
Hari terus berganti,,,
hari persidangan untuk Adrian pun semakin hari semakin dekat.Ketiga wanita beda usia itu tak pernah henti memanjatkan doa untuk laki laki yang selalu mereka harapkan kepulangannya itu.Bu Ela sebagai ibu kandungnya,Dinda sebagai istrinya,Nabila sebagai putri nya.Ketiga nya seolah tak pernah lelah memanjatkan doa di setiap sujud mereka hanya demi kebebasan Adrian Tama.
Selain itu,Marco dan sang pengacara pun tak kalah berjuang untuk membebaskan Adrian.Berkali kali mencoba bernegosiasi dengan pihak kepolisian,dan juga mendesak Bram sebagai salah satu oknum yang bisa mereka jadikan senjata untuk bisa membebaskan laki laki itu.
Sementara Adrian,kian hari pria beristri itu semakin mendekatkan dirinya pada sang kuasa.Setelah berhasil menyelesaikan membaca iqro kini laki laki itu mulai membaca juz amma se belum akhirnya memulai belajar Al Quran.Adrian juga semakin rajin menjalankan sholat lima waktu dan tak jarang sholat sunah nya.Sungguh...jeruji besi benar benar berhasil mengubah Adrian yang keji menjadi pria yang taat ibadah.
Hari ini Adinda tengah sibuk di dapur.Ada pesanan kue ulang tahun dari usaha kue yang ia jajakan secara online.Ya....bisnis kuenya pun perlahan mulai dikenal.Itu juga tak lepas dari dirinya yang kini semakin dikenal sebagai seorang model cantik pendatang baru.Meskipun lagi lagi pro dan kontra akan dirinya terus berseliweran nyatanya itu tak membuat Adinda jadi patah semangat.
Banyak yang menghujat,namun ternyata tak sedikit pula yang mengaguminya,selain karena parasnya yang sangat cantik ia juga di anggap sebagai wanita yang sangat tegar dan setia.Ia juga sosok wanita yang sholehah dan taat dalam ibadahnya.
Entah dari mana datangnya,beberapa hari ini beredar foto foto dirinya dan Adrian yang berada di sebuah warung soto kecil di sebuah pasar tradisional.Beberapa foto yang menunjukkan ke akraban dan keharmonisan keluarga kecil ini.Selain itu juga beredar vido tentang Adinda yang tengah membaca lantunan ayat suci Al Quran.Siapa yang menyebarkan?entah lah.
Tak berhenti di situ.Keluarga kecil yang kini semakin di sorot itu juga semakin menjadi pusat perhatian mana kala muncul beberapa orang yang mengaku pernah di tolong oleh seorang Adrian Tama.Mulai dari orang orang tua yang pernah terkena musibah,juga beberapa ibu panti yang buka suara tentang betapa mulianya hati seorang Adrian yang kini mendekam di sel tersebut.Menceritakan kisahnya mengenal Adrian yang selalu memberikan santunan rutin pada beberapa panti asuhan bukan hanya di kota tersebut,tapi juga di kota kota lain yang tak terhitung jumlahnya.
Adrian dari dulu memang dikenal selalu aktif dalam hal penggalangan dana.Namun tak banyak yang tahu jika mulianya hati Adrian ternyata begitu nyata.Publik semakin dibuat heboh lagi saat mengetahui sosok Nabila,gadis kecil yang menangis meraung raung di video Panangkapan Adrian ternyata adalah anak yatim piatu yang di angkat sebagai putri oleh Adrian dan istrinya.
Sontak saja pemberitaan di media online mau pun elektronik kini hampir setiap hari di suguhi tentang berita keluarga kecil ini.Makin banyak orang orang yang bersimpati dan memberi dukungan pada keluarga kecil ini terutama pada wanita cantik yang begitu tegar bernama Adinda Zahra.
......................
"sudah siap ndok?" tanya Bu Ela yang tiba tiba datang ke dapur.
__ADS_1
Adinda dengan alat menghias kue di tangan nya pun tersenyum.
"udah buk...tinggal antar nih" ucap Adinda.
"kamu naik ojek lagi?"
"iya buk"
Bu Ela duduk di salah satu kursi yang ada di meja makan.
"kenapa nggak beli motor ndok...ndak usah yang bagus bagus,yang penting bisa buat kamu wira wiri...dari pada ngojek terus" ucap Bu Ela.
"iya buk....bentar lagi...nungguin uangnya ngumpul" ucap Adinda.
"Dinda tinggal dulu ya buk...mau mandi...trus langsung ngantar ini,sekalian mau jengukin mas Adri" ucap Adinda.
Bu Ela hanya tersenyum sambil menunduk.Tiba tiba nampak aura kesedihan di sana.
Adinda duduk di samping sang mertua.
"ibuk kenapa?" tanya Adinda.
"sebenarnya saat ini ibuk ingin sekali menemui Adrian Din...ibuk ingin sekali memeluknya..." ucap Bu Ela dangan mata yang mulai mengembun.
__ADS_1
Adinda paham betul perasaan bu Ela.Ibu manapun pasti akan merasakan hal yang sama ketika melihat anaknya sedang berada di dalam badai permasalahan.Ingin memeluk dan memberikan kekuatan.Namun sayangnya hal itu tidak bisa dilakukan oleh Bertha alias bu Ela.Wanita itu hanya bisa mendoakan Adrian dari kejauhan tanpa pernah dilihat oleh putra semata wayangnya itu.
"ibuk mau ketemu mas Adri?" tanya Adinda.Bu Ela tak menjawab.
"kita jenguk bareng bareng yuk buk" ucap Adinda.
"jangan Din...biar ibuk di rumah saja...ibuk ndak mau membuat suamimu marah melihat ibuk.Dia pasti ndak suka kalau tau ibuk tinggal sama kamu..."
"cepat atau lambat mas Adri juga pasti akan tau buk.."
Bu Ela menunduk.
"nanti kalau Adrian sudah bebas...bawa ibuk ke panti jompo saja ndok" ucap Bu Ela membuat Adinda terbelalak.
"ibuk ngomong apa?nggak buk....Dinda nggak akan bawa ibuk ke panti jompo.Ibuk masih punya keluarga.Dinda masih bisa ngerawat ibuk"
"tapi Adrian pasti ndak suka ndok..."
"biar nanti Dinda ngomong sama mas Adri buk....Dinda yakin mas Adri pasti mau nerima ibuk lagi" ucap Adinda.
Bu Ela hanya mencoba tersenyum,meskipun sebenarnya ia ragu akan ucapan Adinda,mengingat sepertinya hati Adrian sudah terlalu mengeras.
...----------------...
__ADS_1
MANA LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA???