Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
170


__ADS_3

kepanikan terjadi di dalam mobil itu.Adinda tak henti merapalkan berbagai doa,begitu juga Bu Ela.Sedangkan Adrian,laki laki itu sekuat tenaga mengendalikan laju mobilnya.Jalanan berbatu yang menurun,dengan sisi kanan jurang dan sisi kiri hutan perbukitan.


"pa....banting setir aja pa...!mending nabrak pohon dari pada terjun ke jurang..." ucap Nabila lantang membuat semua yang ada di dalam mobil itu tercengang.


Seutas senyum simpul terbentuk dari bibir Adrian ditengah kepanikan yang melanda.Pemikirannya sama persis seperti pemikiran Nabila.Fix...jiwa Adrian benar benar menempel dalam diri Nabila.


"Nabil sama nenek pindah ke kiri nak...pegangan yang kenceng.....cepet...!!"


"iya pa.."


"Dinda pegangan...!!" ucapnya lagi.


Adinda pun menurut.Dengan mulut yang tak henti merapalkan doa,wanita itu terus berpegangan pada hand grips.


Adrian bergerak cepat membanting setir ke kiri membuat mobil itu berputar seratus delapan puluh derajat.


srrriiiiiiiitttttt.....


.


.


daaaagggghhhhh.....


Bodi samping kanan bagian belakang ringsek terbentur pohon besar di samping jalan.Sebagian kaca pecah.Sebagian mengenai punggung Bu Ela yang meringkuk memeluk Nabila.Adinda dan bu Ela berteriak menyerukan takbir.Adinda memegangi perutnya dengan tangan kirinya,sedangkan tangan kanannya terus berpegangan pada hand grip,kepanikan dan juga goncangan yang cukup kuat membuat perutnya bereaksi.


"akkkhhh....." pekiknya.


Sejumlah warga desa yang menyaksikan kejadian tersebutpun mendekat ke arah mobil yang sudah penyok di bagian kanannya.


Adrian menoleh ke arah sang istri.


"kamu nggak apa apa?"


"nggak apa apa mas.." ucapnya.


Adrian menoleh ke belakang.Dilihatnya baju putih milik Bu Ela nampak memerah di beberapa bagian lantaran punggung sang wanita tua yang terkena serpihan kaca.


"kalian nggak apa apa.?"


Nabila dan Bu Ela menghela kepala nya


"kita turun sekarang..." ucap Adrian.


Semua yang ada di dalam mobil itupun turun.Adrian meraih tubuh Adinda dan memapahnya membantu sang istri menjauh dari kendaraan pribadi mereka yang mengalami kerusakan cukup parah.Sejumlah warga datang.Mereka mengajak keluarga itu untuk menuju salah satu rumah warga guna menenangkan diri mereka.


Seorang wanita paruh baya datang dengan nampan berisi teko plastik dan air putih.


"minum dulu mbak...mas...biar agak tenang..." ucap ibu ibu tersebut.


"makasih buk.." jawab Adrian.


Laki laki itu kemudian menuangkan air putih kedalam gelas dan memberikannya pada Adinda yang masih terlihat syok


"kamu minum dulu sayang..." ucapnya.


Adinda pun menerimanya.Adrian kembali menuangkan air itu untuk ibu dan anaknya.Ia kemudian menuangkan untuk dirinya sendiri,baru saja ia hendak meminum air tersebut,tiba tiba....

__ADS_1


"Ya Allah buk....punggung ibuk kena kaca ini....mending bawa ke puskesmas aja mas ibuknya kasian.." ucap Ibu ibu pemilik rumah melihat bu Ela yang berdarah darah di bagian punggungnya.


"saya ndak apa apa...." ucap bu Ela.


"ini berdarah buk..mending ke puskesmas biar diobati" ucap ibu tersebut.


"iya buk...ke puskesmas aja...deket dari sini" ucap seorang laki laki yang merupakan warga desa itu.


"puskesmas terdekat dari sini dimana buk?" tanya Adrian.


"ada mas...deket...kalau mas mau...mari saya antar..mas boncengin ibuknya aja pake motor anak saya...nanti mas ikutin saya dari belakang..." ucap warga tersebut.


Adrian menoleh ke arah Adinda.


"kamu aku tinggal bentar nggak apa apa?" tanyanya pada sang istri.


"nggak apa apa mas...kamu anterin ibuk ke puskesmas dulu aja..." ucap Adinda.


"Bil...kamu disini bentar ya sama mama...jangan kemana mana" ucap Adrian pada Nabila.


"iya pa...." jawab bocah kecil itu.


Adrian pun bangkit,ia meraih tangan keriput milik sang ibunda membuat wanita tua itu terhenyak.


Bu Ela mematung.


Adrian menoleh ke arah wanita itu.


"mama ndak napa nak....ndak usah ke puskesmas...." ucap Bu Ela..


"ikut..." ucapnya dingin.


"mari mas..." ucap salah satu warga tersebut.


Adrian mengikutinya.Ia kemudian bergegas menaiki sebuah motor yang di pinjamkan warga tersebut.


