Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story67


__ADS_3

Malam menjelang...


Sebuah taksi online nampak berhenti di depan rumah sederhana berpagar besi setinggi dada orang dewasa.


"lo langsung ke bengkel deh....ambil mobil..jemput gue bentar lagi..." ucap Zev pada Jordan.


"oke.." jawab Jordan singkat.


Zev pun turun dari taxi.Dengan ransel di punggungnya ia mendekati rumah sederhana itu dan mengetuk pintunya.


tokk....tokk....tokk......


Pintu diketuk....


Tidak ada sahutan....


tokk....tokk....tokk......


Diketuk lagi....


ceklekk....


Pintu terbuka....


Dilihatnya wanita tua itu muncul dari dalam rumah tersebut dengan luka perban di pelipisnya..


Ya....itu Bu Lastri..!


"kamu....?!!" ucap Bu Lastri tak bersahabat.


"ngapain kamu kesini?!!mau apa kamu...?!!" ucap bu Lastri lagi.Ya.....wanita itu memang tidak tau bahwa kini Zev dan Nabila tengah menjalin hubungan dekat.


"eemmm....sa...saya....mau..." ucap Zev terbata bata.Terlebih lagi kini bu Lastri menatapnya dengan mata melotot dan tangan yang berkacak pinggang.


"mau apa?!mau gangguin cucu saya lagi?!dari mana kamu tau kalau cucu saya ada di sini sekarang?hah?!jawab....!!" ucap Bu Lastri lantang.


"nek...saya......."


"saya apa?!banyak alasan kamu...!!pergi sana...!!jangan ganggu cucu saya...!!" ucap Bu Lastri lantang.


"nek....saya kesini cuma mau........"


Belum selesai Zev bicara,Bu Lastri sudah meraih sapu yang berada di belakang pintu.Dengan cepat ia memukul tubuh Zev dengan sapu itu sambil terus mengusir laki laki berparas tampan tersebut.


Kegaduhan itu pun membuat Adrian dan keluarga yang semula berada di ruang keluarga pun langsung berlari menuju pintu utama rumah tersebut guna melihat apa yang terjadi.


Nabila melotot melihat serigala tampannya tengah dipukuli sang nenek menggunakan sapu.Nabila pun berlari mendekati kedua manusia yang tengah bergaduh itu.


"neekk...nenek udah....!" ucap Nabila mencoba melerai.Ia berdiri di hadapan sang nenek mencoba melindungi serigalanya agar tak kena amukan yang lebih parah dari bu Lastri


"kamu ngapain berdiri di situ...!minggir...!nenek mau ngasih pelajaran sama setan ini...!" ucap Bu Lastri masih mencoba memukul tubuh Zev dengan sapu di tangan nya.


Zev tak berkutik.Ia bersembunyi di belakang tubuh Nabila sedangkan gadis itu terus berusaha melindungi sang serigala tersayang.


Andai bukan nenek Nabila...mungkin Zev sudah melempar tubuh wanita tua itu saking gregetannya.Datang baik baik,bukannya di suruh masuk malah di amuk pakai sapu.


Adrian hanya terkekeh melihat pemandangan itu.Nenek nenek satu itu memang beda.Dulu Adrian yang di buat kicep oleh Bu Lastri tanpa wanita itu melakukan hal apapun,kini giliran Zev yang dibuat tak berkutiik oleh wanita itu.


"tolongin tuh.." ucap Adrian sambil menyenggol lengan Adinda dengan sikunya

__ADS_1


Dinda menoleh ke arah sang suami..


"Kenapa nggak kamu aja?" tanya Adinda meledek.


"ibuk kamu serem..." jawab Adrian.


Adinda terkekeh.Ia kemudian dengan tenang berjalan mendekati sangg ibu.


"buuk...ibuk udah buk.."


"apa sih Din...?!!ini laki laki biad*p yang sudah menyakitii anak kamu dulu...!"ucap Bu Lastri murka.


"iya ...Dinda tau...ibuk tenang dulu ya...kita bicarain ini di dalem"ucap Adinda menenangkan.


" tapi ndok....!"


"ibuk....kita masuk...ada yang mau Dinda jelasin sama ibuk" ucap Adinda.


Bu Lastri menatap tajam ke arah Zev.Dengan kasar wanita itu melempar sapu di tangannya ke arah pemuda tampan tersebut membuat Zev terjingkat.


Zev menghela nafas panjang..untung calon nenek mertua,kalau nggak..mungkin udah Zev banting tuh perempuan tua.


"kak...ajak Zev masuk ya..."ucap Dinda.Nabila hanya mengangguk.


Semua pun masuk ke dalam rumah tersebut.Zev duduk di samping Nabiila,sedangkan Bu Lastri duduk di samping Adinda.Adrian dan Angkasa duduk di tengah tengah.


"dek...ambilin nenek air putih gih..."ucap Adinda pada sang putra.


"iya ma.."jaawab Angkasa.


Remaja itupun bangkit dan menuju dapur untuk mengambilkan air putih untuk sang nenek.


" kamu ngapain sih Din...nyuruh orang ini masuk ke rumah kita..!kamu juga Bil...ngapain deket sama dia..!sini kamu..!"ucap Bu Lastri.


