
Mobil sport mewah itu sampai di sebuah bangunan tiga lantai dengan pelataran luas yang menjadi tempat usaha Zev.Sepasang suami istri itupun turun dari mobil.
Nabila menatap datar bangunan itu.Terakhir ia masuk ke dalam bangunan itu adalah saat peristiwa terenggutnya mahkota Nabila oleh laki laki yang kini menjadi suaminya secara agama dan negara tersebut.
Zev mendekati sang istri....
"masuk?" tanya Zev.
Nabila nampak meremas ujung kaosnya.Zev tersenyum,laki laki itu lantas mengangkat tangannya,menata rambut Nabila agar menutupi bagian leher yang dipenuhi luka merah keunguna hasil karyanya.Ia tak mau Nabila jadi bahan gunjingan para laki laki karyawannya di dalam sana.
Selesai,
Zev meraih tangan Nabila dan meremasnya lembut...
"jangan takut....pria be*at itu sekarang sudah ada dalam kendali kamu...dia akan melakukan apapun yang kamu perintahkan....dia akan memberikan apapun yang kamu mau..." ucap Zev.Ia sadar betul akan trauma Nabila.
Nabila hanya tersenyum....
"masuk ya.." ucap Zev.
Nabila menghela nafas panjang,lalu mengangguk.
Pria bermata serigala itupun meremas jari jemari sang istri sambil tersenyum.Ia lantas menggandeng tangan wanita pujaan hatinya itu memasuki area bengkel luas tersebut.
Nabila mencoba tersenyum,namun tak bisa dipungkiri,jantungnya berdebar lebih kencang menatal setiap sudut ruangan yang pernah menjadi saksi,betapa ia sangat membenci Zev dulu nya.
"siang bos..." ucap salah seorang karyawan bengkel.
Zev hanya tersenyum simpul.Zev kembali menoleh ke arah Nabila....
"kelinci....kamu mau nunggu disini...atau nunggu di atas?" tanya Zev.
"di atas?" tanya Nabila..
"ruang kerja aku...atau di kamar..lantai tiga?" ucap Zev memberikan penawaran.
Nabila nampak berfikir sejenak.Ia mengamati para karyawan yang tengah sibuk dengan kendaraan bermesin itu.
"aku bantuin boleh nggak?" tanya Nabila.
"kamu mau bantuin?" tanya Zev.
Nabila mengangguk.....
"dari pada aku bengong di ruang kerja kamu sendirian..." ucap Nabila.
Zev tersenyum.Ia mangacak acak rambut sang istri pelan.
"ya udah...aku ambilin baju montir dulu ya..kamu tunggu disini bentar..." ucap Zev.Wanita itupun hanya mengangguk.
Zev lantas beranjak mengambil baju bengkel untuk dirinya dan Nabila lalu kembali menghampiri sang istri yang masih setia berdiri di tempat tak jauh dari anak tangga.
"nih..." ucap Zev ambil menyerahkan satu seragam bengkel untuk sang istri.
"makassih..." ucap Nabila manis.
Zev mendekatkan wajahnya ke telinga Nabila.
"ganti bareng yukk" bisiknya.
Nabila terkekeh....
__ADS_1
"malu.,." ucap Nabila lirih.
"malu kenapa?" tanya Zev.
"ada karyawan kamu..."
"kan mereka nggak lihat..." ucap Zev.
Sang kelinci nampak berfikir sejenak.Belum selesai ia mengambil keputusan..sang serigala sudah menarik tangannya dan membawa masuk ke dalam kamar mandi di lantai dasar bengkel tersebut.
...****************...
Sementara itu
beberapa jam kemudian di tempat lain....
Pria berewokan itu nampak turun dari motor sport tunggangannya yang berhenti di sebuah cafe tak jauh dari kediamannya.
Hari makin siiang..Jordan dirumah sendiri lantaran Zev dan Nabila pergi kebengkel dan ia baru sadar dari tidur panjangnya setengah jam yang lalu.Jordan sudah terlanjur malas untuk menyusul Zev ke bengkel lantaran saat ia bangun jam sudah menunjukkan pukul dua siang.Alhasil...ia pun memutuskan untuk keluar,sekedar nongkrong di cafe dan mencari udara segar.Dariboada di rumah sendirian ye kaaann...
Jordan melangkahkan kakinya masuk ke dalam cafe tersebut lalu menuju sebuah bangku yang letaknya persis di samping kaca besar yang membuat pemandangan di luar cafe terlihat jelas oleh pandangan mata Jordan.Jordan meraih ponsel di sakunya lalu memainkannya setelah memesan minuman panas pada salah seorang pelayan yang menghampiri nya.
Pria sahabat Zev tersebut lantas menuju ke aplikasi WhatsApp,dimana disana banyak sekali pesan dari sahabatnya itu.Menanyakan dimana keberadaannya dan kenapa tak muncul muncul juga ke bengkel hingga sekarang.Jordan mengangkat satu sudut bibirnya.Dasar pengantin baru bawel..!pikirnya.
Jordan menggerakkan jari jari tangannya berniat mengetikkan chat balasan untuk Zev.Namun....
