Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
57


__ADS_3

Dini hari....


02:00


Netra hijau itu tak bisa terpejam.Tangannya terus tergerak mengusap lembut rambut wanita yang kini tengah tertidur pulas sambil memeluk tubuh kekarnya.


Setelah pulang dari panti asuhan,sepasang suami istri itu kembali melakukan aktifitas panas mereka,meskipun hanya satu kali putaran.Adinda yang merasa sangat lelah pun dalam hitungan detik sudah terlelap dalam dekapan hangat sang suami.Adrian tak henti membelai rambut panjang wanita yang sudah berhasil mengacaukan pikiran seorang Adrian Tama ini.Bagaimana tidak....semenjak insiden Adinda di buang ke jalan oleh Adrian,hingga berujung Adinda hilang lalu diculik oleh Diavolo hingga kini mereka kembali dalam satu atap Adrian sudah tak pernah lagi mengurus bar dan sindikat perdagangan gelapnya.Ia hanya mengandalkan Farhan sebagai tangan kanannya,membuat laki laki itu kini menjadi super sibuk.


Adrian seolah sudah tak peduli dengan semua itu.Seluruh tenaga dan pikiran nya kini hanya tertuju pada satu nama,Adinda Zahra.


Adrian selalu merasa bahagia saat siang hari ketika tengah bersama Adinda,namun ketika malam tiba,ia seolah tersadar,bahwa semua ini hanya sementara.Sebahagia apapun dia,sedekat apapun mereka sekarang,ujung ujungnya mereka akan berpisah juga dalam lima hari kedepan.Adinda akan kembali pada orang tua nya,kembali menata hidup yang bahagia bersama keluarga bahagia di kampung halaman nya.Sedangkan ia,ia akan kembali pada kehidupan nya yang gelap.Menjalankan bisnis bisnis kotornya tanpa satu keluarga pun yang ia miliki.Ya....harusnya ia sudah bisa mempersiapkan diri untuk hari perpisahan itu,namun kenapa makin hari justru rasanya makin berat untuk melepaskan wanita itu.Ia seolah tak rela jika kebahagiaan nya akan berakhir sebegitu cepatnya.


Sambil menghisap rokoknya,Adrian terus larut dalam pikiran nya sendiri.Semenjak ia memutuskan untuk melepaskan Dinda,semenjak itu pula ia selalu tak bisa tidur saat malam hari.Bayang bayang kehilangan selalu menghantuinya,membuat nya tak bisa memejamkan matanya.


02:30


Alarm ponsel Dinda berbunyi.Adrian yang masih belum tidur menoleh ke arah ponsel yang berada di atas nakas itu.


"ngapain Dinda pasang alarm jam segini?" gumamnya.


Adinda menggeliat,perlahan ia membuka matanya sambil menguap.Adrian tersenyum melihat sang istri.Dinda meraih ponselnya,lalu mematikan alarm tersebut.Dinda menoleh ke arah Adrian.


"kamu nggak tidur lagi mas?" tanya Adinda dengan muka bantalnya.


"aku nggak ngantuk Dinda"


"emang kamu sering nggak tidur kayak gini?" tanya Dinda sambil mendekatkan tubuhnya pada Adrian.


"udah biasa Din" ucap Adrian sambil memeluk tubuh ramping itu.


Adinda menggerakkan tangannya mengusap pipi sang suami.


"tidur mas....kamu bisa sakit kalau nggak tidur terus."


Adinda kembali merebahkan tubuhnya,kini dengan posisi miring dengan satu lengan ia gunakan untuk sandaran kepalanya.


" tidur mas....aku temenin"ucapnya.


Adrian tersenyum,ia kemudian menurut.Pria itu menenggelamkan kepalanya ke dada sang istri,lalu tangannya tergerak memeluk erat pinggang ramping Adinda.Sedangkan Dinda membelai lembut rambut sang suami bak seorang ibu yang tengah menidurkan anaknya, hingga laki laki itu mulai mendengkur halus pertanda ia sudah lelap dalam mimpinya.Cepat sekali....


Adinda yang awalnya berniat ingin sholat Tahajud pun terpaksa mengurungkan niatnya,lantaran Adrian memeluknya begitu erat,ia takut akan membangunkan laki laki itu jika ia beranjak dari kasur tersebut.Alhasil,ia pun kembali terlelap sambil memeluk sang suami.


06:30


Adinda mengerjabkan matanya.Astagfirullah haladzim...dia kesiangan..!


Adinda menoleh ke arah Adrian,pria itu masih terlelap sambil memeluknya.Adinda bergeser,ia meletakkan guling di samping sang suami untuk menggantika tubuhnya agar dipeluk Adrian.Sejenak ia memperhatikan wajah itu.Pria itu nampak begitu tenang dalam tidurnya.Adinda meraih ponselnya,lalu menuju ke aplikasi kamera.


cekrekk....


satu foto Adrian yang tertidur berhasil di ambil.Adinda tersenyum melihat foto tersebut.Suaminya ini memang tampan.Adinda pun meletakkan ponsel itu ke atas nakas,lalu dengan satu gerakan lembut ia mencium kening sang suami,kemudian bergegas menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.



...****************...


07:15


Di meja makan....

