Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story118


__ADS_3

brakkkkk......!


Zev kembali mendobrak pintu kamar itu dan....


terbuka...!


"kelinci......." ucap Zev.



Dilihatnya disana....


Nabila tengah berdiri di depan cermin sambil berjingkat.Tangannya mengusap usap bagian dagu bawahnya sambil meringis kesakitan.


Namun bukan itu yang menjadi pusat perhatian Zev...


Yang lebih menjadi perhatiannya adalah,penampilan sang istri.


Penampilan Nabila terlihat berbeda dari biasanya.Wanita itu nampak mengenakan baju yang lebih tertutup.Sebuah dress putih panjang dengan sebuah jilbab pasmina berwarna senada bertengger menutupi rambutnya.


"Gita...." ucap Zev.


Nabila menoleh ke belakang....


"serigala...!" ucap Nabila sedikit terkejut.


Rupanya saat ini Nabila tengah mencoba mengenakan hijab.Namun lantaran belum terbiasa,ia pun sedikit kesusahan dalam mengenakan kain penutup aurat tersebut.Alhasil...berkali kali ia terkena tusukan peniti di dagunya membuatnya kesakitan dan berteriak cukup kencang tadi.


Ya....Nabila bertekad untuk memenuhi keinginan Zev.Ia akan belajar menjadi istri idaman untuk laki laki itu.Ia akan memenuhi keinginan sang serigala untuk menutup rapat auratnya.


Zev berjalan mendekati sang kelinci....


"yaaahhh....kok kamu masuk sih....padahal aku kan belum siap..." ucap Nabila merasa gagal.Padahal tadi niatnya ingin memberi kejutan untuk sang serigala,eh....malah udah masuk kamar duluan saat ia belum selesai dengan jilbabnya..!gagal deh...!


Zev tersenyum....


Ia berdiri di samping sang istri,menyandarkan tubuhnya di tepi meja rias sambil melipat tangannya.Mata serigala nya tak lepas menatap wajah ayu sang istri yang kini terlihat kembali fokus menatap cermin sambil kembali mencoba mengenakan kain panjang berwarna putih polos itu.


"aaakkkkhh....!" Nabila memekik lagi kini dengan suara yang lebih pelan.Dagunya kembali tertusuk peniti.Entah sudah yang ke berapa kali.


Zev tersenyum....


Tangannya tergerak meraih tubuh sang istri.Membawa wanita itu untuk menghadap nya.Tangan kekarnya menyentuh hijab putih Nabila.Menatanya,lalu dengan sangat telaten dan tenang ia menyatukan hijab tersebut dan meletakkan peniti pada kaim putih itu tepat di bagian bawah dagu sang istri.


seet....


terpasang sempurna dan sangat rapi...!


Entah darimana dan sejak kapan Zev bisa memasangkan jilbab untuk seorang wanita..!Seingatnya ini kali pertama ia menyentuh benda penutup rambut bagi para muslimah ini.


Zev menatap penuh cinta ke arah sang istri....


"cantik..." ucapnya.


Nabila tersipu malu...


"kok kamu pinter banget sih sekarang?" tanya Nabila polos.


Zev hanya terkekeh.Ia mengacak acak lembut rambut berbalut hijab itu.


"dah....udah siang...ayok turun...sarapan dulu...." ucap Zev.


Nabila hanya mengangguk.Ia pun menyelampirkan dua ujung hijabnya ke pundak kiri dan kanan.Wanita itu kemudian berjalan di belakang Zev,melangkah mengikuti langkah sang suami menuju meja makan.Namun.


buuuggghhh.....


"aaakkkhhh....!" pekiknya.


Nabila yang tak terbiasa mengenakan gamis panjang pun tak sengaja menginjak ujung gamis tersebut.Membuatnya kehilangan keseimbangan dan terjatuh menabrak tubuh Zev.


"kamu kenapa?" tanya Zev yang reflek menangkap tubuh wanita itu.


"kesrimpet..." rengek Nabila manja.


Zev hanya terkekeh..

__ADS_1


"ntar aku kalau jatoh di kantor kamu gimana?malu maluin dong akunya...." rengeknya lagi.


Zev hanya tertawa....


"ntar aku gendong aja biar nggak jatoh..." ucap Zev sedikit menggoda.