"ASTAGFIRULLAH HAL ADZIM..!!!"
suara itu berhasil menyita perhatian Jordan di iringi suara benda pecah..Laki laki itupun mendongak dan langsung menatap ke arah sumber suara.Disana...di sebuah meja yang terletak tepat dihadapan nya.Seorang wanita berhijab syar'i memekik saat secangkir kopi panas tak sengaja mengguyur tubuhnya.
Jordan terdiam....
Itu Rubi...!wanita yang kemarin sukses membuat Jordan murung.Sedang apa wanita itu disini...?
Rubi merasakan kepanasan di area pinggang nya yang terkena tumpahan kopi.Ia pun mengibas ngibaskan telapak tangannya berharap panas itu mereda.
"panas ya mbak?" tanya pria itu sedikit mendekati Rubi dan berniat menyentuh lengan Rubi lantaran panik melihat wanita itu nampak kepanasan,namun dengan cepat wanita itu memundurkan tubuhnya.
"nggak pak..nggak apa apa...." ucap Rubi.
"beneran mbak?"
"iya pak....saya nggak apa apa...." ucap Rubi.
"saya permisi ke toilet dulu.." ucap Rubi.
"oh...iya mbak...silahkan...sekali lagi maaf ya mbak..." ucap pria itu sambil sedikit menepi,memberikan jalan bagi muslimah itu untuk lewat.Rubi pun hanya mengangguk lalu melangkah pergi,dengan badan yang sedikit membungkuk saat melewati pria paruh baya tersebut.Pandangan matanya menunduk menatap lantai marmer,ia bahkan tak menoleh saat lewat tepat di samping Jordan.
Jordan tersenyum menyaksikan pemandangan itu.Gadis solehah yang sangat menjunjung tinggi adab kesopanan.
Lima menit berselang.....
Rubi kembali dari toilet.Bajunya sudah bersih meskipun sedikit basah.Ia pun bergegas kembali ke mejanya di mana tas dan laptopnya masih tertinggal disana.
Rubi berjalan menuju meja tersebut.Namun dari kejauhan,samar samar ia lihat seorang pria nampak duduk di meja yang tadi ia tempati dalam posisi membelakangi Rubi yang datang dari toilet.
Rubi mempercepat langkahnya,
"permisi....saya mau ambil laptop saya..." ucap Rubi dengan wajah menunduk saat sudah berada di samping pria itu.
Laki laki itu tak menjawab.Rubi mencoba tak peduli.Dengan cepat ia menutup laptop yang berada di atas meja dan memasukkannya ke dalam tas ranselnya.
__ADS_1
"apa kabar Rubi?" ucap laki laki itu,Jordan.
Rubi menghentikan pergerakannya.Ia menoleh sekilas ke arah Jordan lalu menunduk lagi.
"maaf...apa kita saling mengenal?" tanya Rubi begitu sopan.
Jordan tersenyum,ia kemudian mengulurkan tangannya....
"gue Jordan....orang bengkel yang dulu benerin motor lo...temennya Zev suami Nabila" ucap Jordan.
"oh....maaf mas...saya nggak ngenalin...saya Rubi temennya Nabila" ucap Rubi sambil mengatupkan kedua telaapak tangannya di depan dada.
Jordan menghela nafas panjang lalu menarik tangannya.
"apa kabar?" tanya Jordan basa basi..
"Alhamdulillah mas...baik.." ucap Rubi sangat lembut dan sopan.Suara gadis itu terdengar begitu merdu.
Keduanya saling diam.Jordan kehabisan kata kata.
"kalau begitu saya permisi dulu mas..." ucap Rubi.
"oh...masih ada urusan ya?"tanya Jordan.
" saya mau sholat Ashar mas....sebentar lagi masuk waktu Ashar...."ucap Rubi.
"oh...." jawab Jordan kikuk.
"saya permisi dulu...assalamu alaikum..."
"wa alaikum salam" ucap Jordan.
Rubi pun berlalu pergi.Jordan hanya mengulum senyum menatap punggung yang tertutup hijab panjang yang makin menjauh dari pandangan nya itu hingga akhirnya menghilang di balik pintu cafe.
Jordan meraih kopi di atas meja di hadapannya lalu hendak menyeruputnya.Namun....
fokus matanya tertuju pada sebuah benda kecil yang tergeletak di atas mejanya.
Jordan pun meraih benda itu.
"gantungan kunci?" gumamnya...
"punya siapa?" monolognya lagi.
Jordan mengamati benda itu.Sebuah gantungan kunci berbentuk kotak dengan sebuah buku kecil di dalamnya.Nampak indah terbungkus kotak besi berwarna emas.
Jordan mengeluarkan buku yang sangat kecil itu.Pupil matanya mengecil.Tulisan apa ini?nggak jelas...!terlalu kecil...!
Jordan mengamati sekitarnya,tapi seperti nya tak ada yang merasa kehilangan barang mereka berupa gantungan kunci tersebut.
apa ini punya Rubi?pikirnya.....
Jordan mengangkat kedua bahunya.Ia kemudian memasukkan benda itu kedalam saku jaketnya lalu kembali menikmati kopinya.
...----------------...
***Selamat malam...
up 21:25
yuukkk....banyakin dukungannya....biar semangat nih yang nulis....
__ADS_1
klik like KOMEN vote DAN hadiahnya yaaa🤗🤗🤗***