Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story104


__ADS_3

Mentari semakin naik....


Di dapur rumah Zev,sepasang suami istri itu tengah asyik berkutat dengan berbagai peralatan memasak mereka.Atau lebih tepatnya Nabila yang memasak,sedangkan Zev hanya asyik nempel di belakang tubuh anak Adrian itu.Ya....laki laki itu seolah tak mau jauh dari Nabila barang sedetik saja.


Seperti saat ini,Nabila tengah mengiris beberapa sayuran,Zev terus memeluk tubuh ramping itu dari belakang sambil menciumi pucuk kepala sang istri.Tak peduli dengan sang ART yang sedari tadi mondar mandir membantu Nabila memasak itu.


"serigala ih....sana an dikit napa sih.." ucap Nabila.


"nggak mau..." ucap Zev manja bak seorang bocah.Laki laki itu kini bahkan menciumi leher jenjang Nabila yang tak terhalang sehelai rambutpun lantaran kini sang wanita mengikat rambutnya tinggi,membuat bekas bekas gigitan srigala di lehernya terlihat sangat jelas.


Semua atas permintaan sang suami,ia seolah bangga dengan hasil karyanya itu.Tak peduli dengan sang ART yang sesekali melirik tingkah sang majikan itu dengan tatapan risih sekaligus jijik.


Dasar mantan duda kurang belaian...!dapat istri baru langsung nemplok terus nggak mau lepas..!


Nabila kembali terkekeh saat merasakan jari jari Zev sesekali usil menggelitiki pinggang ramping itu,entahlah....tangan dan bibirnya seolah tak bisa berhenti bergerak jika sudah bersama Nabila.Dan seolah Zev juga tak peduli pada pandangan orang dan sedikit tak tau tempat.Mungkin lantaran pengantin baru...dunia seolah milik berdua....yang lain hanya tikus tikus dapur yang berseliweran menyaksikan keromantisan kelinci dan serigala yang begitu manis menjurus ke lebay..!


saat keduanya asyik potong potong sayuran sambil bercanda...


seorang laki laki berlari dengan sempoyongan menuju kamar mandi yang letaknya tak jauh dari dapur rumah membuat Nabila dan Zev reflek menoleh ke arahnya..


"hooooeeeeekkkkk....."


Suara itu terdengar berkali kali.Jordan muntah muntah hebat di dalam kamar mandi.Mungkin efek dari alkohol yang ditenggaknya semalam.


"serigala..."


"apa...?"


"mas Jordan kenapa?"


"muntah.." ucap Zev santai.


"iya tau....jangan jangan dia sakit..." ucap Nabila terlihat khawatir.


"enggak sayang..itu efek maboknya aja.." ucap Zev.


"dia emang biasa kayak gitu?" tanya Nabila lagi.


"iya....bahkan yang lebih parah dari itupun pernah..." ucap Zev sambil mencium pipi sang istri sedang tangannya tak lepas merengkuh pinggang wanita cantik itu.


"teler di mobil pernah....tidur di teras pernah...nggak bisa pulang nginep di club pernah...mabok sambil begituan ama cewek di mobil pernah...mabok beratem bonyok pernah...semua pernah...." ucap Zev.


"kamu juga ikut...?"


"ya iyalah...aku sama dia kemana mana berdua sayang...kita kerja bareng...nakal bareng...bre**sek bareng...!semuanya....bahkan kita pernah join cewek berdua.." ucap Zev jujur


"ih...kamu....jorok ah..." ucap Nabila sambil memukul lengan Zev yang memeluknya erat.Sungguh...ia merasa jijik dengan cerita Zev ini.Tapi ia sadar betul...seperti apa masa lalu Zev dan Jordan.Mereka memang mantan laki laki be*at...jauh dari kata alim.


"beneran...cuma cewek club....biasa kayak gitu mah..." ucap Zev tanpa beban.


"tapi mas Jordan keliatan baik..." ucap Nabila.


"baik....dia baik banget malah...dia dewasa....walaupun be*at...tapi dia ngotak....dia masih bisa mikir jernih..."


"nggak labil kayak kamu..." sambung Nabila.


"betull.."ucap Zev sambil menyentuh ujung hidung Nabila membuat wanita itu terkekeh.

__ADS_1


" kasian mas Jordan....aku pikir dia kayak gitu gara gara patah hati liat Rubi sama Bryan"ucap Nabila.


"ya enggak lah....mabok dan cewek tuh udah aktifitas dia sehari hari....itu udah kayak hobi...jalan pintas buat ngilangin stres kita...sama kayak aku...sebelum ketemu kamu..." ucap sang serigala sambil kembali menciumi pipi hingga bibir Nabila.


"dia bisa berubah nggak sih?" tanya Zev.


"maksudnya?"


"berhenti dari kebiasaan buruknya....kok aku kasian liatnya Srigala...padahal mas Jordan orangnya baik lo.." ucap Nabila.


Zev tersenyum....


"mungkin bisa...kalau udah nemu pawangnya...." jawab Zev.


"kayak kamu dong?"


"he'eh...nih pawangnya...pawang serigala..." ucap Zev sambil meremas gemas salah satu benda kenyal Nabila membuat wanita itu terkekeh lagi..