"iihh...kok digendong ya malu lah...." ucap Nabila sambil memukul lengan sang suami pelan.


Zev tergelak.Keduanya pun kembali melangkah menuju ke meja makan.Lantaran masih belum terbiasa,Nabila pun mengangkat gamisnya hingga ke bawah lutut agar bisa berjalan dengan leluasa.Zev hanya menggelengkan kepalanya menyaksikan adegan lucu sang istri tersebut.


...****************...


Di tempat lain....


Diwaktu yang sama....


Disebuah kamar yang tak terlalu luas,


Seorang laki laki berwajah manis nampak tengah mencoba menghubungi seseorang.Ia berkali kali menempelkan benda pipih itu ke telinga sebelah kirinya.


Itu Bryan...!


Ia tengah mencoba menghubungi Rubi,sang calon pengantinnya.


Sejak siang...Rubi tak bisa dihubungi..di chat pun juga hanya dibuka dan tak dibalas...membuat Bryan makin tak karuan.


tutt....tutt....tutt....


Bryan mencoba menghubungi Rubi lagi....


namun lagi lagi...tak diangkat..!


tutt....tutt....tutt....


"Assalamu alaikum...." ucap seorang wanita dari seberang sana dengan suara lirih.


Bryan bernafas lega....


"wa alaikum salam...Rubi...akhirnya kamu mau ngangkat telfon aku..." ucap Bryan.


"Bi...kamu kenapa?dari siang mas coba terlfon kamu,chat kamu...tapi nggak merespon..." ucap Bryan.


Rubi diam di seberang sana....


"mas....boleh Rubi tanya sesuatu?" tanya wanita itu.


"kamu mau tanya apa?" tanya Bryan lembut.


"sudah mantapkah hati mas Bryan untuk menjadikan saya istri mas?" tanya Rubi begitu lembut selayaknya muslimah taat yang selalu menjunjung tinggi adap kesopan santunan dalam bersikap dan bersuara.


"kenapa kamu bicara seperti itu?" tanya Bryan.


"maaf...bukan maksud Rubi ikut campur urusan pribadi mas Bryan...Rubi sadar Rubi belum pantas untuk mencampuri urusan mas...karena kita belum terikat dalam ikatan pernikahan....tapi sebagai seorang wanita yang katanya akan mas pilih sebagai calon makmum mas...ada rasa ragu dalam hati Rubi mas...." ucap Rubi.


"maksud nya?kamu ragu sama mas?kenapa?" tanya Bryan lagi.


"maaf....sekali lagi saya minta maaf....kemarin Rubi ke pasar niatnya mau bantuin bapak jualan...tapi Rubi nggak sengaja menemukan dompet coklat yang jatuh di depan warung bapak...Rubi mengambil dompet itu,niat Rubi ingin tau...dompet siapa itu....dan akan mengembalikannya pada pemiliknya jika Rubi mengenalnya..." ucap Rubi.


deeggghhh....


Bryan terdiam....


jangan jangan itu dompetnya...!


Kemarin ia mengantar umi ke pasar...!dan umi memang mampir ke warung bakso orang tua Rubi untuk membelikan bakso ustad Hanif.Namun saat sampai dirumah,Bryan baru sadar bahwa dompetnya tak ada disaku celananya.Dan sore harinya,ayah Rubi datang mengantarkan dompet Bryan yang katanya jatuh di depan warungnya.


Jadi apakah dompetnya itu ditemukan oleh Rubi...?jika iya.......astaga....!!mampus..!!


Bryan memejamkan matanya,namun ia belum berucap,seolah ingin menunggu sang wanita selesai dengan penjelasannya.


"mas Bryan....tolong jawab Rubi....apakah mas benar benar yakin memilih Rubi sebagai calon istri mas?" tanya Rubi.


"jujur....Rubi sedih mas....jika laki laki yang katanya akan menjadi imam untuk Rubi nyatanya masih menyimpan foto wanita lain dalam dompetnya..." ucap Rubi.


.

__ADS_1


.


.


.


.


duuaaaarrrrr....


Astaga Tuhan.....!!!


Bryan terdiam seketika..!


Lidahnya seolah kelu tak bisa berucap apapun.


Ya...Bryan menyimpan foto Nabila dalam dompetnya...!


