Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
56


__ADS_3

Adrian berfikir keras,ia tahu betul jika Dinda sedang menangis saat ini,sungguh...ia benar benar ingin tahu alasan kenapa Dinda menangis,tapi sepertinya wanita itu tak mau mengutarakan nya.


"Din....kamu kenapa sih...aku ada salah?ngomong dong....kalau aku salah aku minta maaf" ucap Adrian lembut sambil membelai rambut panjang milik Adinda.


"aku nggak apa apa mas..." ucapnya sambil terus membenamkan wajahnya mencoba menetralkan tangisnya sebelum mengangkat kepalanya menghadap sang suami.


" Dinda..aku bukan anak kecil sayang.."ucap Adrian.


Adinda menarik nafas panjang,mencoba menetralkan ekspresi nya.Wanita itu kemudian duduk di samping sang suami.Dapat dilihat dari bawah matanya ada bekas cairan bening di sana.


Adrian tersenyum,ia menggerakkan tangannya menghapus sisa air mata di pipi Adinda.


"kamu kenapa?" tanyanya lembut.


"nggak tau..." ucap Dinda dengan muka ditekuk.


Adrian mengernyitkan dahinya.


"nggak tau?"


Ya....wanita itupun juga bingung apa yang membuatnya menangis,membayangkan berpisah dari Adrian membuat nya menjadi sedih.Entahlah,bukankah harusnya ia senang?itukan salah satu harapannya selama ini,bisa lepas dari laki laki yang sudah merusak masa depan nya.Iya kan?tapi kenapa membayangkan perpisahan dengan laki laki itu mebuat Dinda jadi mellow?seolah ia tak rela itu terjadi.Sungguh....dua hari yang indah bersama Adrian sudah berhasil membuat Dinda merasa nyaman.Ia seolah menemukan laki laki yang ia idamkan selama ini.


Adinda kembali memeluk tubuh bertato itu,lalu menyandarkan kepalanya di dada sang suami.


"udah ah...jangan tanya tanya terus" ucap Adinda merengek bak anak kecil.


Adrian tersenyum,ia mengecup pucuk kening Dinda.


"Din..."


"ya...."


"tadi Marco nelfon....dia bilang dia pengen ngajak kamu ikut pemotretan" ucap Adrian


"aku?"


"iya..."

__ADS_1


"kenapa?"


"besok aku ada pemotretan,dan butuh partner cewek,dan Marco bilang kayak nya kamu cocok.Kamu mau?"


Adinda menegakkan duduknya.


"aku di foto sama kamu?" tanya Adinda mulai antusias.


Adrian mengangguk sambil tersenyum.


"aku mau....boleh mas?"


"ya boleh lah....apa sih yang nggak boleh buat kamu sekarang" ucap Adrian.Adinda tersenyum bahagia,ia kembali memeluk tubuh tegap itu.Adrian tersenyum,setidaknya selama dua hari ini ia berhasil membuat Dinda terlihat bahagia.Meskipun itu tidak bisa sepenuhnya menebus dosa dosanya pada Dinda,namun ia cukup bahagia bisa melihat Adinda tertawa di sampingnya.


Adrian mengacak acak pelan rambut panjang milik sang istri.Wajah cemberutnya sudah hilang.Kini senyuman lebar kembali Adinda sematkan di wajahnya.


Tiba tiba...


"tuan...." seorang anak buah yang berjaga di depan pintu rumah Adrian tiba tiba datang menghampiri mereka dengan dua buah kantong kresek putih.


Adrian menoleh ke arah sang anak buah tanpa menjawab.


"kalau begitu saya permisi tuan" ucap sang anak buah sambil membungkuk lalu pergi dari tempat itu.


"makan dulu gih....dari pagi kita belum makan loh" ucap Adrian sambil membuka dua kotak nasi dengan lauk ayam geprek kesukaan Dinda.


"waaahhhhh.....soto....aku suka...." celetuk Dinda asal.


