Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
84


__ADS_3

Motor itu semakin mendekati rumah kecil kediaman Adinda tersebut.Dapat mereka lihat dua mobil terparkir berjejer di depan rumah tersebut.Beberapa warga nampak berkerumun di sana.Membuat perasaan Adrian dan Dinda semakin tidak nyaman.


"ada apa ya mas...kok rame banget?"


"nggak tau" ucap Adrian.


Adrian memarkirkan motornya di teras rumah.Nampak di sana Bu Lastri menangis dipelukan seorang wanita yang diketahui itu adalah ibu RT di lingkungan tersebut.


Dinda,Adrian dan Nabila turun dari motor.Bu Lastri yang awalnya menangis dalam pelukan bu RT seketika mengubah mimik wajahnya saat melihat kedatangan anak dan menantunya itu.


"ada apa ini?kok rame rame?" tanya Adinda bingung.


Tiga orang pria berbadan tegap yang sedari tadi berdiri di depan bu Lastri mendekati ketiga orang yang baru saja tiba itu.


"selamat siang" ucap seorang laki laki pada Adrian.


"siang" ucap Adrian masih bingung.


"dengan saudara Adrian Tama?"


"iya...saya sendiri...ada apa ya?"


"kami dari kepolisian..!kami kemari untuk melakukan penangkapan terhadap saudara"


"penangkapan?" tanya Adinda kaget.Seoalah tak percaya dengan ucapan yang keluar dari mulut laki laki yang ternyata polisi itu.Ketiganya tidak memakai seragam polisi,dan juga tidak membawa mobil polisi melainkan mobil biasa membuat Adrian dan Dinda tidak menyangka bahwa teenyata sudah ada polisi di rumah mereka.


"benar....saudara Adrian kami tangkap atas tuduhan perdagangan manusia,prostitusi,penculikan dan KDRT" ucap nya.


.


.


.


Duaaaarrrr......


.


.


.


.


Dinda lemas.Bak tersambar petir di siang bolong,ia tak mengira jika hal ini akan terjadi.Adinda menutup mulutnya yang sudah terbuka.Airmatanya luruh.Ia tidak siap untuk ini.Yang ia takutkan terjadi juga.Kejahatan Adrian terbongkar.Ia yang sudah pernah meminta Adrian untuk meninggalkan pekerjaan kotornya beberapa hari yang lalu itu di buat tak percaya.


"tangkap dia" ucap laki laki yang ternyata komandan polisi itu.


"siap ndan" jawab kedua anak buahnya.


Merekapun segera memborgol kedua tangan Adrian kebelakang.Adrian tak bereaksi,tak ada perlawanan,ia hanya pasrah.Ia seolah sudah menduga akan hal ini.Semenjak ia tak bisa menghubungi Farhan dan anak buahnya yang lain perasaan nya sudah tidak tenang.


Ternyata di sana,Farhan sudah tertangkap.Bar nya di grebek.Ada orang yang melaporkan komplotan mafia perdagangan manusia ke polisi.


Siapa????


"papa...papa kenapa di borgol?" tanya Nabila polos.


"Nabil...ikut mama dulu ya" ucap Adrian lirih.


Nabila yang masih bingung dengan situasi ini pun menangis.Ia yang takut mendekati sang mama yang sudah tak bisa berkata apapun


"ma....mama kenapa nangis?papa kenapa di borgol kayak penjahat?" tanya Nabila sambil menarik ujung kaos Dinda.

__ADS_1


Bu Lastri,wanita yang nampak begitu syok itu mendekati Adrian dengan tatapan tajam penuh kebencian.


.


.


.


.


.


plaaaakkkkkk.....


Sebuah tamparan keras mendarat di pipi Adrian.


"ibuukkk...!" pekik Adinda.


"laki laki bia**p..!!!!" umpat Bu Lastri dengan teriakan dan jari yang menunjuk ke arah wajah Adrian.


"buukkk..." ucap Adinda lagi.Namun Bu Lastri tidak peduli.


"dari awal saya melihat kamu saya sudah menaruh curiga sama kamu...!kamu bukan laki laki baik..!KAMU IBLIS...!!!" ucapnya dengan emosi yang tak terbendung lagi.Wanita itu bahkan hendak memukul kepala Adrian namun Adinda menahannya.


"ibuk jangan.." ucapnya memohon.


"papa...!!hwaahaa....nenek jangan pukulin papaku..!!!"


"DIAM...!!KAMU BUKAN CUCUKU!!" bentaknya.


Nabila semakin menangis


Bu Lastri kembali menatap tajam ke arah Adrian


"apa kamu yang menculik Adinda?" tanya nya lagi.


Adrian menunduk.


"bukk...udah bukk....cukupp...hiks.." Adinda menangis memegangi tangan bu Lastri yang masih berusaha memukul Adrian.


