
" Ke kantor, lagi banyak kerjaan jadi harus lembur", Jawab Bunda
" Ehhh... ada adek ipar dan adek abang", Teriak Vanno turun dari tangga
" Apa kabar sob?", Tanya Vanno pada Abra, dia duduk di antara Azell dan Abra
" Bang apaan sih ndusel-ndusel aja!", Sungut Azell mendorong Vanno untuk pindah
" Dih pelit banget sih, takut suaminya di ambil", Ucap Vanno menggoda lalu berpindah duduk disebelah Bunda, Azell cemberut kesal
" Hari ini berangkat ya bang?", Tanya Abra, Vanno memgangguk lalu mencomot cookies di toples yang Azell pegang, dia tentu ingin menjahilu adiknya, dan benar Azell melotot tak suka. Vanno memeletkan lidahnya.
" Naik motor ya? Gak capek apa bang?",
" Yap, kenapa lu mau ikut biar gantian nyetir?", Tanya Vanno pada Abra
" Gak!!! Gak ada ikut-ikutan, Apaa, lu bang ngajak-ngajak suami orang", Tolak Azell cepar menatap kesal pada Vanno
Vanno tertawa geli, dia tak benar-benar akan mengajak adik iparnya, tentu saja dia hanya menjahilu adiknya itu dan berhasil.
Abraham tersenyum, melihat respon istrinya, berarti istrinya tak mau jauh-jauh darinya bukan?
__ADS_1
" Ya capek pasti,tapi asik aja Bra, kan bisa istirahat di resr area kalau caoek", Jelas Vanno
" Abang berangkat jam berapa?", Tanya Azell
" Setengah dua siang abang jalan dek",
" Ohh", Balas Azell, Lalu Vanno pamit kembali ke kamar mau istirahat lagi katanya
" Aa' sama adek kalau mau makan itu di meja makan ya, Bunda udah masak banyak, Bunda tinggal ke kamar dulu", Ucap Bunda berlalu masuk ke kamarnya
"Siap Nda",
" iya bun", Jawab mereka berbarengan
" Nanti aja", Jawab Abra masih asik menyunyah cookies yang di ambil dari toples Azell, Kalau suaminya yang minfa tentu dirinya tidak marah.
" Aa' suka banget cookies ya? kayak aku dong",
Abraham hanya mengangguk, " He'em, mama biasa buat cookies kalau Aa' pulang, cookies bunda rasanya sama-sama enak kayak buatan mama",
Azell mengangguk setuju, cookies buatan bunda memang lezat
__ADS_1
" Kamu belajar gih sama mereka", Ucap Abra
" Buat cookies?", Abra mengangguk.
" ehehhehe, nanti aku coba deh",
🌹🌹🌹
Hari mulai malan, kini keluarga Wijaya sedang makan malam, hanya berempat saha, Tetunya Tuan Wijaya dan Nyonya Wijaya, serta putrinya Azell bersama anak menantunya, Rumah ini tampak sepi, Vanno sudah berangkat ke Surabaya tadi siang
Di rumah ini tidak ada pembantu, untuk memasak dan lain-lain bundamya yang mengerjakan sendiri, kecuali jika bundanya sedang tidak enak badan baru memanggil orang untuk membantu mengerjakan pekerjaan rumah atau jika ada acara arisan dan pengajian, bukannya tidak bisa membayar pembantu tapi kata bunda " Kalau sendiri bisa kenapa mengandalkan orang lain", seperti itu
" Sekolah Aa' sama adek lancar kan?", Tanya ayah mencoba membuka suara saat semuanya sudah selesai makan
" Lancar yah", Jawab Abra, Azelk hanya mengangguk
" Adek gak pernah aneh-aneh di sekolah kan A'?",
" Ihh ayah... gak lah, adek tuh kalen anaknya", Jawab Azell membanggakan diri.
" Ayah kan tanya sama suami adek", Azell cemberut kesal namun terlihat lucu, Ayah dan bang Vanno memang hobi menggoda anak perempuan satu?satunya dikeluarga ini, terkadang juga bang Dewa menggodannya namun tak sesering mereka.
__ADS_1
⚘⚘⚘
Semoga sehat selalu ya semuanya, Happy Reading