
Hari berganti....
Seorang pria berkulit putih bermata sendu sudah bersiap di atas motornya hendak pergi ke kampus tempatnya menuntut ilmu.Dengan helm ditangannya,,Bryan pun bergegas naik ke atas motor sport merah kesayangannya.
"Hanum...!cepetan..!!" ucap Bryan setengah berteriak.
"iya...!!" ucap seorang wanita dari dalam rumah.
Tak lama berselang..seorang gadis berseragam SMA lengkap dengan jilbab putih datang dari dalam rumah berlantai dua tersebut.Itu Hanum,adik Bryan.
Hanum pun mendekati sang kakak...
Tiba tiba....
"Bryan..." ucap Umi Atikah yang lari tergopoh gopoh dari dalam rumah.
"ada apa umi?" tanya Bryan sopan.
"kamu itu mbok ya pakai mobil saja,sekalian ajak itu Nabila...kasian jam segini belum dijemput..." ucap umi Atikah sambil menunjuk rumah di seberang jalan,dimana seorang gadis tengah berdiri di depan pagar dengan wajah bimbang sambil sesekali menengok jam di lengan kirinya.
Bryan hanya tersenyum....
"kalau pakai mobil macet umi..." ucap Bryan.
"tapi kasian dia le...sepertinya dia juga buru buru..." ucap Umi Atikah.
Bryan kembali menengok ke arah gadis itu.
"Hanum....samperin gih....ajak dia bareng sama kita...." ucap Bryan.
"iya mas..." jawab Hamun.
Hanum pun setengah berlari mendekati Nabila yang nampak berdiri dengan gelisah di seberang jalan.Sedangkan Bryan meletakkan helm di tangannya ke atas meja kayu yang berada di teras rumah.
"kak..." ucap Hanum saat sudah sampai di depan Nabila.
"kak Nabila ya?" ucap Hanum.Mereka memang belum pernah ketemu sebelumnya lantaran Hanum memang anak rumahan yang jarang keluar kalau bukan karena ada urusan yang penting.
"iya..." jawab Nabila.
"bareng aja yuk kaak....kakak belum dijemput kan?aku bawa mobil sama mas ku..." ucap Hanum.
Nabila melongok menatap kearah rumah Hanum,dimana ada Bryan di sana tengah berdiri di samping umi Atikah yang tengah menatap dirinya sambil tersenyum manis.
Nabila pun sedikit menunduk sambil membalas senyuman umi Atikah.
"nggak usah deh...kamu duluan aja..." ucap Nabila.
"nggak apa apa kak...dari pada telat..ini udah siang loh..." ucap Hanum.
Nabila nampak berfikir sejenak.Ia kemudian menoleh ke ujung jalan,mobil Farhan belum terlihat juga.
"ya udah deh...boleh..." ucap Nabil akhirnya.
Hanum pun tersenyum,gadis belia itu kemudian menggandeng tangan Nabila menuju rumahnya.
"assalamu alaikum umi..." ucap Nabila pada umi Atikah saat sudah sampai di halaman rumah sang ustadzah tersebut.
"wa alaikum salam Nabila..." jawab Umi Atikah.
Bryan beranjak dari posisinya lalu menuntun motor sportnya masuk ke dalam garasi kemudian mendekati mobil dan mulai men starter kendaraan roda empat berwarna putih yang ada di sana.
"Bil...lain kali kalau mau kuliah bareng sama Bryan sama Hanum aja.....dari pada nungguin jemputan...kalian kan satu kampus.." ucap Umi Atikah.
Nabila tersenyum.
__ADS_1
"takut ngrepotin umi.."
"ndak kok....kan sekalian jalan.." ucap Umi Atikah begitu lembut.Sungguh...wanita paruh baya ini benar benar pribadi yang baik dan sangat lembut.
Mobil keluar dari garasi...
"ya udah...Nabila berangkat dulu umi...assalamu alaikum..." ucap Nabila.
"wa alaikum salam." jawab umi Atikah.
Hanum pun mendekati uminya,meraih Punggung tangan nya lalu menciumnya dan mengucap salam.
Nabila hendak masuk ke dalam mobil dan duduk di kursi belakang,namun tiba tiba Hanum menghalangi pergerakannya.
"kak....kak Nabila duduk di depan aja...sekolah aku deket...dari pada entar kak Nabila pindah pindah duduknya.." ucap Hanum.
Nabila hanya tersenyum,
"iya deh..." jawabnya kemudian
Nabila pun akhirnya duduk di jog depan berdampingan dengan Bryan.
Mobil pun melesat membawa tiga anak manusia itu didalamnya.
Saat dalam perjalanan...