Dengan bu Ela yang membonceng di belakang,motor tersebut kemudian melesat mengikuti kendaraan roda dua yang ada di depannya.


Tak sampai sepuluh menit mereka pun sampai di puskesmas desa tersebut.Bu Ela yang berdarah darah di punggung nya pun segera di tangani oleh perawat yang ada disana


Sementara Adrian menunggu di ruang tunggu puskesmas tersebut.Laki laki yang tadi mengantar Adrian duduk di samping pria tampan tersebut.


"ibuk nya ya mas?" tanyanya.


Adrian hanya tersenyum lalu mengangguk.


"memangnya tadi dari mana mas?"


"dari pantai pak...niat nya mau liburan...eh...malah apes...rem nya blong....padahal tadi berangkat baik baik aja..." ucapnya.


Warga itu nampak terdiam sejenak.


"ada apa pak...?" tanya Adrian.


"oh....ndak..ndak ada apa apa..." ucapnya.


Tak butuh waktu lama,bu Ela keluar dari ruang pemeriksaan.Sebuah perban menempel di pelipis kanan bu Ela serta beberapa di punggung yang tertutup baju putih berlumuran darah.

__ADS_1


Adrian bangkit,setelah membayar biaya perawatan,ia pun segera mengajak ibu kandungnya itu untuk pergi meninggalkan tempat itu.


"terima kasih sudah peduli pada mamamu ini nak..." ucap bu Ela sesaat sebelum menaiki motor butut tersebut.


Adrian terdiam.


"mama sangat bahagia sayang...." ucapnya.


Adrian menoleh ke arah bu Ela...


"kau tetap ibuku...." ucapnya dingin.


"aku tetap wajib berbakti padamu.."


"nak...."


Bu Ela mulai mengembun


"aku sudah banyak menanggung karma atas semua dosa dosaku...aku tidak mau menambah karmaku lagi dengan menelantarkanmu..."


"terima kasih nak.." ucapnya dengan suara bergetar.


"berterima kasihlah pada istriku...karena aku melakukan semua ini demi dia..." ucapnya.


"iya...pasti....mama sangat berterima kasih pada Adinda....karena dia adalah wanita istimewa yang Allah kirimkan untuk menghapus dukamu karena perbuatan mama...dia wanita istimewa yang berhasil mengobati lukamu atas semua dosa dosa mama..."


"cukup" suaranl dingin terdengar dari mulut Adrian.


"mama tau mamamu ini adalah mama yang penuh dosa...bahkan seujung kukumu pun mama tak layak untuk menyentuhnya...."


"mama berterima kasih pada Allah karena sudah mengirimkan wanita sebaik Adinda untukmu nak...menghapus traumamu dan memberikan kebahagiaan yang begitu besar untukmu..."


"aku bilang cukup..!!" ucapnya penuh penekanan dengan tatapan tajam.


"aku tidak mau mendengar ucapan mu lagi...!karena itu hanya akan mengorek lagi luka lamaku atas perbuatan hinamu terhadap aku dan papaku...!!"


"asal kau tau...apa yang ku lakukan saat ini semata mata hanya demi istriku...!jadi ku minta....berhenti membuat drama di hadapanku...!aku muak..!" ucapnya.


Adrian naik ke atas motor itu...


"naiklah...jangan membuang buang waktuku..!" ucapnya.


Bu Ela mengusap lelehan air matanya.Ia kemudian naik ke atas motor tersebut.Adrian menjalankan motor itu dengan perasaan yang tidak karuan,terlebih lagi saat ia mendengarkan suara isakan lirih yang keluar dari mulut wanita yang duduk di belakang nya.Jauh dari dalam lubuk hatinya ia merasa perih.Sedingin apapun sikap Adrian pada wanita tua itu,jauh dari dalam lubuk hatinya ia tetaplah seorang anak yang tak akan sampai hati untuk melihat ibunya terluka.Namun dendam dan kebencian yang mendarah daging itu nampaknya belum mau luruh.Hatinya masih keras.Ia masih terus terbayang kejadian memilukan yang terlanjur melekat dalam ingatannya itu.


Penghianatan sang mama terlalu menyakitkan.Ke khilafan wanita itu terlalu mencabik cabik perasaan seorang Adrian Tama.Menyaksikan perzinahan,pembantaian dan percobaan pembunuhan tepat di depan matanya,membuat mental dan batin pria itu tergoncang dari kecil hingga kini ia tumbuh dewasa.


Lalu mau sampai kapan Adrian begini?


Entahlah....hanya waktu yang bisa menjawab.


...----------------...


***ADA YANG MAU KASIH DUKUNGAN??


NB:


YANG INGIN TAU ZEV INI SIAPA....AKAN TERJAWAB SEPENUHNYA DI SEASON 2 YA...TAPI SUDAH ADA KAN SEDIKIT PETUNJUK" TENTANG SIAPA BOCAH INI..

__ADS_1


KITA TUNGGU IN DEDEK BAYI NYA LAHIR DULU PEMIRSYAAHHH BARU KITA MULAI SEASON 2....


JANGAN LUPA LIKE KOMEN & VOTE NYA....🥰🥰🥰🥰***


__ADS_2