FIRST LOVE STORY

FIRST LOVE STORY
Eps 162


__ADS_3

...🥀🥀🥀🥀🥀...


Ke esokan hari nya.


Tepat hari Senin, semua nya kembali melakukan kesibukan masing masing, sama hal nya dengan Azell dan Abra, sesampai nya di sana semua siswa melakukan upacara bendera.


Abra sudah menunggu Azell di depan kelas nya, setelah jam pulang berbunyi dia memang langsung turun dan menuju kelas Azell, dia mengintip di balik kaca jendela nya, istri nya masih merapikan buku buku nya, saat akan membuka pintu, pintu itu terbuka lebih dulu dari dalam menampakkan seseorang penghuni kelas tersebut dan juga anggota club' volly.


" Eh, ada apa bang?." Tanya orang itu, untung saja saat turnamen dia tidak ikut, jadi dia tidak tahu menahu tentang rahasia Azell dan Abra


" Bisa tolong panggilin Clow?." Ucap Abra to the point, anak remaja laki laki itu mengangguk lalu berbalik dan sedikit maju.


" Clow di cariin kak Abra." Teriak nya membuat orang yang masih berada di dalam kelas nya menoleh pada Clow.


" Aduh, ngapain pakai ke kelas segala sih." Gumam Azell


" Hah!! Iya ya." Akhir nya Clow mendekat ke arah pintu kelas nya. Sebelum berbicara dia melihat sekeliling nya, di rasa aman ia langsung berbicara.

__ADS_1


" Aa' ngapain nyusul ke sini?." Ucap Azell sambil berbisik.


" Jemput adik, sudah belum?." Tanya Abra.


" Kan bisa menunggu di parkiran A'." Jawab Azell greget.


" Kelamaan, adik sudah belum? Ayok." Ucap Abra.


" Iya iya bentaran." Jawab Azell


" Ck! Aa' ke parkir..." Ucapan Azell di potong.


" Bisa tidak pacaran nya tidak di jalan." Ucap Dira ketus menyindir, tiba tiba dia datang dari belakang Azell, memang Azell dan Abra berdiri tepat di depan pintu.


Tanpa berkata Azell ikut keluar dan sedikit memiringkan badan nya di samping Abra dan Dira lewat dengan angkuh nya.


Teman nya itu memang sudah tidak pernah mengganggu diri nya dan mengejar ngejar suami nya lagi, setelah tragedi Gor dan Caffe, tapi Dira menjadi ketus pada Azell, walaupun begitu Azell tidak pernah membalas sifat Dira itu pada nya. Biar kan saja pikir Azell dan untuk Dira yang memilih mundur pelan pelan saja, sudah cukup membuat Azell lega.

__ADS_1


" Sudah dek, ayo beresin buku nya cepat, Aa' tunggu di sini." Ucap Abra, melihat Azell akan melayangkan penolakan dengan cepat Abra membalikkan badan Azell dan mendorong pelan agar segera masuk ke dalam kelas


" Jangan banyak protes!." Ucap nya lagi, akhir nya Azell masuk ke dalam kelas mengambil tas nya sebelum keluar dia berpamitan pada para sahabat nya yang juga masih di dalam kelas.


Suami nya benar benar mengajak Azell tanpa memperdulikan sekitar nya, Abra sudah siap dengan motor nya, tapi Azell masih diam di hadapan Abra dengan raut muka kesal


" Ayo dek!." Ucap Abra yang setia diam saja.


" Naik nya susah, mana banyak yang lihatin lagi." Gerutu Azell, walaupun tidak terlalu banyak orang yang memperhatikan karena ini sudah pulang sekolah bisa di bilang hanya beberapa saja yang masih tinggal di sekolah tetap saja bagi Azell jadi pusat perhatian orang lain, dia sangat tidak menyukai hal itu.


" Seperti tadi pagi, pegangan sama Aa'." Ucap Abra sambil mengulurkan tangan nya.


...🌷🌷🌷...


...To be continued...


......Jangan lupa, Like dan Vote......

__ADS_1


__ADS_2