
Ais memanglah pasangan serasi dengan Adam, sifat keduanya hampir sama.
" Udah dong Vit.. Jangan nangis, aku juga tadi pas tau terharu banget sama kayak kamu." Jelas azell sambil memeluk Vita menenangkan agar Vita tidak lagi menangis.
Azell menyeka air mata Vita yang masih menetes, sungguh Vita sangatlah mudah sekali mengeluarkan air matanya karena terharu.
" Aku nggak nyangka sebentar lagi kamu akan jadi Ibu Zel." Ucap Vita lagi yang sontak kali ini membuat Ais menatap azell dan Vita bergantian.
Ais mendekat ke arah mereka, lalu dengan segera merangkul kedua sahabatnya itu. Bagaimana pun kehidupan kita nanti setelah menikah, janji best friend forever ya gaes." Ucap Ais yang langsung di angguki oleh azell dan Ais.
Padahal azell sudah mengajak Abra untuk pergi ke rumah sakit saja untuk memeriksa kandungan anak mereka.
Dengan jalan kampus ke Rumah yang melewati rumah sakit sangatlah mudah dan menyingkat waktu, Tapi tentu saja dengan segera Abra menolaknya, Abra tidak ingin azell sampai merasa kelelahan.
Meskipun alasan Abra tidak masuk akal tapi Azell menurutinya juga.
Sedangkan kini di ruang tengah. Bunda dan Mama sedang duduk bersantai sambil menunggu Dokter yang akan memeriksa azell.
Karena Papa dan ayah yang memang sedang tidak bisa meninggalkan pekerjaan kantornya sekarang ini.
Tidak lama dokter yang mereka tunggu datang dengan satu asistennya, juga beberapa alat yang dia butuhkan untuk memeriksa azell nantinya.
__ADS_1
Dengan segera mama menuju ke atas untuk memanggil azell dan Abra
. Tok.. Tok... Tok..
" Sayang keluar! Dokternya udah datang!." Teriak Mama memanggil azell agar segera keluar.
Tidak lama pintu terbuka. Azell keluar kamar tanpa Abra, Bunda menatap azell yang keluar seorang diri tanpa suaminya yang biasanya berada di sebelahnya atau membuntuti di belakangnya.
" Mama udah dateng ya Dokternya?." Tanya Azell setelah menutup pintu kamarnya.
" Sudah sayang, ayo kita turun." Ajak mama yang di angguki oleh azell.
" lya mama... Kak Abra kayaknya capek banget." Jawab azell menjelaskan kepada Ibu mertuanya.
" Kebiasaan tuh anak, kalau hal-hal yang penting malah ketiduran." Jelas mama membuat Azell tersenyum.
Sampai akhirnya azell dan mama sampai di bawah, terlihat bunda yang sedang asik mengobrol dengan Dokter yang akan memeriksa kandungannya.
" Lho bunda di sini?." Tanya azell membuat bunda dan Bu Dokter itu menoleh ke arah azell.
Azell menyalami Bu da dan Bu dokter itu.
__ADS_1
" lya sayang.. bunda juga pengen tahu dong perkembangan cucu bunda." Jawab bunda membuat azell tersenyum.
" Bunda kamu juga sama seperti mama, sudah tidak sabar ingin menimang cucu." Sambung mama menjelaskan membuat yang berada di ruangan itu tertawa, termasuk Dokter dan asistennya yang juga ikut tertawa.
Sedangkan azell tersenyum senang tapi juga malu.
" Nak azell sudah besar ya perutnya, terakhir ketemu masih rata sekarang sudah mulai terihat." Jelas Bu Dokter membuat Bunda dan Mamah tersenyum bahagia.
" lya Dok, suka banget makan aku." Jawab azell jujur yang langsung di jawab Dokter itu dengan anggukan kepalanya.
" Tidak apa suka makan, itu malah lebih baik, asal jangan kebanyakan coklat atau pun es juga minyak-minyak ya." Jelas Dokter yang di jawab azell dengan menganggukan kepalanya.
...🌹🌹🌹🌹...
...Jangan lupa Like dan Vote...
...Terima kasih....
Mampir ke ceritaku yang lain ya kak
__ADS_1