
Malam menjelang....
Setelah acara pernikahan sederhana itu selesai..
Di ruang keluarga,Angkasa dan Jordan tengah asyik main PS,bersama Zev yang kini tengah rabahan sambil memainkan ponselnya.Ditemani beberapa cemilan buatan Dinda dan Bu Lastri,dua lajang dan satu pria beristri itu nampak asyik dengan game yang mereka mainkan.Jordan memang belum pulang,mengingat malam ini ia akan sendirian di rumah lantaran Zev akan tidur di rumah sederhana ini,maka ia memutuskan untuk sedikit berlama lama di rumah mertua Zev itu,daripada dirumah sendirian ye kan...??
Di sela sela main game...
"Sa...." ucap Jordan.
"hmmm...."
"lu kenal nggak...ama temennya Nabila..."
"siapa?"
"tadi...yang nemenin kakak lo...yang pake hijab.." ucap Jordan sambil fokus dengan stik gamenya.
"kak Rubi?"
"namanya Rubi?" tanya Jordan antusias.
"iya..."
"rumahnya di mana?"
"napa tanya tanya?naksir?" tanya Angkasa lagi.
"iya..." ucap Jordan tanpa sadar membuat Angkasa pun reflek menolak.
"hah??!!" ucap Angkasa.
"ehh...nggak gitu maksudnya....itu kan itu...apa...eeemmm....si tuh cewek pernah ke bengkel...dia benerin motornya...trus...ada barang dia yang jatoh....masih gue simpen...mau gue balikin...gitu..." ucap Jordan mencoba mencari alasan.
Angkasa menatap penuh selidik ke arah Jordan.Jiwa kepo yang mendarah daging dalam diri Angkasa pun meronta ronta...
"barangnya apa...?" tanya Angkasa.
"lipstik" jawab Jordan sekenanya.
"warnanya apa?"
"me..merah..." jawabnya lagi.
"mereknya apa?" tanya Angkasa lagi bak detektif upin dan ipin.
"lu apaan sih...gue lupa...orang gue nggak make..!" ucap Jordan kesal.
"panjangnya berapa?"
"buset nih bocah...napa pake nanya panjang segala sih...gue kagak ngukur..udah deh lupain...!ribet nanya ama lo..!" ucap Jordan kesal.Zev yang mendengarnya pun hanya terkekeh.
"tenang aja...kak Rubi itu anak dari penjual bakso yang kiosnya sebelahan ama kios soto nya nenek..." ucap Angkasa.
"mau gue anterin?" tanyanya lagi.
"boleh...!" ucap Jordan antusias.
"ya udah...besok jemput gue ya...gue anterin...tapi nggak gratis...hehehe...." ucap Angkasa cengengesan.
"minta ape lo?masih kecil udah mata duitan aja lo.."
"hehehe....gue mau beliin temen gue baju...jadi besok lo anterin gue ke toko baju..trus lo bayarin deh...." ucap Angkasa.
"miskin banget lo...baju aja minta dibayarin..."
"ya karena gue masih anak sekolah kak...jadi gue harus hemat..gue butuh beli kuota,gue butuh beli es boba,gue butuh cilok,gue butuh sekinkerr....!gue harus hemat...!gue nggak mungkin minta terus sama bapak gue...yang ada gue dijitak kalau gue terlalu boros...!ngerti nggak sih...." ucap Angkasa dengan nada bicara penuh drama.
Zev terkekeh mendengar ucapan adik iparnya itu.
"iye....iye....buset adek lo Zev....belum ada sehari gue deket deket ama dia udah pusing gue..." ucap Jordan.
Angkasa hanya cengengesan.
Angkasa dan Jordan kembali memainkan gamenya,Zev kembali fokus pada ponselnya.
Lalu.....
"makan dulu yuk...." suara lembut itu sukses membuat ketiga pria tersebut menoleh ke arah sumber suara.Itu Adinda..
"waduh...jadi nggak enak tante....ngrepotin.." ucap Jordan sungkan.
Adinda tersenyum...
"enggak kok....anggep aja rumah sendiri...yuk makan dulu.." ucap Adinda.
