Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
175


__ADS_3

Sementara di tempat lain....


Di sebuah toko kue...


Alat tranportasi yang identik dengan pengendara motor berhelm dan berjaket hijau itu berhenti di depan toko kue dengan seorang wanita bergamis hijau sebagai penumpangnya.


Naya menyerahkan sejumlah uang pada pengemudi ojol tersebut.


"wah kebanyakan mbak..."


"nggak apa apa mbak..kembaliannya buat bapak aja..." ucap Naya.


"waahh...makasih banyak mbak.."


"sama sama pak..." jawab Naya ramah.


Gadis manis berhijab syar'i itu pun bergegas masuk ke dalam toko.


"assalamu alaikum...." ucapnya.


"wa alaikum salam..." sahut bu Ela dari dalam dapur ruko tersebut.


Naya mendekati wanita yang sudah seperti ibu kandungnya sendiri itu lalu meraih punggung tangannya serta menciumnya.


"kamu baru pulang Nay?" tanya bu Ela.


"iya buk...ibuk sendiri?Dinda sama mas Adrian nggak kesini?"


"ndak...biarkan Dinda istirahat,dia kan lagi hamil...ndak boleh terlalu capek.." ucap bu Ela.


Naya mengangguk.


"kamu udah makan?" tanya bu Ela.


"belum buk" jawab Naya.


"kamu makan dulu sana...ibuk sudah masak tadi..."


Naya tersenyum.


"iya buk..." jawabnya.


Gadis cantik itupun segera menuju meja makan.Ia meraih piring dan mulai mengisinya dengan nasi dan lauk pauk yanv tersedia di sana.


"Chika ndak bareng kamu ndok?" tanya bu Ela lagi sambil sibuk menghias kue ulang tahun pesanan pelanggan.


Naya mengusap wajahnya dengan kedua telapak tangannya setelah selesai mengucap doa sebelum mulai menyendok nasi pada piring di hadapannya.


"Chika mah sekarang jarang buk bareng sama aku...kan udah ada yang antar jemput..." ucap Naya lalu mulai memasukkan nasi beserta lauk nya itu kedalam mulutnya.


Bu Ela tersenyum..


"iya ya....sekarang dia sudah punya pacar..." ucap bu Ela.


"kalau kamu kapan Nay?" tanya nya lagi.


"kapan apanya buk?"


"punya pacarnya...."


Naya terkekeh....


"kalau aku punya pacar...aku pasti langsung di suruh nikah buk sama ayah..." ucap Naya santai sambil mengunyah makanannya.


Bu Ela terkekeh...


"la kalau sama nak Marco gimana?ibuk lihat dia pemuda yang baik...agamanya juga bagus..." ucap bu Ela.


Naya mengulum senyum...


"iya...." jawabnya.


Bu Ela menoleh ke arah Naya....


"iya apanya?"

__ADS_1


"iya....bener yang ibuk bilang...mas Marco itu orangnya baik..." ucap Naya memuji.


"kamu suka sama dia?" tanya bu Ela.


Naya tersenyum lagi....


"Naya mengagumi dia buk..." ucap Naya..


"seperti nya dia juga punya rasa yang sama sama kamu ndok..." ucap Bu Ela membuat Naya tersipu malu.


"ibuk bisa aja..."


"lhoo....bener...ibuk itu sudah bisa menilai dari gerak tubuh dan cara dia menatap kamu.." ucap bu Ela.


Naya makin merona malu.


"dari pada kelamaan...toh kalian juga sudah sama sama dewasa....mending langsung nikah aja..."


"apa sih buk...Naya masih kecil...masih pengen kuliah,masih pengen kerja..belum mikir sampai kesitu..." ucap Naya mengelak.


"alaahh...kamu ini..." ucap Bu Ela menggoda.


Keduanya asyik dengan obrolan santai mereka,tiba tiba...


"assalamu alaikum...." suara dari sepasang muda mudi itu sukses menarik perhatian bu Ela dan Naya.


"wa alaikum salam..." sahut mereka bersamaan.


Dilihatnya Joddy dan Chika muncul dari balik pintu dapur.


"eeh....kalian...baru pulang?" tanya Bu Ela.


"iya buk.." jawab Chika sambil mendekati ibu kandung Adrian itu.Ia meraih punggung tangan bu Ela lalu menciumnya.Begitu pula dengan Joddy,pria itu melakukan hal yang sama seperti yang Chika lakukan.


