
" aa' sering ke sini?." tanya azell Abra menggelengkan kepala nya.
" ini pertama kali aa' ke sini biasa nya cuma lewat aja kalau jogging." jawab Abra dan azell mengangguk kan kepala nya.
" ya sudah nanti kita sering-sering ke sini deh ya." ucap Azell dan Abra yang mendengar itu pun menoleh pada azell dengan mata berbinar.
" iya tapi ke sini nya pakai motor nggak mau kayak tadi." seketika mata binar abra meredup dan membuang nafas nya kasar, azell terkekeh pelan, dia sudah menduga jika suami nya berpikiran diri nya mau diajak jogging sering-sering.
pesanan mereka pun datang bapak penjual meletakkan dua mangkok bubur ayam di atas meja tidak lupa dengan minuman yang dipesan oleh abra tadi, abra menggeser mangkok bubur yang tidak diberi kacang dan daun seledri pada azell disusul teh manis hangat pesanan gadis itu, sedangkan bapak penjual nya kembali duduk tak jauh dari mereka duduk karena tidak ada lagi pelanggan yang membeli.
" jangan banyak-banyak sambal nya." peringat Abra melihat hazel yang sedang duduk sambil di depan nya.
" iya kalem saja paling dua sendok." jawab azell santai.
" dek!!!." ucap Abra tegas, azell hanya menyengir kuda.
" please kalem-kalem setengah sendok doang kok." balas azell Abra mendengus kan nafas nya, tanpa mereka sadari interaksi keduanya diperhatikan oleh bapak penjual bubur ayam tersebut.
__ADS_1
" adiknya suka bercanda ya mas?." ucap bapak penjual bubur ayam dan langsung membuat azell dan Abra menatap bapak tersebut.
" adik?." tanya Abra memastikan.
" iya si nona adik nya, mas nya kan?." tanya bapak penjual bubur tersebut memang nya terlihat mirip batin abrahah iya kan mirip makanya jadi jodoh.
" bukan adik saya pak." ucap Abra.
" oh pacar nya ya mas?." ucap bapak penjual bubur ayam lagi.
" ehhh, sudah menikah masnya sama si nona nikah muda ya?." tanya bapak tersebut Abra mengangguk dan azell pun sama.
" semoga sakinah mawadah dan warohmah ya mas langgeng dunia akhirat ucap bapak penjual bubur ayam, azell dan abra tersenyum.
" ammmiiiiinnnn." ucap kedua nya bersamaan.
" kami makan dulu ya pak." ucap Abra.
__ADS_1
" Eh eh iya iya silakan mas maaf ya bapak malah banyak tanya." ucap penjual bubur dan Abra hanya tersenyum menanggapi nya.
mereka memakan bubur tersebut tanpa mengaduk nya terlebih dahulu ternyata kedua nya memiliki kebiasaan yang sama yaitu makan bubur ayam tanpa di aduk.
setelah membeli jajanan mereka berjalan mencari tempat untuk duduk azell menyarankan untuk duduk di bangku panjang yang kosong dekat taman bermain di sana hitung-hitung mencari hiburan melihat anak-anak kecil yang dengan bahagia nya bermain disana dan berlari kesana kemari tanpa ada rasa capek sedikit pun.
" ihhhh gemes gemes gemes banget sih mereka." ucap azazel setelah memakan telur gulung nya dengan mata yang fokus pada sekumpulan anak kecil bermain.
" adek mau yang seperti itu?." tanya abra azell pun menganggukkan kepala nya.
" mau lah a', lucu banget itu anak kecil yang tembem putih rambut nya ceriting." jawab azell menunjuk anak kecil sesuai ciri-ciri yang disebutkan nya barusan.
...🌷🌷🌷...
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......
__ADS_1