Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story107


__ADS_3

Malam mulai menjelang.....


Aktifitas di salah satu bengkel terbesar di kota M masih terus berlanjut.Kini para pekerja sudah meninggalkan bengkel.Hanya ada dua manusia di sana yang seolah tak mau saling berjauhan satu sama lain.


Zev sengaja memulangkan para karyawannya dan memilih untuk menyelesaikan semua pekerjaan yang masih tersisa seorang diri dibantu asisten cantik kesayangannya,Nabila.


Kini....Zev keduanya tengah duduk bersimpuh di lantai bengkel,di depan sebuah mobil merah yang masih dalam perbaikan.Nabila memegang satu bungkus nasi goreng yang ia letakkan di atas piring dan mulai membukanya,sedangkan Zev duduk di hadapannya bak anak kecil yang menunggu di suapi ibunya...


"makaaaaannnn.....makaaaaannnnn......laapppaaaaarrrr.....lapaaaaarrrrr........saaayaaaaa mintaaaa makaaaaannnn......." ucap Zev bak orang kelaparan sambil memukul mukulkan ringan tang di tangannya ke lantai bengkel.


Nabila hanya terkekeh...


"makaaaaaaaannnnnnn........." ucap Zev lagi


Nabila mengarahkan satu sendok nasi goreng ke mulut Zev.Laki laki itupun dengan sangat antusias membuka mulutnya lebar bersiap menerima suapan pertama dari sang istri.


Sendok bergerak menuju mulut Zev yang menganga,sudah sampai di ambang bibir,Zev sudah bersiap melahapnya namun tiba tiba....


dengan usilnya Nabila menarik tangannya.Membawa sendok berisi nasi itu ke arah mulutnya dan memakannya tanpa memperdulikan Zev yang menelan ludah kasar.


"eeeemmmmhhh....Masya Allah....enaknya......" ucap Nabila sambil mengunyah makanan itu.Ekspresinya seolah menunjukkan betapa lezatnya makanan di mulutnya itu.


Zev menatap datar ke arah hello kitty usilnya.Dengan tatapan serigala khasnya,ia mendekatkan wajah berjambangnya ke wajah Nabila,begitu dekat...sangat dekat....membuat ujung hidung mancung Zev kini menempel di pipi Nabila.


"eemmmmhhh.....enaknya....kamu nggak mau,ya udah nggak apa apa...buat aku aja..." ucap Nabila santai.


Zev mengerang bak harimau...


"aaakuuuu laaapaaaaarrrr......lapaaaar......" ucap Zev dengan suara serak membuat Nabila nyengir geli.


"ihh...apaan sih ahh..." ucap Nabila cekikikan sambil menjauhkan wajahnya dari wajah Zev.


"lapaaaaar...." ucap Zev lagi masih dengan suara yang sama.


"iya...iya...sini...ya ampun kasian banget suami orang kelaperan" ucap Nabila.


Zev kembali bersiap menerima suapan sang istri.Wanita itupun mengarahkan sendok berisi nasi goreng tersebut ke mulut Zev.Zev pun langsung melahapnya dengan sangat antusias.


Nabila terkekeh.Lucu sekali serigala yang satu ini.


Zev kembali membuka mulut nya saat nasi yang tadi ia kunyah tertelan.

__ADS_1


Aksi suap suapan pun terus berlanjut hingga sebungkus nasi goreng itu ludes tak bersisa.


Nabila menoleh ke arah jam dinding..


"serigala...." ucap Nabila.


"apa cantik?" tanya Zev.


Nabila tersenyum....


"udah hampir isya'...siap siap sholat yuk..." ucap Nabila.


Zev pun mendongak ke arah jam dinding...


Benar....sudah hampir masuk waktu isya',tapi mobil yang sedari tadi di otak atiknya belum selesai.


"kamu sih...bercanda mulu..." ucap Nabila.


"ya udahlah...aku telfon Jordan aja biar kesini..." ucap Zev santai.


"kok gitu?ini udah malem serigala....kasian dong..." ucap Nabila.


Zev meraih ponselnya lalu mengetikkan pesan pada Jordan agar ke bengkel dan membantunya lembur.