Chika mengedarkan pandangannya ke segala penjuru dapur.


"Kok sepi buk?pada kemana?" tanya Chika.


"Dinda sama Adrian lagi dirumah..." ucap bu Ela..


"oh...iya buk..." jawab Chika.


"kaliam sudah makan?" tanya bu Ela lagi.


"belum buk..." jawab Chika.


"makan dulu sana...tuh sama Naya sekalian" ucap bu Ela.


"nak Joddy...silahkan makan dulu..." ucap bu Ela lagi pada Joddy.


"makasih buk" jawab JoddyJoddy sungkan.


"Chik....ajak Joddy makan.." ucap wanita tua itu lagi.


Bu Ela menyentuh pundak Joddy.


"nggak usah malu malu kalau disini...anggap saja rumah sendiri.." ucapnya.


Joddy mengangguk...


"iya buk..." jawab nya.


Laki laki itupun duduk di meja makan bersama Chika.


"layanin Chik...belajar jadi istri yang baik..." ucap bu Ela menggoda.


"ibuk...bisa aja..." ucap Chika malu malu.


Ketiganya pun mulai makan bersama sambil bercerita kesana kemari.


Bu Ela selesai dengan hiasan kuenya.Wanita itu kemudian mengemas kue tersebut ke dalam kotak.


"itu di antar apa di ambil buk?" tanya Naya yang sudah selesai dengan makannya.


"di ambil Nay....paling juga sebentar lagi..." ucap Bu Ela.

__ADS_1


"Nay...Chik...ibuk tinggal sebentar ya..."


"ibuk mau kemana?"


"mau ke toko kelontong di seberang jalan itu...tepungnya kurang ini kayaknya...masih ada pesenan brownis hari ini.."


"biar Naya aja buk yang beli...ibuk di sisni aja..." ucap Naya.


"ndak usah....biar ibuk sendiri aja....sekalian keluar hirup udara segar..." ucap Bu Ela.


"kalau jam segini bukan udara segar lagi buk..tapi polusi..." ucap Joddy membuat ke empat orang yang ada di sana tergelak.


"kamu ini ternyata lucu juga...udah...ibuk mau beli tepung dulu..." ucap Bu Ela.


"nggak mau Naya temenin buk?" ucap Naya menawarkan diri lagi.


"ndak usah ndok....kamu ke depan aja jagain tokonya." ucap bu Ela lagi.


Naya pun mengangguk.Bu Ela bergegas keluar dari toko tersebut menuju ke toko kelontong yang ada di seberang jalan.


Sementara Naya sibuk menyiapkan bahan bahan untuk membuat brownis,sepasang kekasih yang tengah dimabuk cinta itu terlihat begitu asyik bercanda sambil memakan makanan mereka.Tak jarang mereka saling suap suapan seolah tak peduli pada Naya yang sedari tadi berada di ruangan yang sama dengan mereka.


"teroooosssss....dulang dulangan teerroooosss....gak ketok a onok aku ndek kene ig...." ucap Naya


(terusss...suap suapan teruusss...nggak kelihatan ya ada aku di sini)


"dihh....sirik aja kamu Nay...." ucap Chika.


"makanya Nay...abang gue jangan lu sia sia in...udah...langsung nikah aja sonoh....jomblo akut juga dia...sama kek lo.." ucap Joddy enteng...


"apa'an sih....asal kamu tau ya................"


Belum selesai Naya berucap,tiba tiba...


.


.


.


.


.


daaaaaaggghhhh


"aakkkkhhhh....!!!!"


"ibuuuuukkkkkk.....!!!"


Naya Chika dan Joddy tersentak.


"apaan tuh..?" ucap Joddy.


"kita liat yuk..." ucap Naya sambil secepat kilat berlari ke luar toko di ikuti Chika dan Joddy di belakangnya.


Saat sampai di depan toko....


"ibuuuuuuuukkkkkkk...!!!!!!!"


...----------------...


***Ciiaaahhh....di gantung lagi....


pasti udah bisa menebak nih...ada apa ya kira kira.....


ramaikan kolom komen nya dengan prediksi kalian..🥰🥰


.....


dears silent readers***....



***Sehari yang baca sebanyak ini...boleh lah..pada tinggalin jejak...1 like pun itu berharga banget buat othornya....🥰🥰🥰

__ADS_1


makasih...🥰🥰🥰🥰***


__ADS_2