__ADS_1


Adinda yang sudah selesai mandi kini tengah sibuk menyiapkan sarapan di dapur.Dengan dress pendek warna putih tanpa lengan di bawah lutut,rambut yang dicepol ke atas,Adinda nampak lihai mengolah berbagai bahan masakan disana.Tak butuh waktu lama,Dinda sudah selesai dengan masak memasaknya.Ia mendongak ke lantai atas.Adrian belum bangun?katanya hari ini ada pemotretan?kenapa jam segini masih tidur.


Adinda menghela nafas panjang.Dinda kemudian pergi menuju lantai dua untuk membangunkan sang suami.


ceklekk....


pintu terbuka...


Benar saja,Adrian masih meringkuk memeluk guling di bawah selimut sana.Nyaman benerrrr.......


Adinda mendekati sang pria bertato itu,ia duduk di sisi ranjang,lalu menggoyang goyangkan tubuh Adrian yang masih terlelap.


"mas...."


"mas bangun....udah siang..."


Adrian tak bergerak.Adinda menggoyangkan tubuh Adrian lebih kuat.


"mas...bangun..!katanya ada pemotretan..!"


"hmmm..." sahut Adrian dengan mata yang masih tertutup,bahkan ia tak berpindah posisi.


Adinda menghela ,ia naik ke atas ranjang,duduk bersila di hadapan sang suami


"mas....ini udah siang...kamu mau bangun jam berapa...?!"ucap Adinda sambil mencubiti pipi Adrian.


" massss....."


"hmmmmm......"


bukannya bangun Adrian justru malab menutupi wajahnya dengan guling.


Adinda yang mulai jengkel pun bangkit.Ia berdiri di atas ranjang dengan dua lengan yang berkacak pinggang.


"bangun nggak?!kalau nggak bangun aku pakai kekerasan nih...!" ucapnya.


Alih alih menjawab,Adrian justru tak bergerak,seolah ia semakin lelap saja dalam tidurnya.


"oke....jangan salahin aku ya..." ucapnya sambil mengambil ancang ancang.


"satu....dua....tiiii......."


buuhhhhgggg......


"aaauuuggghhhh....!DINDA...!!"


.


.


.


.


.


Adinda melompat dan menjatuhkan dirinya tepat di atas tubuh Adrian yang masih tidur meringkuk.Sontak laki laki itupun kaget lantaran tertimpa tubuh mungil Dinda.


"kamu ngapain...?!" ucap Adrian sedikit kesal.Kini Dinda tepat berada di atas Adrian yang masih berada di posisi miring.

__ADS_1


"makanya bangun..." ucap Dinda sambil mencubit pipi Adrian.


"masih ngantuk Din.." ucapnya sambil mencoba menutupi wajahnya lagi dengan guling,namun Dinda berusaha untuk menahannya.


"ini udah siang mas...bangun...!!!"ucapnya sambil mencoba merebut guling di tangan suaminya.


" maass...!"


"masih ngantuk!"


"bangun!"


"bentar lagi..!"


"sekarang..!"


"bentar lagi"


"nggak boleh...bangunn!!!"


"Dinda...!!"


"Adrian..!"


buugghh.....


settt....


guling terlempar ke lantai.Adrian menarik tubuh Adinda masuk dalam pelukan nya lalu memeluknya bak guling.Wajah mereka saling berhadapan dengan jarak yang sangat dekat,membuat Dinda dapat merasakan hembusan nafas laki laki yang kini kembali memejamkan matanya itu.


Dinda tersenyum melihat wajah itu.Tangan usil Dinda bergerak menari nari di lubang hidung Adrian.Sambil cekikikan ia sesekali memainkan jari jarinya di bibir merah sang suami.


"bangun.....helloooww....bangun tuann...yuhuuuuuu....." ucapnya sambil jarinya terus bermain disana.Adinda seolah menemukan mainan baru.Ia terus bermain dengan wajah tampan itu.Sesekali ia menarik kelopak mata Adrian ke atas agar terbuka.mengorek kuping Adrian dengan jari,pokoknya itu muka semua di acak acak lah sama dia.


Adrian sudah tidak bisa tidur lagi karena ulah sang istri walaupun matanya terpejam.Dengan satu gerakan.


seett...


"aaahhhkkhh.."


Adrian menggigit jari Dinda saat jemari itu bermain di bibirnya.Adrian pun membuka matanya.


"sakit mas..." rengeknya.


"abisnya kamu usil banget" ucapnya.


"uuuhhhhh...." Adinda menjauhkan wajahnya dari wajah Adrian dengan ekspresi kebauan.


"kenapa?"


"bauk jigo**..." ucapnya.Adrian pun tertawa,dengan gemas ia mendusel dan menciumi wajah dan leher Adinda sambil tangannya terus menggelitiki tubuh Dinda.Keduanya pun saling tertawa lepas di atas kasur mereka....



...----------------...


***HAPPY NEW YEAR READERS SEMUA.....🀩πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³πŸ₯³


LAGI OTW 2022 NIH.....ENAKNYA CRAZY UP NGGGAK YAAHHHπŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”πŸ€”***

__ADS_1


LIKE KOMEN VOTE & HADIAH NYA BANYAKIN DULU LAHH...😒😒😒😒😒😒😒


__ADS_2