Nabila tak bergeming,tangannya kini justru terlihat menggendeng lengan Zev erat erat.


Angkasa datang dari dapur dengan segelas air putih di tangannya.


"ini nek...minum dulu.." ucap Angkasa.Bu Lastri pun meraih gelas tersebut dan meminum air itu.Setelah selesai....


"ibuk..kenalin...ini namanya Zev...dia pacarnya Nabila.." ucap Adinda sambil tersenyum.Bu Lastri reflek menoleh ke arah sang putri.


"pacar??" ucap Bu Lastri kaget


"iya buk.." jawab Adinda.


"kok bisa...??!dia kan..........." ucap Bu Lastri menggantung.


Adinda tersenyum,


"iya..nanti Dinda ceritakan sama ibuk..." ucap Adinda.


Bu Lastri memegang pelipisnya saat merasakan pusing di kepalanya.


"ibuk pusing ndok....ibuk mau istirahat aja kalau gitu" ucap Bu Lastri.


"ya udah...Dinda temenin ibuk ke kamar ya.." ucap Adinda.Bu Lastri pun mengangguk.Ia kemudian bangkit dan bergegas menuju kamarnya di temani Adinda.


Seperginya Dinda dan Bu Lastri...

__ADS_1


Zev menghela nafas panjang.Adrian tersenyum geli melihat raut wajah Zev.


"maafkan mertua saya Zev...dia memang begitu orang nya" ucap Adrian tenang.


"iya om...nggak apa apa.."jawab Zev.


" oh ya...ngomong ngomong...kamu kenapa bisa ada disini?"tanya Zev.


"Nabila yang ngasih tau om...katanya dia lagi ada di kota ini...makanya saya susulin..." ucap Zev.


"eeeemmmhh....emmmhhh....emmmhh....macam tak bisa jauh jauh kauuu...!belum juga sehari...udah di susulin ajee..." ucap Angkasa.


"paan sih Angsa..!diem deh..!" ucap Nabila.


Adrian terkekeh...


Obrolan santai di antara ke empat anak manusia itupun terus berlanjut.


Di sela sela obrolan mereka,Adrian diam diam meraih ponsel di sakunya dan mengetikkan pesan untuk Jordan.


"*Jordan....kamu juga ikut Zev ke kota M?" tulis Adrian.


"iya om.." balas Jordan secepat kilat karena memang saat itu ia sedang dalam posisi memegang hp.


"boleh minta tolong?"


"boleh om...ada apa ya...?"


"tolong awasi pergerakan Zev...karena sesuai feeling kamu beberapa waktu lalu..sekarang Dave sedang ada di kota ini dan tinggal bersama dengan seorang wanita bernama Nora" tulis Adrian*.


deggghhhh.....


Jordan terdiam di seberang sana.Ia sebenarnya sudah bisa menebak sebelumnya.Ingatkan..Jordan memasang Cctv di seluruh penjuru rumahnya di kota besar itu.Ia pernah mengecek rekaman cctv dimana Dave tengah melakukan panggilan telfon dengan seseorang untuk memesan tiket menuju kota M.Entah kenapa..ia yakin saja bahwa tujuan utama Dave datang ke kota ini adalah untuk bertemu Nora..


Jordan menggelengkan kepalanya.Ia makin yakin sekarang untuk menjauhkan Zev dari paman nya itu.


"*iya om...pasti akan saya awasi" balas Jordan kemudian.


"oke...saya percaya sama kamu...tapi saya minta...jangan bicara apapun pada Zev...biarkan dia tau dengan sendirinya suatu saat nanti..dan jangan melakukan tindakan apapun..Dave akan menjadi urusan saya" tulis Adrian.


"baik om.." tulis Jordan*.


Jordan menghela nafas panjang.Laki laki yang kini berada di dalam taxi menuju bengkel itu di buat mengelus dada dengan informasi yang baru saja Adrian berikan padanya.Ya....Dave memang benar benar iblis berwujud manusia...


Dia yang sejak awal merencanakan ini semua.Memojokkan Zev untuk menikahi Wina,menghasut Nora membunuh Wina,dan kini ia dengan lancangnya tinggal seatap dengan Nora..!


Jordan yakin...pasti kini Nora berada dalam tekanan Dave.Bisa saja Nora akan menjadi alat balas dendam Dave.


"nggak bisa di diemin nih aki aki...!lu nggak tau lagi berhadapan ama siapa..!" monolog Jordan.


Taxi pun terus melaju menuju bengkel Zev,mengantarkan pemuda itu untuk mengambil mobil Zev yang berada di bengkel besar itu dan menjemputnya.


...----------------...


***SELAMAT PAGI MENJELANG SIANG....


SELAMAT MENUNAIKAN IBADAH PUASA BAGI YANG MENJALANKANNYA....


AUTHORNYA BELUM IKUT PUASA HARI INI🥺Mudah"an besok udah bener bener fit biar bisa ikut puasa...🥰

__ADS_1


yukk...klik like komen vote dan hadiahnya....😍🥰🥰***


__ADS_2