"Diam kamu..!!" ucapnya sambil menghempaskan tangan Adinda


"ibuk kecewa sama kamu Dinda!!tega tega nya kamu bohongin ibuk...!!" ucapnya menggebu-gebu.


"buk nggak gitu.." lirih nya.


"sekarang jawab ibuk...!!siapa laki laki ini sebenarnya!apa yang terjadi diantara kalian sebenarnya...!jawab ibuk Dinda... !!!!!!!!!" bu Lastri semakin tak terkontrol.


Adinda semakin menangis.Ia seolah bingung harus bagaimana.


Naya dan Chika yang kebetulan lewat pun mendekati rumah itu melihat banyaknya orang berkerumun di sana.


"bukkk...." ucapnya lagi seolah sudah tak bisa berkata apapun lagi.


"jawab ibuk...!!!!"


plakkkk....


Bu Lastri menampar pipi putri semata wayangnya itu sekuat tenaga saking jengkelnya.


"mama!!" pekik Nabila melihat sang mama tersungkur.


"Dinda...!!" ucap Adrian mencoba mendekati Adinda namun dua polisi menahan tangannya.

__ADS_1


Naya dan Chika berlari menolong wanita yang tak henti menangis itu.


"bukk...cukup...!Dinda nggak salah...!!" ucap Adrian seolah tak terima istrinya diperlakukan seperti itu.


"diam kamu penjahat..!" ucapnya dingin.


"ini semua salah saya...!saya menculik Dinda!saya memaksa Dinda menikah dengan saya...!!dan saya juga menyiksanya...!" ucap Adrian dengan dada naik turun dan mata memerah.Ya....lagi lagi karma nya belum usai.Lagi lagi Tuhan mengujinya.Seberat inikah balasan atas dosa dosa nya.Baru saja ia ingin memulai hidup baru yang lebih baik dengan Adinda.Namun rasanya cobaan datang tiada henti.


Adinda menggelengkan kepalanya sambil terus terisak.Seolah ia ingin mengatakan pada Adrian untuk berhenti,jangan bicara lagi.


"saya memang penjahat buk...saya sudah merusak masa depan anak ibuk dan menghancurkan harapan ibuk"


"saya minta maaf" ucapnya dengan suara bergetar.


Bu Lastri makin naik darah.Ia menatap bengis ke arah laki laki itu


"saya mencintai Dinda...." ucap Adrian kemudian.


plaaakkkk.....


tamparan kembali mendarat di pipi Adrian.


"aku tidak sudi anakku bersuami laki laki sepertimu...!" ucapnya dingin dan penuh kebencian.


"AKU TIDAK MAU PUNYA MENANTU IBLIS BERWUJUD MANUSIA SEPERTI MU....!!!"


"IBUK....CUKUP...!!"


"kamu lihat...!!lihat anakku..!!dia berani membohongi ku hanya demi binatang seperti mu..!" ucapnya sambil mendorong tubuh tegap itu.


"racun apa yang sudah kau berikan pada Dinda sampai sampai dia berani melakukan itu pada ibunya sendiri..!!ucapnya sambil kembali mencoba memukul Adrian.Namun dengan cepat Adinda berlari menghadang.Ia pasang badan,berdiri di hadapan Adrian sambil merentangkan tangannya.Ia berusaha melindungi laki laki itu dari amukan ibunya sendiri.


" ibuk jangan bukk...cukup.."ucapnya.


Bu Lastri menatap tajam ke arah anak dan menantunya itu.Sungguh...kekecewaan membakar hatinya.Ia kecewa pada putri yang sepenuh hati dibesarkan nya.Yang selalu taat dan patuh padanya,dulu.


Tapi kini,tega teganya ia berbohong,mengatakan bahwa Adrian adalah penyelamat nya padahal dialah penjahat keji yang sudah memporak porandakan keluarganya itu.Menculik,menikahi,dan menyiksa putrinya.Merusak masa depan Adinda yang masih sangat panjang dan bahkan secara tidak langsung ia ikut andil dalam membunuh ayah Adinda.


Sungguh....ia tak akan bisa memaafkan dua manusia dihadapan nya ini seumur hidupnya.


Bu Lastri menatap bengis ke arah Adrian yang tertunduk.


"ceraikan putriku"


.


.


.


.


.


Duuuaaaaarrrrr........!!!!!


...----------------...


***RAMAIKAN KOLOM KOMEN DENGAN UNEK UNEK KALIAN..😩😩😩😩


JANGAN LUPA LIKE SETELAH BACA


BOLEH NGGAK BANTU VOTE DAN HADIAH...PENGEN DEH HARI INI VOTE NYAMPE 80🥺🥺🥺🥺🥺***

__ADS_1


__ADS_2