Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story17


__ADS_3

Hari berganti.....


Hari ini hari minggu.Aktifitas perkuliahan Nabila tengah libur.Setelah sholat subuh gadis tomboy itu kembali ke dalam kamarnya.Pintu rumah utama sengaja ia kunci lantaran saat ini ia tengah berada di rumah sendiri,sedangkan bu Lastri jualan soto dipasar.


Saat ini jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi,tapi gadis itu masih asyik bergelut dengan bantal gulingnya.Bahkan hanya sekedar untuk mandipun rasanya sangat malas.


tok...tok....tok.....


suara pintu diketuk.


Nabila tak bergeming.


tok....tok....tok.....


diketuk lagi....


Masih tak bergeming.Ia malah semakin nyenyak.


tok...tok.....tok.....tok.....


Tetap tak bergeming.


hening...


.


.


.


hening...


.


.


.


.


masih hening....


.


.


.


.


.


.


.


.


DORR..DORRR...DORRR...DORRR...DORRR...DORRR...


Rentetan suara gedoran pintu sukses membuat gadis tomboy itu terjingkat kaget.Rasanya pintu itu hendak roboh saking kerasnya seseorang memukul pintu kayu itu dari luar.


Nabila mengumpat hebat.Seolah seisi kebun binatang keluar dari mulutnya.Dengan cepat dan kesal wanita itu melangkah mendekati pintu lalu membukanya kasar.


Dilihatnya disana seorang pria bertubuh tinggi besar berdiri di depan pintu rumahnya.Dengan topi yang ia gunakan untuk menutupi benjolan di dahinya serta sebuah kacamata hitam yang membingkai mata indahnya laki laki itu nampak berdiri dengan angkuh menatap wanita yang masih mengenakan piyama tidur dengan muka bantalnya itu.


"lo ngapain kesini?" tanya Nabila kesal.


Kyle tersenyum sinis,ia kemudian melepaskan kacamata hitamnya dan menggantungkannya di kerah kaos putih yang membungkus tubuh kekarnya.

__ADS_1


"yang sopan sama bosmu" ucap Kyle.


"bodo amat...!!.lo ngapain kesini?!" tanya Nabila lagi.


"ini jam berapa?" tanya Kyle sambil mengetuk ngetuk jam tangannya di dapan wajah Nabila.


"kamu nggak kuliah kan?harusnya kamu bisa dataang lebih pagii ke bengkel" ucap Kyle.


"males...!gue nggak mau balik ke tempat itu lagi..!" ucap Nabila lalu bergegas menutup pintu rumah itu namun Kyle dengan cepat menghalangi pergerakan Nabila dengan tubuh kekarnya,membuat pintu yang setengah tertutup itu tak dapat tertutup sempurna.


"minggir..!" ucap Nabila keras sambil melotot.


Kyle tak bergeming.Ia mendorong pintu itu ke dalam hingga terbuka.Nabila terpelanting,Kyle kemudian masuk ke dalam rumah itu dan menguncinya dari dalam.


Nabila makin murka.Mau ngapain lagi itu si duda gila.


Kyle mencabut kunci itu dari tempatnya lalu memainkannya di tangan dengan mata yang mulai menatap nakal ke arah Nabila.


"mau lo apa sih?!!keluar nggak lo..!atau gue teriak....!!!“


" berisik banget sih kamu...jangan galak galak dong jadi perempuan "ucap Kyle santai sambil mencoba menyentuh dagu Nabila namun wanita itu mengelak.


" jangan kurang a*ar..!!"bentak Nabila.


Kyle Mengorek telinganya dengan jari,sungguh...suara gadis ini benar benar memekakan telinga.


"balikin kuncinya..!lo ngapain sih kesini..!keluar..!!!" ucap Nabila emosi.


"sssssstttt...." ucap Kyle sambil menempelkan jari telunjuknya di bibir merahnya..


"jangan berisik kelinci kecil" ucapnya sambil mencoba menangkup wajah Nabila namun dengan cepat gadis itu menepisnya.


Kyle hanya tersenyum manis,namun lagi lagi terlihat menyebalkan di mata Nabila.


Kyle merebahkan tubuhnya di atas sofa,kemudian menaikkan kakinya ke atas meja dengan posisi menyilang seolah tengah berada di rumahnya sendiri.


