
" Terus kenapa waktu Vita bilang kalian pacaran bilang nya tidak?." Tanya Vita.
" Ya emang aku tidak pacaran, tapi nikah!." Jawab Azell.
" Oh iya ya." Jawab Vita dengan tersenyum dengan memperlihatkan gigi putih nya.
" Hadeh." Sorak mereka semua pada Vita.
" Berarti selama pulang ke sekolah nunggu di depan kelas, nungguin kak Abra ya?." Tanya Gina, Azell menggelengkan kepala.
" Tidak, aku tidak nungguin Aa' atau ayah jemput he he he." Mereka mengerutkan kening mendengar jawaban Azell.
" Terus kamu pulang sama siapa?." Tanya Amel.
" Jalan kaki." Jawab Azell.
" Lah rumah kamu kan jauh Clow?." Sahut Vita.
" Ya karena aku pulang ke kontrakan Aa', Deket dari sekolah, di belakang Indomaret depat itu loh." Jelas Azell.
" What!!!." Teriak ke tiga gadis yang ada di depan Azell.
" Jadi maksud kamu, kamu nungguin kita pulang dulu biar tidak ketahuan?." Tebak Amel, Azell menjentikkan jari nya, menandakan kalau tepat sekali tebakan Amel.
" Yup, betul." Jawab Azell nyengir.
__ADS_1
" Ah aku ingat." Ucap Gina.
" Berarti yang kata kamu di turunin Abang kamu di jalan itu bohong?." Tanya Gina pada Azell.
" Yang mana dah?." Tanya Azell yang lupa.
" Yang kita ketemu, terus aku ngap ngapan karena di turuin sama Abang angkot." Jawab Gina.
" Ohhh, iya he he he." Jawab Azell.
" Jadi bener dong berarti waktu itu aku lihat kamu sama kak Abra berduaan di depan indomaret, aku kira salah lihat." Tambah Amel.
" Sama yang waktu itu kita lihat kak Abra boncengin perempuan di supermarket berarti sama nih bocah Mel." Ucap Gina pada Amel.
" Beeh!!! Ternyata ya sudah ada jejak jejak nya tapi kita tidak peka." Ucap Gina di anggukin Amel dan Vita.
" HE HE he." Azell hanya cengengesan.
" Terus neng Clow, sudah ngapain aja sama bang Abra?." Itu bukan pertanyaan dari sahabat nya Azell, justru saat ini Azell cs terlonjak kaget mendengar suar khas laki laki itu.
" Astaghfirullah Kak ki, bikin kaget saja." Pekik Vita.
" Jadi dari tadi Kaka ikut dengerin kita?." Tanya Gina, Kiki mengangguk menyengir.
" Dih bukan nya main game tuh sama mereka malam ikut ngerumpi." Tambah Gina.
__ADS_1
" He he he, Abang Kiki kan sudah pro jadi tidak perlu main game." jawab Kiki PD.
" Iya, pro kalah." Cibir Novan, namun matabnya fokus pada layar ponsel, seperti nya mereka ikut mendengarkan pembicaraan Azell cs, Kiki hanya berdecih.
" Gimana neng Clow?." Tanya Kiki lagi.
" Gimana apa nya kak?." Tanya Azell bingung.
" Sudah ngapain saja sama babang Abra?." Tanya nya lagi dengan raut wajah menggoda.
" Ki diem kamu." Tegur Abra dengan suara tegas nya, Azell melihat ke arah suami nya.
" Sudah dek, jangan dengerin dia, dia anak nya aneh." Ucap Abra pada Azell.
" Cihhh, jangan pitnah gitu bang, aneh gimana sih?." Tanya Kiki pada Abra, Abra hanya acuh.
" Sudah main game nya?." Tanya Azell dengan nada yang tidak bersahabat, diri nya sedikit kesal karena di duakan oleh game sedari tadi.
" Sudah dek, yuk pulang, Aa' sudah capek." Ucap Abra lalu membawa Azell berdiri untuk pulang ke kontrakan mereka
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1