Laki laki itu kemudian bangkit dan bersiap untuk melaksanakan sholat berjamaah bersama sang istri di lantai dua bengkel tersebut.


...****************...


Lantunan Adzan selesai berkumandang di susul iqomah setelahnya....


Sepasang suami istri baru itu kini tengah bersiap menata sajadah mereka di lantai tiga bengkel besar tersebut.Di atas lantai keramik di sebuah ruangan berpencahayaan remang remang,yang dulunya adalah tempat bagi Zev mengeksekusi para wanita wanita malam yang dibawanya.


Ruangan yang dulunya terkesan mengerikan dan misterius itu kini terasa lebih nyaman.Foto foto dan hiasan hiasan bernuansa fulgar yang dulu memenuhi tempat itu kini sudah lenyap entah kemana.Berganti deretan foto foto polaroid yang menampakkan wajah ayu Nabila yang jumlahnya ratusan,bersanding dengan lampu lampu LED cantik yang menggantung menghiasi seluruh penjuru kamar.


Nabila sudah mengenakan mukena bawahnya.Kini wanita itu meraih mukena atas nya dan bersiap mengenakannya.


Zev mendekat,laki laki itu meraih kain putih tersebut dari Nabila.Tangan berotot nya tergerak memasangkan mukena tersebut pada tubuh sang wanita.


Nabila hanya menurut.Ia suka diperlakukan seperti ini.Ia suka dengan Zev yang kini sangat manis.


"makasih..." ucap Nabila manis.

__ADS_1


Zev tersenyum...


"makmumku cantik banget...." ucap Zev.


Nabila hanya tersipu malu.


Zev kembali mengulum senyum.Laki laki itu kemudian berbalik badan.Dengan peci di kepala,anak sulung James itupun memposisikan tubuhnya di atas sajadah.


"Allahu Akbar....."


Takbiratul ikhram terucap dari bibir merah pria mantan narapidana itu.Pria itu berdiri di baris depan menjadi pemimpin ibadah bagi Nabila putri sang psychopath Adrian Tama.


Lantunan Alfatihah dan surat surat pendek mengalun merdu dari bibir sang mantan pembunuh berdarah dingin yang selalu meninggalkan jejak kepala serigala di setiap aksinya itu.


Kedua anak manusia yang kini saling mencintai itu terlihat begitu khusyuk.Meninggalkan sejenak urusan dunia nya dan fokus menyembah Sang Maha Pemberi Kehidupan,Allah azza wa jalla....Sang Maha Perkasa.Sang Maha membolak balikkan hati hambanya.


Dua anak manusia yang dipertemukan atas dasar dendam,lalu didekatkan...dan ditumbuhkan lah benih benih cinta di antara keduanya setelah melalui proses kehidupan yang begitu rumit.


Ya....Allah mendekatkan tulang rusuk anak cucu Adam dengan berbagai cara.


Zev yang semula sangat membenci Nabila,menyiapkan berbagai taktik jahat dan mengerikan untuk sang wanita,nyatanya dengan mudah Allah membalikkan hatinya,memberikan rasa iba dan penyesalan manakala sang wanita terpuruk karena ulahnya.


Dalam sekejab mata Sang Pemberi kehidupan pun membuka mata si mantan pembunuh.Menunjukkan segala kebohongan yang selama ini di rangkai dengan begitu indah oleh sang paman melalui Umi Atikah.


Semua berubah....


Dendam hilang dan cinta pun tumbuh.Kini kedua anak manusia itu tengah bersiap menapaki jalan baru dalam hidupnya,sebagai sepasang suami istri yang saling mencintai,saling menyayangi,saling melengkapi dan saling belajar menuju pribadi yang lebih baik.


...❤❤❤...


...----------------...


***Selamat pagi menjelang siang....


up 9:50....


yang kemarin up dari jm set 10 g lulus"...nggak tau kenapa lagi ini....


semoga bab ini nggak ketumpuk sama bab sebelumnya ya.....☺


yuuukkk.....klik like komen vote dan hadiahnya😍😍😍***

__ADS_1


__ADS_2