"ingat Gita...kamu masih terikat kontrak denganku..!jangan macam..karena kalau kamu macam macam...bisa jadi rumah ini akan terjual untuk menebus denda pelanggaran kontrakmu" ucap Kyle dengan senyuman penuh kemenangan.


Nabila menipiskan bibirnya.Lagi lagi laki laki ini membuatnya naik darah.


Nabila menghentak hentakkan kakinya ke lantai saking kesalnya.


"kenapa semalem nggak gue lempar ban sih lo...!!sumpah eneg banget gue liat muka lo...!!" ucapnya jengkel.


Ia kemudian bergegas ke dapur untuk membuatkan kopi sang bos gila sambil tak henti mengucap sumpah serapah.Kyle dibuat makin diatas awan mendengar umpatan umpatan itu.


Nabila memulai meracik kopi untuk Kyle.Tak tanggung tanggung,tiga sendok gula dan setengah sendok kopi jadi takaran khusus untuk sang duda yang sudah menunggu disana.


"gue bikin diabetes lo....!!" ucapnya penuh dendam.


Nabila kembali berjalan dengan wajah tak bersahabat ke ruang tamu dengan satu cangkir kopi super manis di tangannya.


.


.


praaang...


.


.


"nih...minum..!!" ucapnya judes sambil meletakkan cangkir berisi kopi itu dengan kasarnya tepat disamping kaki Kyle,membuat sebagian kopi itu tumpah mengenai sneakers duda gila itu.


Kyle tersenyum sinis menatap Nabila.


"lap" ucapnya sambil menggoyangkan telapak kakinya yang berbalut sepatu itu.


Nabila makin melotot.

__ADS_1


"lap sayang..." ucap Kyle lagi dengan angkuh tanpa mengubah posisi nya.


Nabila makin geram.Ia berjalan ke kamar mandi,mengambil pel lantai yang tergantung di dinding kamar mandi.Dan dengan penuh emosi ia berjalan mendekati Kyle dan mengelap sneakers mahal itu dengan kain pel.


Kyle tergelak.Entah kenapa ia begitu menikmati suasana ini.Melihat kemarahan Nabila seperti hiburan tersendiri untuknya.


Nabila selesai dengan aksi bersih bersihnya.


Ia melempar pel itu dengan kasar ke lantai.Ia menatap tajam wajah menyebalkan Kyle dengan dada naik turun saking emosinya.


"sudah....??...sekarang buatkan lagi kopi untukku...itu sudah kotor" ucap Kyle sambil menunjuk cangkir kopi di atas meja itu dengan santainya.


"lo pikir gue babu lo apa?ini rumah gue ya..bukan di bengkel lo ...lo nggak berhak merintah gue..!" ucap Nabila makin tak terkendali.


Kyle diam.


Nabila menatap tajam laki laki di hadapan nya.


.


.


.


hening...


.


.


.


.


.


"kopi" ucap Kyle singkat tanpa dosa.


Nabila mengepalkan tangannya sambil menghentak hentakkan kakinya.Sumpah...manusia ini benar benar membuat Nabila naik darah.


Lagi....Nabila kembali berjalan ke dapur.Baru selangkah dia menapakkan kaki....


"jangan terlalu manis kelinci kecil...kalau kamu tidak mau bolak balik ke dapur lagi..." ucapnya lagi begitu santai bak tuan rumah.


Nabila menghela nafas panjang...


Sabaarr....sabarrrr......


Lagi....membuat kopi lagi...kali ini dengan takaran yang pas menurut Nabila.


"ada racun gue kasih racun nih orang..." ucapnya kesal sambil terus mengaduk kopi hitam buatannya itu.


Gadis itu kemudian kembali ke ruang tamu untuk memberikan kopi buatannya untuk sang bos gila.


praangg....


Cangkir mendarat dengan kasar di atas meja.Lagi lagi....sebagian tumpah....


"makasih sayang....sekarang silahkan mandi...aku tunggu disini...ingat....jangan lama lama...atau aku akan menyusulmu..." ucapnya dengan sebuah senyuman yang terlihat begitu menjijikkan di mata Nabila.


Nabila berbalik badan dengan kesal.Ia kemudian menuju kamar untuk mengambil baju ganti dan handuk mandinya.


"awas aja lo...gue bales lo ntar..." monolognya dengan raut wajah geram.


...----------------...


***KOK HADIAH DAN VOTE NGGAK NAMBAH???


YUKK...KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA....🥰🥰🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2