"i...iya deh tante..." ucap Jordan.
Ketiga pria itupun lantas menuju meja makan dimana Nabila dan Bu Lastri sudah berada di sana.Sedangkan Adinda menuju ke kamarnya untuk mengajak sang suami yang tengah sibuk dengan laptopnya di kamar untuk ikut makan malam.
Sepasang suami istri yang sudah menikah belasan tahun itupun keluar dari kamar dan menuju ke meja makan.
.
.
.
.
Di meja makan...
Keluarga Adrian dengan Zev sebagai anggota keluarga baru kini tengah menikmati makan malam mereka dan Jordan sebagai tamu.
Seperti biasa,Adinda selalu melayani makan sang suami sebelum dirinya sendiri.
Nabila membalik piringnya,lalu berniat mengisi piring tersebut dengan nasi dan lauk pauk seperti biasanya,namun....
"ekkkhhhmmmm...." ucap Adinda berdehem
suara deheman itu sukses membuat Nabila juga yang lainnya menoleh ke arah nya.
Adinda mengangkat dagunya seolah menunjuk ke arah Zev,namun tatapan matanya menatap Nabila.
Nabila tak mengerti...
__ADS_1
"ada apa ma?" tanya Nabila polos.
Adinda menghela nafas panjang....
"suaminya di layanin dulu burung ababil...jangan buru buru makan....!ahh....elahh....gitu aja kagak ngerti lo" ucap Angkasa asal ceplos.
Nabila mengernyitkan dahinya,ia menoleh ke arah Zev,laki laki terlihat tersenyum penuh kemenangan seolah ingin mengatakan 'layanin gue buruan...!' membuat Nabila kesal.Adinda dan Adrian mengulum senyum lucu.
Nabila menoleh ke arah sang mama seolah ingin meniru gerakan wanita tiga puluh tahunan itu.Nabila pun bangkit,ia meraih piring di hadapan Zev lalu mengisinya dengan nasi dan lauk pauk kemudian menyerahkan nya kepada sang suami yang sedari menatapnya dengan penuh senyuman.Entah itu senyuman manis,tulus atau meledek,Nabila tak tahu.
"bilang makasih kalau udah dilayanin" ucap Angkasa sok tau,ia berkata berdasarkan apa yang ia lihat antara papa dan mamanya.Papanya selalu mengucap terima kasih tiap kali sang mama selesai melayaninya.
"makasih hello kitty" ucap Zev manis.
"hooeeeeekkkkk.....!" ucap Angkasa dan Jordan bersamaan.Sumpah...mereka benar benar risih mendengar ucapan Zev yang sok manis.
"geli gue dengernya....sumpah.." ucap Nabila.
Zev hanya tersenyum.Adinda dan Adrian sekuat tenaga mencoba menahan tawa.Dasar anak anak..!
Makan malam pun berlanjut.Semua berjalan dengan semestinya.
...****************...
21:00
Jordan sudah pulang setelah sebelumnya berbincang bincang sebentar dengan Adrian dan Zev.Kini para pria itu sudah kembali ke kamar masing masing.Nabila membantu sang ibu mencuci piring dan membereskan rumah bekas main game para pria tadi.
Setelah selesai...
"kak..kunci pintu depan sama matiin lampunya ya...mama masuk ke kamar duluan" ucap Adinda.
"iya ma..." jawab Nabila.
Wanita yang baru saja menikah itupun melakukan apa yang ibunya suruh.Ia menuju ke ruang tamu untuk mengunci pintu dan mematikan lampu lampu rumah yang tak digunakan.
Selesai..
Nabila segera menuju ke kamarnya dan berniat untuk istirahat.
ceklekk....
pintu kamar terbuka....
gleeekkkk.....
Nabila susah payah menelan ludahnya melihat pemandangan yang tersaji diatas kasur busanya.Dilihatnya sang serigala tengah tertidur dalam posisi tengkurap dengan tangan dan kaki yang terlentang memenuhi kasur itu.Tanpa baju ataupun kaos,hanya celana pendek hitam yang menutupi tubuh bagian bawahnya.Sepertinya pria itu kepanasan lantaran di kamar Nabila tak ada AC seperti di kamar milik Zev.