Nabila mengeluarkan ponselnya berniat mengirim pesan untuk Farhan dan mengatakan bahwa ia sudah berangkat duluan.
Tiba tiba...
"waaahhh.....kak Nabila suka bola juga ya....?" tanya Hanum saat melihat case hp hingga wallpaper Nabila yang bergambar logo club bola bermaskot singa itu.
Nabila menoleh ke belakang lalu tersenyum
"iya..." jawabnya.
"oh ya?"
"iya kak...iya kan mas..?" tanya Hanum pada sng kakak.
Bryan hanya tersenyum.
"oh iya...katanya hari ini kan ada pertandingan ya di stadion..kak Nabila nonton?" tanya Hanum.
"iya dong....ini pertama kalinya aku nonton langsung..di kandang sendiri lagi...aku udah ada tiket nya" ucap Nabila.
"bareng aja kalo gitu" ucap Bryan tiba tiba tanpa menoleh membuat kedua gadis itu reflek menatap Bryan.
"hah??" tanya Nabila.
"waahhh....bener tuh kak...bareng aja..." ucap Hanum.
"ini pertama kali kan buat kamu nonton langsung disini?" tanya Bryan.
"iya...."
"ya udah bareng aja...kita rombongan kok...banyak temennya....dari pada kamu sendiri...kamu kan cewek...takutnya nggak aman..." ucap Bryan.
"gue nggak selemah itu juga kalikk.." ucap Nabila.
"aku tau kamu nggak lemah...Kevin aja kamu bikin jontor...bisa dibilang lemah dari mana.." ucap Bryan tenang.
"tapi saran aku mending kamu jangan pergi sendiri kalau baru pertama...kamu tau lah dunia suporter itu seperti apa..." ucap Bryan.
Nabila nampak berfikir sejenak..
__ADS_1
"iyaa....boleh deh..." ucap Nabila akhirnya.
Bryan hanya mengaangkat satu ujung bibirnya.Mobil pun melesat cepat memecah keramaian jalan beraspal kota nan sejuk itu.
...****************...
Lima belas menit kemudian....
Mobil itu sampai di sebuah kampus yang menjadi tempat mengais ilmu bagi Nabila dan Bryan setelah sebelumnya mengantarkan Hanum ke sekolah nya.
Nabila dan Bryan pun turun dari mobil.Mereka sudah terlihat mulai akrab.Tak lagi terlihat kikuk.Apalagi ternyata mereka juga punya hobi yang sama...bola.
"oh ya...ntar kamu pulang kerja jam berapa?"tanya Bryan.
" jam lima sih harusnya...."
"oke...ntar aku jemput ya..."
"nggak ngerepotin?"
"nggak lah..deket doang kan..." ucap Bryan..
"ya udah lah...terserah lo aja" ucap Nabila.
Saat mereka tengah asyik mengobrol...
"Hai Bil..." ucap seorang gadis berparas bule yang tiba tiba datang.
"Nora..." ucap Nabila.
"kamu baru dateng?" tanya Nora.
"iya...." jawab nya.
"oh ya Ra....kenalin....ini Bryan.." ucap Nabila pada Nora.
Nora menoleh ke arah Bryan yang berdiri di samping Nabila,lalu menatap pria itu dengan tatapan tidak suka.Sementara laki laki itu hanya mengangkat satu sudut bibirnya saat mendapati tatapan sinis dari Nora.
"hai...aku Nora" ucap Nora cuek tanpa mau berjabat tangan
"Bryan" jawab laki laki itu dengan mode tenang dengan tatapan mata yang terus menyelidik ke arah Nora.
Dia bukan teman yang baik untuk Nabila..!
itu fikir Bryan.Entah dari mana ia bisa melihatnya,namun feeling nya mengatakan,wanita ini bukanlag wanita baik baik.
"Bil....ke kantin dulu yuk....aku laper" ucap Nora sambil menggandeng tangan Nabila.
"emang dosennya belum dateng?" tanya Nabila.
"belum...udah yukk...laper nihh..." ucap Nora manja..
"iya...iya..." ucap Nabila.
"Bryan...kita duluan ya..." ucap Nabila.
Bryan hanya tersenyum sambil mengangguk.
Nora dan Nabila pun pergi meninggalkan tempat itu.Bryan hanya menatap punggung kedua gadis yang kini makin menjauh dari pandangannya itu dengan tatapan penuh selidik.
...----------------...
***Bab selanjutnya Nabila mulai masuk kerja untuk pertama kalinya....
kira kira akan ada kejadian apakah???
__ADS_1
yukkk....ramaikan kolom Komen....klik like vote dan hadiahnya yang banyak juga dong......🥰🥰🥰🥰***