipun begitu pelan, tapi masih bisa terdengar oleh abra.
" Janji hanya sebentar dan nggak akan lama." Jawab qbra seperti menirukan kata kata azell.
" Ingat ya.. adik jaga diri baik baik.. Jangan nakal selama Abang nggak ada.." Sambung abra membuat azell sedikit tersenyum.
" Nggak akan nakal kalau abang cepet pulang." Jawab azell yang seperti masih enggan untuk membiarkan abra pergi.
" Pasti sayang." Jawab Abra singkat, lagi lagi mencium puncuk kepala azell.
__ADS_1
" I Love You bang. " Ucap azell kepada abra.
"I Love You too sayang..." Jawab Abra kepada azell.
Mereka akhirnya melepaskan pelukan 5 menit yang terasa hanya 5 detik saja, Abra mengapus air mata azell dengan pelan dan begitu terasa lembut oleh azell.
Setelah itu abra mencium kening azell cukup lama, membuat azell agi lagi memejamkan matanya untuk menikmati perlakuan juga sisa sisa waktu kebersamaan dengan orang yang paling di cintainya itu.
Setelah melepaskan ciumannya di kening azell, Abra mengelus perut azell, lalu menciumnya juga. Membuat orang orang yang berlalu lalang cukup terkejut dengan apa yang dilakukan oleh abra.
Berbeda dengan orang orang yang sudah mengerti pernikahan azell dan abra, mereka akan mengangguk sambil tersenyum ke arah abra.
' Baik baik ya sayang.. Jagain Mommy selama Daddy pergi ya." Ucap abra kepada calon anaknya yang masih berada di perut azell.
...❤️❤️❤️❤️...
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...
__ADS_1