
Sedangkan Ais masih diam menyimak, tapi dia juga mengamati gelagat Azell, Ais tau ada yang di sembunyikan oleh sahabatnya ini.
Ntah Azell memikirkan apa, yang jelas ada hubungannya dengan laki laki yang mencoba untuk bunuh diri itu, meski Ais tau jika azell memang tak mengenal nya sama sekali, tapi ada something di balik semua ini, dan Ais yakin itu.
" Seperti biasa aja deh.. Tolong bilang Buk Kantin asinnya tambahin ya.. Pengen yang asin asin nih." Jawab Azell yang memang lagi pengen makan yang asin asin.
Vita segera mengacungkan jempolnya, pertanda setuju.
" Laki laki nih keponakan gue.." Timpal Ais membuat Azell melotot ke arahnya.
Sstttt.
" Jangan kenceng kenceng napa.. Berabe kalau ada yang denger.." Jawab Azell mencoba untuk mengingatkan Ais, membuat Ais tertawa karenanya.
"lya tuh dengerin.. Kayak ember mulut kamu." Sambung Vita sengaja meledek Ais.
" Kalau gue ember kamu panci deh Vit." Jawab Ais sambil nyengir.
" Serah kamh deh... Aku pesenin bentar." Jawab Vita yang juga berlalu untuk memesan makanan mereka.
__ADS_1
Ais mengamati Azell yang kembali merenung, Ais tahu kalau pasti Azell memikirkan sesuatu dan tentu saja ada hubungannya dengan laki laki saiko itu, siapa lagi kalau bukan Sandro.
" Ehem. Nggak baik bumil ngelamun." Ucap Ais terjeda kemudian berbisik kepada Azell.
Aze menoleh ke arah Ais, kemudian tersenyum, senyuman yang begitu manis dan teduh membuat Ais tidak tega jika harus menyangka Azell yang tidak tidak.
" Menurut kamu. Abang kenal nggak sih sama tuh laki laki..??." Tanya azell tiba tiba kepada Ais, tentu saja membuat Ais begitu terkejut dengan pertanyaan Azell.
azell mengutarakan isi pikirannya kepada Ais, ntah lah Azell sudah tidak sanggup jika harus menyimpannya sendiri.
Ais juga Vita adalah sahabat Azell dan Azel mempercayai semuanya kepada mereka, begitu juga masalah yang menjadi pikirannya saat ini.
" Aku nggak tau Zel. Tapi." Jawab Aid menggantung membuat Azell semakin penasaran.
Juga meninggalkan sahabat mereka Vita, ya mereka meninggalkan Vita sampak ketika Vita kembali dengan pesanan mereka masing masing..
Azell dan Ais sudah tidak ada ditempatnya, membuat Vita terkejut, pasalnya tidak biasanya mereka berdua pergi tanpa mengabarinya terlebih dahulu.
" Eh.. Kalian udah pesen belum.??." Tanya Vita kepada beberapa teman kuliah nya di kantin.
__ADS_1
Mereka menjawab dengan gelengan kepalanya.
" Sip. Nih udah aku pesenin..." Jawab Vita yang langsung menyerahkan nampan penuh dengan makanan dan langsung pergi meninggalkan Kantin.
Vita mencari Azell dan Ais sampe ke kelasnya, Vita pikir jika mereka kembali kekelas tapi ternyata tidak
" Pada kemana sih?." Kesal Vita yang mulai jengah mencari keberadaan kedua sahabatnya.
Ting.
Ponsel Vita berbunyi, ternyata pesan dari Ais yang memberitahukan jika mereka sedang berada di taman depan.
Vita menepuk jidatnya, kenapa sedari tadi dia tidak kepikiran tempat keren yang satu ini di kampus nya. Dengan segera Vita menyusul mereka berdua, tapi sebelumnya dia membalas pesan Ais untuk menjawab nya jika dia sedang menuju kesana.
Di taman depan, Ais sudah memberitahukan kepada Azell tentang apa yang dia lihat tentang Sandro, ya tatapan mata Sandro untuk Azell yang tak seperti biasanya sepertu teman teman mereka pada umumnya.
Azell memanglah banyak penggemar, tapi Ais melihat masih dalam hal yang wajar, bahkan sering sekali mereka mengungkapkan perasaanya secara langsung kepada azell juga di depan Ais maupun Vita.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......