
" bukan takut sama dia kak tapi kalau ketahuan sama kak Abra bagaimana kita bisa dikeluarkan dari kampus kakak kan tahu kalau keluarganya kak abrahah sangat berpengaruh di kampus ini." ucap Nanda dengan ketakutan.
" cih, memangnya Abra mau menolong gadis yang hanya dia tidur setiap dia butuh." ucap Melia.
" udahlah Mel jangan memarahi adikmu." sahut Ani sambil memegang pundak Melia mencoba menenangkan amarah nya.
ia kemudian melihat kearah Nanda yang berdiri di depan nya.
" Mel aku punya ide untuk mempermalukan gadis itu." sahut starla.
" apa ide kamu?." tanya Amelia penasaran.
starla mendekatkan kepalanya di dekat telinga melia dan membisikkan sesuatu kepada nya membuat Melia mengerutkan kening nya.
" kamu yakin idemu itu bisa membuat dia malu dan keluar dari kampus ini?." tanya melia.
" aku sangat yakin setelah semua orang tahu tentang dia pasti dia akan berhenti kuliah karena tidak tahan dengan rasa malunya." ucap starla.
" kalau ingin menjalankan ide murahan mu itu pasti kita harus punya bukti supaya anak-anak percaya." ucap Melia.
" tadi saat ia akan keluar sempet aku melihat ia membuka kopernya dan kan aku lihat pakaiannya semua pakaian bermerek kak." sahut Nanda.
" kamu suruh saja Nanda yang menyebarluaskan kamar dia kan dekat dengan kamar gadis itu terus kita juga bisa meledak meledak barangnya juga pasti ada barang mahal di dalam koper nya itu." ucap starla.
Ani dan starla menggeledah barang-barang milik azell mereka menemukan dompet dan beberapa pakaian bermerek milik azell.
" gila pakaian nya semua edisi terbatas Mel." ucap Ani memegang salah satu pakaian azell.
ia kemudian mengeluarkan semua pakaian azell.
" semua harga baju nya di atas 50 juta gadis ini benar-benar matre." ucap Melia.
iya semakin kesal melihat semua barang-barang mahal azell itu semua pakaian yang pernah diberikan bundanya pada azell.
Nanda yang melihat mereka mengobrak-abrik pakaian hasil merasa tidak enak.
" kak bukankah menggeledah barang orang adalah hal yang melanggar hukum." ucap Nanda.
" diamlah kamu tidak usah ikut campur." ucap Melia dengan ekspresi marah.
Melia membuka dompet azel dan melihat ada 2 black card milik azell yang pernah diberikan oleh ayah dan suami nya betapa terkejut nya Melia saat melihat black card yang katanya kartu tanpa batas itu.
__ADS_1
" dia punya kartu ini." ucap Melia sambil menunjukkan black card tersebut.
" gila gadis itu benar-benar sesuatu hanya orang-orang super kaya yang bisa memiliki kartu seperti ini pasti Abra yang memberikan itu kepada dia." sahut Ani.
Melia semakin geram wajahnya terlihat sangat marah ia mengepel tangannya dengan begitu kuat.
" kenapa April sampai memberikan dia kartu kredit begitu apa yang diberikan gadis murahan itu yang tidak bisa kuberikan padanya." ucap melia dalam hati.
" Nanda." panggil Melia.
" iya kak." jawab Nanda.
" bereskan barang-barang seperti semula." ucap Melia.
" baik kak." jawab Nanda.
" milkita bawa saja dompetnya supaya anak-anak diluar bisa percaya." sahut starla.
" hei... apa kamu ingin menjadikanku seorang pencuri." ucap Melia.
" kita bilang saja kalau gadis itu menjatuhkan dompet nya." sambung Ani.
" terserah kalian saja yang penting si pembawa sial itu bisa dipermalukan." balas Melia.
Melia memang berencana mempermalukan azell di depan mahasiswa lainnya dengan memanfaatkan Nanda sepupunya ia ingin mengeluarkan azel dari universitas ternama ini agar tidak bisa lagi mendekati Abra yang selama ini ia sukai semenjak masuk kuliah.
sementara di tempat lain.
Adam CS dan azell CS ditambah Ais sudah berada di dalam ruangan tempat Abra berada di sana sudah terlihat ada Abra, Kiki, Novan dan Chandra yang duduk di kursi meja makan di atas nya sudah dipenuhi dengan berbagai jenis makanan yang enak.
adam menghampiri ke tiga teman nya yang duduk di meja makan dan ice masih berdiri di belakang azell.
sedangkan abra berdiri dari tempat duduknya saat melihat azel sudah berada di ruangan nya itu ia berjalan menghampiri azell
" kenapa adek lama sekali sayang?." tanya Abah sambil mengecup kening istri nya.
Kiki, Novan, Chandra dan Adam hanya tersenyum melihat kemesraan mereka berdua karena ia sudah tahu kalau Abra sudah mulai berani bermesraan dengan sang istri di tempat umum, begitupun dengan vita, gina, dan Amel.
Abra melingkarkan tangan kirinya di leher azell iya terus memegang pipi hazel sambil membelainya dengan lembut tanpa rasa malu di depan semua teman-teman nya azell sudah sangat malu dibuat nya.
" bang bisa tidak Abang jangan bersikap begini adek malu dilihat mereka." ucap azell dengan berbisik tepat di telinga Abra.
__ADS_1
Abra langsung berbalik ke belakang melihat mereka dengan tatapan tajam mereka berempat langsung pura-pura sibuk dengan ponselnya masing-masing saat Abra berbalik melihat nya.
" mana sayang mereka tidak lihat kok." ucap Abra.
" terus kita cuma berdiri saja tidak makan?." tanya azell.
" oh iya abang sampai lupa sayang ayo kita makan." ucap Abra sambil menarik tangan azell untuk menuju meja makan.
abra tiba-tiba tersadar dengan kehadiran orang asing yang tepat dibelakang azell.
" siapa dia?." tanya Abra sambil mengerutkan keningnya.
azell berbalik ke belakang melihat Ais yang sejak tadi hanya menunduk takut.
" oh dia teman baru adik Abang." balasnya sambil menunjuk Ais.
" ice ayo sini ngapain masih berdiri di situ." ucap azell pada ais.
ais mengangkat kepalanya saat mendengar panggilan dari azell.
" iya." balasnya sambil berjalan ke samping azell.
" ini Ais teman sekamarku." sambil memegang tangan Ais dan memperkenalkan kepada mereka berlima.
" hai kak nama saya Aisyah." sapa Ais sambil menunduk.
" santai saja ais kami tidak akan memakan mu kok, kamu teman nya azel berarti teman kami juga." ucap Adam.
" aku pikir tadi dia pacarnya Adam ternyata dia temanmu ya zell." sahut Chandra.
Ais menunduk malu saat mendengar ucapan dari Candra.
" hai sepertinya gadis itu menyukaimu." bisik Candra pada adam yang sadar dengan ekspresi Ais yang malu-malu itu.
" cih.... apa sih gadis seperti itu bukan tipeku." ucap Adam.
" sudah perkenalannya kan sekarang waktunya kita makan siang ayo sayang." ucap Abra sambil menarik tangan azell.
" ayo Ais, Vita, gina dan Amel." ucap azell.
...🌷🌷🌷...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......