
Azell yang melihat abra semakin kesal, abra malah enak enakan disini, tanpa menyusulnya tadi yang pergi dalam keadaan kesal. Sungguh suami tidak mengerti istri pikir azell.
" Ehem..." Deheman mama yang membuat kedua laki laki tampan itu menoleh ke arahnya. Papa tersenyum menatap istri dan menantunya, Begitu juga dengan abra, tapi sungguh rasanya masih bingung menghadapi sikap azell.
" Abra.. Kalau istri mau dibikinin nasi goreng ya dituruti, itu kan anak kamu juga yang minta, azell itu ngidam, kamu malah diam saja..." Jelas mama yang seketika membuat abra mengernyitkan keningnya.
" What...??? Azell pengen nasgor buatanku..?? kapan dia bilang..?? astaga..." Batin abra benar benar frustasi.
Sedangkan Papa sudah terkekeh memahami situasi yang ternyata salah paham ini. Abra menoleh ke arah papa nya dengan kesal.
" Ma.. Masalahnya kapan adik......" Ucap abra terpotong karena sudah disambung oleh mama.
" Tadi kamu lupa kan kalau azell minta nasi goreng..?" Tanya mama dengan mengedipkan matanya, membuat abra kembali terkejut karenanya.
" Apa apaan mama nya ini...?? Main mata dengan anaknya.???.' Pikir abra yang ntah kenapa sekarang begitu konyol dan sedang telmi.
Mungkin karena abra begitu banyak pikiran dengan kasus Sandro, sampe membuat otaknya ngeblang perlu di restart ulang. Meskipun dia sangat pintar dalam menutupi, tapi untuk otaknya yang terus bekerja tentu saja butuh istirahat juga.
" lya.. Bukannya kamu tadi yang bilang sama papa pengen bikinin nasi goreng buat istri kamu...??." Sambung Papa mencoba menyelamatkan abra, juga mengode abra agar cepat mengerti.
" Akh.. Iya pa, abra lupa saking asiknya ngobrol sama papa.." Jawab abra membuat azell kini menyunggingkan senyuman manisnya.
__ADS_1
Begitu juga dengan mama dan juga papa yang ikut tersenyum, dengan kekonyolan anak dan menantunya.
" Ya udah ayo yank.. abang bikinin. Mau nemenin apa mau disi." Ucap abra lagi lagi terpotong.
" Mau nemenin.." Jawab Azell cepat membuat abra tersenyum lega karena azell tak lagi kesal dengannya.
Abra dan azell kini sudah berada didapur, sesuai dengan permintaan azell, abra akan membuatkannya nasi goreng untuk sarapan.
" Yang pedes ya bang." Minta azell kepada abra.
" Oke..Tapi nggak boleh banget." Jawab abra sambil menggunakan celemeknya. Ini untuk ke berapa kalinya abra memasak untuk azell dan selalu saja abra terlihat begitu sexy jika sedang berkutat dengan peralatan dapur.
" Siap Hubby." Jawab azell membuat Abra menoleh sambil mengacak rambut azell gemas.
" Tampan dan sexy juga kan.?? " Tanya abra songong kepada azell.
Azell mengangguk sambil tersenyum, juga dijawab Abra dengan senyum tampannya.
Cuppp..
Azell mencium pipi abra tanpa permisi, membuat abra tersenyum senang, tentu saja dia sambil mengolah bahan apa saja untuk membuat nasi goreng.
__ADS_1
" Bibir dong yank ." Minta abra kepada azell, untuk menambah energinya.
Azell tersneyum malu, tapi da juga mendekatkan dirinya untuk mencium bibir abra, juga dengan abra yang sudah menyiapkan dirinya untuk dicium oleh azell.
Saat azell akan mendaratkan bibirnya pada bibir Brayen tiba tiba mereja terkejut.
" Ehemmm.." Deheman dari mama yang tak sengaja melihat adegan dewasa di dalam dapurnya. Belum terjadi sih.. Tapi hampir, dan itu sangat memalukan jika sampe terlihat oleh pelayan, jika hanya di pipi tidak akan menjadi masalah, tapi kalau ciuman bibir itu termasuk vulgar menurut mama.
Azell jadi salah tingkah... Azell begitu malu, ini sudah berapa kalinya dia kepergok, sedangkan abra terlihat biasa saja.
" Tahan dulu.. Lanjutin nanti di kamar. " Ledek mama membuat azell semakin malu.
" Akh..mama gangguin aja." Jawab abra kesal, membuat mama tersenyum.
" Selesaikan dulu bikin nasi gorengnya nak... Kasian istri dan anak kamu udah kelaperan.." Ucap mama yang masih menggoda mereka.
" Mam... Cepetan mama..!!!," Teriak Papa dari meja makan yang terdengar dari dapur.
" lya pa.. Bentar... Lagi liatin Abra yang jago banget bikin nasi gorengnya." Jawab mama juga dengan berteriak.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...****To be continued****...
......****Jangan lupa, Like dan Vote****...