**krikk...kriikk..kriikk


🤣🤣🤣🤣🤣


ngelawak banget si Dinda🤦‍♀🤦‍♀🤦‍♀


Adrian menghentikan aktifitasnya membuka kardus berisi makanan itu.Ia menoleh ke arah Dinda sambil tertawa geli hingga memperlihatkan barisan gigi giginya yang putih.


"kamu cocok deh jadi pelawak..." ucap Adrian sambil tertawa.

__ADS_1


Adinda tak menjawab.Ia masih nampak berbinar melihat sepotong dada ayam dengan limpahan sambel di atasnya.


"suapin enak nih kayaknya" ucap Dinda.


"mau disuapin?" tanya Dinda.


"boleh..." ucapnya.


Adinda meraih satu box nasi geprek itu.


"kamu suapin aku...aku suapin kamu" ucapnya.


"oke" ucap Adrian.


Adrian mulai mengambil nasi dan ayam di box yang berada di tangannya itu.Dengan satu gerakan ia menyuapi Adinda yang sudah membuka mulutnya lebar itu.Adinda pun menerima nya dengan senang hati.Kini giliran Adinda yang melakukan hal yang sama pada sang suami.


Sepasang suami istri itupun menghabiskan waktu sarapan mereka yang terlambat itu dengan saling menyuapi satu sama lain.Mereka begitu menikmati waktu berdua mereka.Hingga dua box nasi ayam geprek itupun ludes tak bersisa.Adinda pun membawa box dan cup gelas minuman yang sudah kosong itu untuk dibuang ke tempat sampah yang ada di dapur.


Adinda segera menuju wastafel untuk mencuci tangannya namun tiba tiba....


seettt....


Sebuah tubuh besar menempel di belakang Adinda.Tangan kekar bertatonya tergerak memutar kran wastafel,lalu dengan gerakan lembut ia membimbing tangan Dinda menuju aliran air dari wastafel tersebut.Adinda menatap dalam wajah laki-laki yang kini jaraknya sangat dekat dengan wajahnya itu.Adrian tersenyum lembut menatap Adinda,sambil tangannya terus mengusap usap telapak tangan Dinda dengan sabun di bawah guyuran air kran disana.Sepasang mata itu seolah saling terkunci.Adinda begitu bahagia di perlakukan bak ratu oleh Adrian.Begitu pula Adrian,ia begitu bahagia melihat Adinda bisa merasa nyaman tanpa merasakan ketakutan saat berada di samping nya.


Aksi cuci tangan pun selesai.Adrian mematikan kran tersebut.Adinda berbalik badan,menatap ke arah Adrian yang terus menatap nya dalam.


"makasih.." ucapnya.


Adrian tak menjawab,ia kembali mendekatkan wajahnya ke wajah Adinda,dan dalam satu gerakan yang lembut sebuah ci**man penuh cinta itu kembali tercipta di antara keduanya.


Adinda mengalungkan kedua lengannya ke leher sang suami,sedangkan Adrian kini mengangkat tubuh mungil Dinda dan mendudukkan nya di bangku dapur tersebut dengan bibir yang masih saling berpag****.


Sepasang suami istri itu kembali hanyut dalam kenikmatan dunia yang mereka ciptakan sendiri.Tanpa mereka sadari sebuah rasa yang sama mulai tumbuh diantara keduanya di saat saat terakhir kebersamaan mereka sebagai sepasang suami istri.Entahlah....jika tujuh hari ini sudah berakhir,dan waktu perpisahan itu telah tiba,apakah mereka akan siap untuk melepaskan satu sama lainnya?apakah mereka akan siap saling merelakan setiap kenangan indah yang sudah mereka rajut bersama selama ini??Entahlah.....


...----------------...


__ADS_1


***BOLEH LAH KASIH LIKE KOMEN VOTE YANG BANYAK..TIAP HARI SEGINI PEMBACA TAPI CUMA DIKIT YANG NINGGALIN JEJAK😢😢😢😢😢😢


DI TUNGGU LIKE KOMEN VOTE NYA YA READERS KUUUHHH🥰🥰🥰🥰🥰🥰😘***


__ADS_2