
" Jangan di pikirkan." Ucap Abra yang tahu akan kondisi azell saat ini.
Azell menoleh ke Abra dengan jengah, bagaimana mungkin suami nya itu bisa berkata seperti itu.
" Kita suami istri." Sambung Abra lagi mencoba menenangkan azell
" tapi mama yan...." Ucapan Azell terpotong karena Abra.
" Yang lihat dan kita beruntung jika mama yang ngegep kita bukan papa, jika papa mungkin adik bakal pingsan." Jelas Abra sambil tersenyum sekilas.
Azell melotot kan mata nya ke arah Abra, tapi kemudian dia berfikir, ada benar nya juga, apa yang di katakan oleh suami nya, jika papa yang melihat sudah di pastikan saat ini azell tidak berani untuk bertatap muka atau bahkan bertemu dengan papa mertua nya itu.
azell menghembuskan nafas kasar nya, dia sedikit merasa lega karena penuturan Abra barusan.
" hmmmmm." Jawab Azell seketika, Abra menoleh ke arah azell dengan senyuman nya, tapi tidak berkata apa apa, dia kembali fokus dengan kemudi nya.
Setelah kurang lebih 30 menitan, mereka sampai di depan gerbang kampus Azell, Abra menghentikan mobil nya, dia menghadap ke arah azell
" bang, adik masuk dulu ya." Pamit azell kepada abra, setelah sebelum nya mencium tangan abra.
" Kiss me." Ucap Abra seperti nada memerintahkan.
__ADS_1
Azell terdiam sejenak, mengingat kejadian tadi pagi, tapi kemudian dia melakukan apa yang di perintahkan oleh Abra.
Cuppp,
azell mencium bibir Abra sekilas.
" Ingat jangan nakal apa lagi sama anak baru itu, jangan dekat dekat." Jelas Abra yang kembali terdengar seperti perintah.
" tidak akan Abang ku sayang." Jawab azell manja dan di jawab Abra dengan mengacak ujung kepala Azell pelan dengan senyum tampan nya.
Azell segera keluar dari mobil Abra, dia jadi senyum senyum sendiri, mengingat perkataan nya barusan yang memanggil Abra dengan sebutan " Sayang." ...
Abra membelokkan mobil nya untuk menuju parkiran kampus dengan senyum yang terus mengembang. Azell berjalan santai melewati lorong, tidak lama datang lah Aldo yang menghampiri nya.
" Pagi juga Al." Jawab Azell dengan nada biasa.
" baru berangkat???." Tanya Aldo basa basi, yang di jawab azell dengan anggukan kepala nya.
" Emmm, aku duluan ya Al, sudah di tunggu Ais soal nya." Ucap Azell kepada Aldo.
Sebenar nya azel belum yakin jika ais sudah menunggu nya di dalam kelas seperti biasa, tapi mau bagaimana lagi dia harus beralasan untuk menghindari Aldo.
__ADS_1
" Emmm oke nanti istirahat aku tunggu di taman depan ya." Jelas Aldo lalu berlalu.
Azell tersenyum kikuk, pasal nya mereka baru berkenalan kemarin, tapi Aldo sudah meminta nya untuk bertemu.
Azell memasuki kelas nya, Dimana Ais sudah menunggu nya, sama persis dengan dugaan nya tadi ketika ingin menghindar dari Aldo.
" kok masam gitu wajah nya??? Masih pagi beb." Sapa Ais kepada azell
" tidak di Anter???. " Tanya Ais lagu yang di jawab azell dengan gelengan kepala.
" Terus????." Tanya Ais.
" Kamu tahu tidak???." Tanya Azell yang di jawab Ais dengan gelengan kepala tapi juga wajah yang serius.
" Barusan aku ketemu anak baru itu." Jelas azell setengah setengah kepada Ais.
" Aldo maksud kamu?." Tanya Ais yang antusias, azell mengangguk pelan.
" Kok bisa??? Terus????." Tanya Ais lagi kepada azell.
...❤️❤️❤️❤️...
__ADS_1
...To be continued...
......Jangan lupa, Like dan Vote......