
Jam sudah menunjukan pukul 22.00 malam lebih, tapi azell masih asik dengan ponselnya, membaca beberapa pesan yang Vita kirimkan di grup chatnya bersama kedua sahabatnya itu, grup chat yang beranggotakan azell, Ais, dan juga Vita.
Sedangkan Abra duduk di sebelahnya, dengan tangannya mengelus perut buncit azell, kini calon anak mereka sudah sering sekali menandakan aktifnya dengan menendang perut azell.
Abra tersenyum, kemudian dia mencium perut buncit azell, membuat Azell menoleh ke arah suaminya dengan senyum tapi kembali fokus pada ponsel yang sedang di pegangnya.
" Yanl kenapa tadi Vita pulang dulu?." Tanya Abra kepada azell.
" Sakit perut katanya, ni katanya juga masih bolak balik toilet." Jawab azell membuat Abra mengangguk.
Vita memang beralasan jika dia sakit perut dan sampai sekarang masih saja bolak balik ke toilet.
Padahal kenyatannya Vita hanya tidak mau bertemu dengan Tian dan malu jika Tian sampai bercerita ke sahabatnya dan juga kiki pacaranya, sekali lagi Vita terlalu malu dengan kejadian itu.
" Udah dong yank main ponselnya." Ucap Abra membuat azell menoleh kembali ke arah Abra, lalu tersenyum melihat wajah tampan suaminya yang sedang cemberut.
Dengan segera azell meletakan ponselnya di meja kecil sebelah tempat tidurnya .
Lalu memeluk abra yang sedari tadi sudah ingin di manjanya.
__ADS_1
" Yank kangen baby." Ucap Abra manja.
" Terus?." Tanya azell pura-pura tidak mengerti maksud abra.
" Kiss me." Perintah abra yang kali ini terdengar tidak ada romantisnya sama sekali tapi azell cukup tau apa yang di inginkan oleh suaminya.
Dengan lembut azell mencium Abra, yang di balas Abra dengan kecupan panas sampai berlanjut menjadi malam yang panjang untuk mereka di malam ini .
Hari ini adalah hari Senin, dimana semua orang memulai aktivitas nya, ada yang pergi bekerja, kuliah dan masih banyak lagi, seperti Abra dan azell, saat ini mereka sudah berada di kampus yang sama namun fakultas yang berbeda.
Vita yang tidak punya sahabat di fakultas nya selalu datang ke Ais dan Azell di saat makan siang.
" Btw Zel kamu selama jadi istri Kak abra dapat jatah dari Kak abra nggak?." Tanya Vita di sela-sela makan mereka.
" Dapat lah Vit, kalau nggak mana bisa bunting azell sekarang, ngaco aja kamu." Jawab Ais yang membuat azell dan Vita saling pandang lalu tertawa.
" Ha...ha..ha.. Pikiran kamu terlalu jauh Ais." Ledek Vita membuat Ais menautkan alisnya.
" Maksud aku tuh jatah, Money astaga. Kebanyakan micin kamu" Sambung Vita meledek Ais.
__ADS_1
" Sialan kami." Jawab Ais tapi tidak di pungkiri Ais merasa pikirannya memang terlalu jauh menganggap jika jatah itu hanya berbau ranjang saja untuk suami istri.
" Gimana Zel dapet?." Tanya Vita sekali lagi kepada azell.
" Dapat dong." Jawab azell singkat.
" Berapa? Kepo dong aku." Tanya Vitq lagi, kali ini Ais juga mengangguk.
" 75 juta sebulan, tapi nggak pernah aku ambil." Jawab azell yang membuat mata Ais dan Vita melotot karena takjub.
Pasalnya biar pun azell sudah di jatah 75 juta oleh abra perbulannya, tapi tetap biaya kuliah dan makan serta keperluan azell lainnya masih saja Abra yang nanggung, jadi jatah 75 juta perbulan azell bisa di bilang sampai menumpuk di rekeningnya.
...❤️❤️❤️❤️...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1