Jujur...dari dalam hatinya ia masih belum bisa melupakan wanita itu.Meskipun ia tak pernah mengungkapkan rasa sukanya pada Nabila lantaran sikap Nabila yang terlalu cuek padanya,namun tak bisa dipungkiri,Nabila adalah sosok wanita yang Bryan idolakan sejak pertama kali Bryan melihat wanita itu di masjid saat sholat subuh berjamaah.


Bryan terdiam....


Ada rasa bersalah dalam dirinya terhadap Rubi.Bukan maksudnya untuk menyakiti hati wanita muslimah itu.Namun tak bisa dipungkiri,ia masih sulit melupakan Nabila meskipun kini wanita itu sudah menjadi istri dari kakak tirinya sendiri.


"Bi......"


"mas....Rubi minta maaf....bukan maksud Rubi meragukan niat baik mas Bryan untuk meminang Rubi...tapi maaf....beribu kali maaf....jika boleh Rubi bertanya....apa mas Bryan benar benar yakin memilih Rubi sebagai istri mas...?sedangkan mungkin saat ini..masih ada wanita lain dalam hati dan fikiran mas Bryan..."ucap Rubi.


" mas....menikah itu adalah ibadah yang panjang dalam hidup...seumur hidup Rubi...Rubi selalu berharap...Rubi ingin bisa menikah hanya sekali seumur hidup Rubi..dengan laki laki yang benar benar mencintai Rubi lahir dan batinnya...bukan karena keterpaksaan"


"Bi...kamu bicara apa...tidak ada keterpaksaan dalam hubungan kita Bi....mas tulus ingin menikahimu...mas sungguh sungguh..."


"jika memang mas sungguh sungguh...kenapa masih ada foto wanita lain yang bukan muhrim mas di dompet mas Bryan?" tanya Rubi lagi.Bahkan kini air matanya mulai mengembun.


"Rubi...."


"mas.....tolong jangan bermain main dengan pernikahan...." ucap Rubi.


"jika memang mas Bryan belum yakin dengan niatan mas Bryan....mungkin akan lebih baik jika kita menunda rencana kita..." ucap Rubi.


"Bi...kamu bicara apa?mas yakin ingin menikahi kamu..!mas sungguh sungguh...!"


"tapi dengan adanya foto Nabila di dompet mas Bryan itu sudah berhasil mengikis rasa yakin Rubi tentang keseriusan kamu mas...." ucap Rubi menahan tangis.


"jangan dipaksakan jika memang mas Bryan masih memiliki perasaan pada wanita lain...Rubi nggak mau jika mas menikahi Rubi hanya sebagai pelarian...." ucap Rubi sukses membuat Bryan bungkam dan bergetar.


"jangan terburu buru mengambil keputusan mas...karena pernikahan itu sakral...pernikahan bukan untuk main main..." ucap Rubi.


"maaf mas..Rubi masih banyak kerjaan....Rubi tutup sambungan telefonnya....assalamu alaikum..."


"wa alaikum salam" jawab Bryan lirih.


Sambungan telefon tertutup.


Bryan menghempaskan ponselnya ke atas ranjang.Ia mencengkeram rambutnya sendiri.


Bodoh...!


itu yang Bryan rasakan.Kenapa ia tak bisa melupakan Nabila yang jelas jelas sudah tak mungkin bisa ia gapai.Ia justru masih menyimpan foto Nabila yang ia ambil diam diam menggunakan kamera ponsel itu di dompetnya.


Dan kini...Rubi sang calon istri kecewa padanya,sedangkan waktu pernikahan sudah semakin dekat...!astaga....ia harus bagaimana...?!!


"maafkan mas,Rubi....maaf...." ucap Bryan lirih sambil menatap ponsel yang ternyata wallpapernya pun juga foto candid Nabila.


...----------------...


***Selamat subuuh....


up 04:25


berhubung sebentat lagi lebaran....sebagai emak emak othor juga mulai banyak kesibukan...jadi up nya mungkin nggak beraturan ya...baik jumlah kata maupun waktu up nya....


semoga masih bisa up dua kali sehari...tapi kalau buat crazy up kayaknya susah bestie🙈🙈


yukk....klik like komen vote dan hadiahnya....🥰🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2