Nabila mendekat.Dilihatnya kasur itu dipenuhi tubuh Zev,hingga tak ada ruang untuk Nabila merebahkan tubuhnya.
Wanita itu lantas duduk di tepian kasur.Nabila menggerakkan satu jari telunjuknya untuk menyentuh lengan atas Zev.
"serigala...." ucapnya.
Zev tak bergerak.
"bangun..."
Masih tak bergerak.Nabila kembali menekankan jari telunjuk itu ke tubuh Zev lagi...
"serigala bangun dong...!!" ucapnya lagi.
Zev menggeliat..membalikkan badannya hingga kini dalam posisi terlentang,memperlihatkan dada bidang yang ditumbuhi bulu bulu halus menjalar hingga ke perut bagian bawah dengan tato di bongkahan dada bagian kiri.
Nabila kembali menelan kasar ludahnya.
"apa?" tanya Zev dengan suara serak khas bangun tidur
"geser....gue nggak kebagian tempat..." ucap Nabila.
Zev bangkit...ia duduk sambil mencoba membuka lebar matanya,mengusir rasa kantuk yang menderanya.
"jam berapa sekarang?" tanya Zev.
"jam sembilan" ucap Nabila.
Zev mengangguk.Laki laki itu kemudian mengangkat tangannya,menggerakkan nya ke arah Nabila berniat memeluk sang istri,namun...
"eeehhh....lo mau ngapain?!" tanya Nabila manahan pergerakan Zev
"lah...gue kan suami lo..!menurut lo suami istri malem pertama ngapain?maen congklak?!" ucap Zev
Nabila meremas ujung piyamanya,menyalurkan rasa takut dan gugupnya...
"buruan buka..." ucap Zev kesal namun pelan.
"apanya?"
"ya baju lo lah.."
"jangan dong..." ucap Nabila..
"lah...kok jangan?"
"gue malu.." ucap Nabila.
Zev menghela nafas panjang...
Ia meringsut mendekati sang istri,namun Nabila reflek mundur...
mendekat lagi....
mundur lagi....
mendekat lagi...
mundur lagi...
"lu mau kemana sih?!" tanya Zev jengkel.
"ya lo jangan deket deketin mulu...!" jawab Nabila protes.
"Astaga Tuhan...gue suami lo kelinci...!gue cuma pengen meluk lo doang...kek nggak pernah dipeluk aja...sini..!" ucap Zev.
"kok lo malem ini serem sih?" tanya Nabila.
__ADS_1
"serem apanya?" tanya Zev tak habis fikir.Istrinya seperti takut sekali ia dekati.
"sini deh...gue nggak gigit...beneran..!paling jil*t doang.."
"iiihhh...jijik ah..." ucap Nabila geli.Zev terkekeh.
"enggak...bercanda...sini...." ucap Zev sambil mencoba meraih tangan Nabila dan menariknya agar mendekat padanya.
Nabila pun mendekat dengan ragu ragu.Zev merengkuh pundak sang istri lalu membelai rambut panjang Nabila.Tatapan matanya tak lepas dari wajah ayu yang terlihat alami di hadapannya.
Satu tangan Zev sibuk memainkan rambut Nabila,sedangkan satu tangannya kini mulai berjalan menyusuri wajah ayu sang istri tersayang...
"serigala..." ucap Nabila sambil menatap Zev dengan tatapan melas.
"apa?" tanya Zev lembut.
"tidur aja yukkk" ucap Nabila membujuk.
"kenapa?" tanya Zev.
"gue nggak siap deh kayaknya...gue takut" ucap Nabila.
"takut apa?gue cuma pengen ngajak lo main kuda kudaan.." ucap Zev.
"kudanya mana?"
"ya lo lahhh...."
"iiiiihhh...." ucap Nabila kesal sambil mencubit paha Zev membuat pria bermata serigala itu tergelak.
"malem ini tidur dulu ya...besok deh gue janji..." ucap Nabila.