"kalau aku pawang serigala terus nanti istrinya mas Jordan pawang apa?" tanya Nabila.


"nggak tau....pawang kuda kalik..." ucap Zev asal.


Nabila tergelak,ia memukul ringan perut sang suami dengan sikunya.


"kamu ih...kalau ngomong seenak nya aja..." ucap Nabila.


Zev tak peduli ia terus memeluk tubuh ramping yang sedari tak ingin ia lepaskan itu.


"serigala...."


"hmmm...." ucap Zev sambil kini menghirup aroma rambut sang istri.


"punya....dia punya ibu....tapi nggak punya bapak"


"kok bisa...?"


"bapaknya digondol j*lang...dia milih bercerai sama mamanya Jordan dan memilih pergi ninggalin keluarganya saat Jordan SMA,demi ja*ang..." ucap Zev.


Nabila menghela nafas panjang,kasihan...batin Nabila.Ternyata Jordan anak broken home.


Di balik sifat Jordan yang cukup humoris ternyata ada kisah pilu dibaliknya.Dan semua itu ia tutupi dengan rapat.Seolah hidupnya bahagia dan tak ada beban.


Sementara di dalam kamar mandi.


Jordan kembali terkapar di lantai ruangan yang tak terlalu luas itu.Laki laki itu kembali tak sadarkan diri.Jordan dan Zev memang pamabuk kelas atas.Entah sudah berapa botol alkohol yang Jordan tenggak semalam hingga laki laki itu menjadi se tepar ini.


Nabila masih fokus dengan masakannya,sedangkan Zev ia menuju kamar mandi,dilihatnya sang sabahat kembali terkapar dalam kondisi terlentang di lantai kamar mandi rumahnya itu.


Zev menghela nafas panjang,ia meraih tubuh Jordan dan kembali memapahnya,membawa raga sang sahabat menuju ruang televisi yang letaknya tak jauh dari ruang makan dan menidurkannya di salah satu sofa panjang disana.


Nabila mendekat....


"makan dulu yuk...udah mateng tuh..." ucap Nabila pada Zev.


Zev tersenyum...


"okey..." ucapnya singkat.

__ADS_1


Zev pun mengikuti langkah sang istri.Keduanya pun mulai menikmati sarapan mereka.Meninggalkan Jordan yang masih tak sadarkan diri.


Di meja makan....


"Kelinci...." ucap Zev pada Nabila yang tengah mengambilkan nasi untuk sang suami.


"apa?"


"emang Rubi sama Bryan beneran ada hubungan?" tanya Zev.


"mana aku tau...harusnya kamu tanya dong sama Umi" ucap Nabila.


"tapi kan Rubi sahabat kamu...aku nggak enak kalau nanya nanya soal Bryan...kamu tau kan...kayaknya dia dan Hanum nggak terlalu suka sama aku...." ucap Zev sambil kembali merengkuh pinggang Nabila yang berada di samping kursinya.


Nabila meletakkan piring yang sudaj diisi nasi dan lauk pauk itu dihadapan Zev,tangannya tergerak merangkul pundak sang suami,


"Rubi itu sahabat kecil aku...kita ketemu pas aku tinggal di kota ini sebelum papa dipenjara....setelah itu...setelah aku balik ke kota...aku udah nggak pernah ketemu dia lagi...ketemu ketemu ya kemarin pas nenek jatuh dari motor...ternyata dia masih inget sama aku...aku aja udah hampir lupa..." ucap Nabila.


"setau aku keluarganya Rubi itu keluarga yang taat...kayak Umi kamu....jadi kayaknya sih...nggak heran kalau Bryan dan Rubi deket..." ucap Nabila.


Zev hanya mengangguk...


"ya udah makan gih...." ucap Zev.


"ya..." jawab Nabila.


Wanita bersuami itupun segera duduk di salah satu kursi dimeja makan itu lalu memulai sarapannya berdua dengan sang suami.


"emm...hello kitty..." ucap Zev.


"ya..."


"aku mau tanya....boleh kan....kalau aku tetap ngasih uang bulanan....buat Nora..." ucap Zev.


Nabila terdiam sejenak....


"walau gimanapun juga...orang yang hubungan nya paling deket dengan Nora adalah aku...kamu tau kan maksud aku.." ucap Zev.


Nabila tersenyum lembut...


"aku ngerti....aku justru seneng kalau kamu masih mau peduli sama Nora...kasian dia...dia sekarang udah banyak berubah loh...aku aja kalah sama dia...dia sekarang udah berhijab..." ucap Nabila.


"iya...aku juga nggak nyangka dia bisa berubah sedrastis itu....ini semua karena papa kamu..." ucap Zev.


Nabila tersenyum....


"udah gih makan...keburu dingin...." ucap Nabila.


Zev kembali tersenyum.Keduanya pun kembali menikmati sarapan mereka...


...----------------...


***SELAMAT MENANTIKAN WAKTU BERBUKA PUASA....


YUKK....


MANA DUKUNGANNYA....

__ADS_1


KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA LAH..BIAR YANG NULIS MAKIN SEMANGAT...🥺***


__ADS_2