Zev tertawa lucu.Ia tau,Nabila masih polos untuk urusan seperti ini.Ia juga pernah trauma dengan hal seperti ini,terlebih lagi,Zev sendiri lah yang menjadi penyebab ketakutan Nabila tersebut.
"oke....hari ini kita tidur aja...tapi ada syaratnya..." ucap Zev.
"apa?"
"cium dulu" ucap Zev menggoda.
"yang mana?" tanya Nabila.
Zev menyentuh pipi kanannya,
Nabila mendekat,lalu memberikan kecupan singkat di sana.
Zev kembali menyentuh pipi kirinya,
cupp....
Nabila pun mengecup nya.
Zev kembali menyentuh keningnya,
cupp...
Nabila kembali mengecupnya...
Zev kembali menyentuh bibirnya,
Nabila diam....
"ayo..."
"harus?" tanya Nabila ragu ragu.
"harus lah..."
Nabila pun mendekat,dengan satu gerakan...
cupp....
Nabila mengecup singkat bibir merah Zev lalu dengan cepat ia menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur dan menutupi wajahnya dengan selimut.Sungguh...ini pertama kali bibirnya bersentuhan langsung dengan bibir pria secara sadar.
Antara malu dan deg degan,Nabila memilih bersembunyi di balik selimutnya,tak peduli dengan Zev yang kini tertawa lucu dengan tingkah polos kelinci kecilnya itu.
Mantan duda itu kemudian merebahkan tubuhnya di samping Nabila.Dengan usilnya ia mencolek pinggang sang istri dari belakang membuat Nabila pun terjingkat kaget...
"Zev..!apaan sih...?!" ucap Nabila setengah teriak.
"sssttt...." ucap Zev menempelkan jari telunjuknya di bibir.
"jangan berisik...entar bokap lo denger dikiranya gue ngapa ngapain lo lagi" ucap Zev setengah berbisik.
"ya abisnya lo jail..gue kan kaget" ucap Nabila.
"tidurnya dipeluk...kan udah punya suami..masak lo ngebelakangin gue kek gitu" ucap Zev.
Laki laki itu membimbing sang hello kitty untuk masuk dalam dekapannya,menggunakan lengan atasnya sebagai bantal untuk Nabila.Zev meraih tangan sang istri lalu membimbing tangan mulus itu menyentuh dada berbulunya...
Nabila terlihat begitu tegang.Bahkan tangannya terasa begitu kaku.
"rileks sayang..." ucap Zev sambil menggerakkan tangan Nabila mengusap usap lembut dadanya.Nabila pun menurut,cukup lama,wanita itu mulai merasa nyaman berbaring dalam dekapan sang suami.
"serigala..."
"apa?"
"bulu lo banyak banget nggak takut kutuan?" tanya Nabila sangat polos membuat Zev tergelak.Ia tak bisa menyembunyikan tawanya.Astaga...baru kali ini ia mendapatkan pertanyaan sepolos ini dari wanita.
Zev tertawa terpingkal pingkal...
"iiihhh...gue tanya beneran...!malah diketawain.." ucap Nabila kesal sambil menoyor pipi Zev.
"ya kalik ada kutunya...!lu mah pertanyaan nya ada ada aja..!" ucap Zev.
Laki laki itu masih bersusah payah menghentikan tawanya.
"udah ah...tidur..!ngakak gue denger ocehan lo...!malam ini lo bebas...besok...gue bawa lo pulang ke rumah gue...kita cetak anak disana" ucap Zev sambil menarik selimut,menutupi tubuhnya dan sang istri.Nabila tak menjawab,ia yang mulai nyaman tidur dipeluk Zev pun kini mengeratkan dekapannya.Merakapun mulai terlelap.Malam pertama mereka pun berakhir dengan tidur saling berpelukan hingga pagi menjelang...
...----------------...
***SELAMAT SIANG....
MAAF BARU UP...MATA MINUSNYA KAMBUH....JADI PUSING BANGET...BARU BISA NULIS PAGI
__ADS_1
YUUKKK....KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰***