
Di kursi tunggu lobby perusahaan itu.....
Nabila menatap penuh dendam ke arah receptionist yang nampak angkuh itu.Sedari tadi yang Lisa lakukan hanyalah ber make up.Wajahnya selalu terlihat judes membuat siapapun pasti akan kesal jika melihat nya.
"liat aja....gue kerjain lu....gue bikin nggak betah lo kerja disini...!dasar ondel ondel taman mini...!cantik kagak kek joker iyee....berani beraninya lo judesin gue....ngatain gue nyari gadun lagi....!awas aja....gue bikin nyesel tujuh turunan lo berurusan ama gue...!" batin Nabila.
Nabila kembali meraih ponselnya,mencoba menghubungi sang serigala namun lagi lagi tak diangkat,padahal sudah setengah jam dia menunggu di tempat itu.
Cukup lama.... membuat mood sang kelinci pun perlahan mulai memburuk saking lamanya ia menunggu.
Hingga.....
Deru langkah kaki empat orang pria dewasa ber jas rapi nampak memasuki lobby perusahaan.Semua karyawan menunduk menyambut kedatangan para pria pria itu.
Nabila bangkit.Matanya langsung terfokus pada salah satu pria yang terlihat paling tampan disana,manpak makin berkarisma dan berwibawa dengan setelan jas yang tadi pagi ia siapkan.Pria itu nampak berjalan menunduk sambil membawa sebuah map dan sepertinya tengah fokus memberikan arahan pada laki laki di sampingnya.Wajahnya putih bersih dengan jenggot dan kumis yang nampak tumbuh indah disana.
Itu pria yang ia cari..!Zev....!serigalanya....!
Nabila mengamati gerak gerik para karyawan.Terutama para karyawan wanita.Semua seolah sibuk dengan penampilannya,terutama Lisa sang receptionist,Seolah mereka berlomba menjadi yang tercantik untuk menarik perhatian para pria pria yang merupakan orang orang penting dalam perusahaan nya itu.
Nabila manatap bangga ke arah laki laki tampan disana,lalu.....
"Serigala....!!!!!" ucap Nabila begitu lantang membuat semua orang yang ada di sana menoleh ke arahnya.Tak terkecuali Zev dan rombongan.
Nabila melambaikan tangannya ke arah sang serigala dengan senyum merekah.
Zev mengulum senyum.Ia menyerahkan map di tangannya pada sang asisten yang berada di sampingnya.Laki laki itu kemudian berjalan mendekati sang kelinci kecil.Nabila yang sudah menunggu lama pun dengan cepat berlari,dan menabrakkan dirinya pada tubuh tegap sang pria tersayang.
Sepasang suami istri baru yang memang tak tau tempat jika sedang bermesraan itupun langsung berpelukan mesra di lobby perusahaan.Nabila mendekap erat tubuh sang serigala mencurahkan kerinduannya yang tak bertemu sang suami beberapa jam.Begitupun sebaliknya,dengan mode cool nya Zev memeluk tubuh kelinci kecil kesayangannya sambil menghujani pucuk kepala sang kelinci dengan kecupan kecupan lembut.Membuat semua yang ada disana pun melongo.Siapa wanita itu?kenapa terlihat dekat sekali dengan CEO nya?Setau mereka,sang CEO adalah seorang duda kaya yang dikenal begitu misterius dan sulit dekat dengan wanita setelah kepergian istrinya.
Ya....para karyawan di perusahaan Zev memang tak pernah mendengar kabar pernikahan sang atasan lantaran pernikahan tersebut terjadi di luar kota dan tak terlalu di gembar gemborkan karena memang bukan pernikahan mewah.
"kamu udah lama disini?" tanya Zev sambil terus memeluk sang istri tak peduli dengan tatapan penuh tanya dari para karyawannya.
Nabila mengangguk....
"kamu kemana aja sih...aku WA aku telfonin dari tadi nggak di bales...nggak di jawab..." ucap Nabila kesal masih dalam dekapan sang suami.
"oh ya?" ucap Zev.
Laki laki itu lantas melepaskan tubuh Nabila,namun tidak dengan si hello kitty,ia masih memeluk tubuh tegap itu seolah tak mau lepas.Membuat para karyawan wanita pengagum mantan duda tampan itupun meradang namun tak bisa berbuat apa apa,apalagi sang receptionist.
Zev meraih ponselnya,dilihatnya di layar benda pipih itu,banyak sekali pesan dan panggilan dari sang kelinci,namun ia tak tau lantaran ponselnya ia atur dalam mode hening.
Zev tersenyum sambil kembali memeluk sang istri...
"maaf....hp nya aku silent....jadi aku nggak tau kalau kamu telfon.." ucap Zev.
Nabila tak menjawab,ia hanya terus memeluk laki laki itu seolah tak mau lepas.
__ADS_1
"lagian kamu ngapain nungguin disini...kan kamu bisa nunggu di ruangan aku..." ucap Zev.
Nabila cemberut..
"aku nggak dikasih tau ruangan kamu dimana,aku tanya karyawan kamu malah dijudesin" ucap Nabila ngambek
"siapa yang judesin kamu?" tanya Zev tak suka.
Nabila melepaskan pelukannya...
"udah lah...nggak usah dibahas...aku lapeer....mau makaaan..." ucap Nabila manja sambil mengelus elus perutnya manja.
Zev tersenyum,ia kembali merangkul pundak Nabila...
"mau makan apa?" tanya Zev.
"aku mau soto....yang penjual nya deket rumah kita...terus aku mauuuu.....pizza....es cincau....es buah.....trus gado gado....sama itu...cilok deket sekolahnya Angsa..." ucap Nabila.
Zev terkekeh....
"banyak banget....yakin abis semua?"
"yakin lah...aku kan laper..." ucap sang kelinci.
"ya udah...biar aku suruh supir buat beliin ya..."
"aku mau nya dia yang beliin...!" ucap Nabila sambil menunjuk dan menatap penuh dendam ke arah Lisa.Wanita itu tersentak.
Zev mengernyitkan dahinya....
"Lisa harus kerja sayang..." ucap Zev.
"aaaaaahhhh....aku maunya diaa...pokoknya harus dia yang beliin...!harus jalan kaki nggak boleh pakai motor atau mobil...! HA RUS JA LAN KA KI....!!!" rengek Nabila dengan ucapan penuh penekanan di akhir kalimat.
Zev menatap wajah cemberut sang istri,sepertinya wanita ini punya dendam khusus pada sang karyawan.
Serigala mengulum senyum....
Ia kembali mendekap sang istri dalam pelukannya.
"Lisa..." panggil Zev.
"i...iya pak..." jawab Lisa gugup.Mampus...!ia tak tau jika anak kuliahan yang tadi sempat ia semprot ternyata adalah istri baru bosnya.
Lisa mendekat dengan wajah menunduk.Nabila mengulum senyum kemenangan...
"Lis...kamu dengar kan permintaan istri saya tadi?" tanya Zev tegas.
"i...iya pak...tapi....makanannya banyak banget...trus kayaknya tempatnya juga jauh jauh...kalau saya jalan kaki kapan sampainya...?" ucap Lisa menunduk.
__ADS_1
"ayaaaaannnkkkk.....dia nggak mauuuukkkk.....aku lapeeeeeeerrrr......." rengek Nabila sambil menghentak hentakkan kakinya ke tanah bak anak kecil..
"iya....iya.....jangan ngambek...dia mau kook..." ucap Zev paham.
Zev mengeluarkan sejumlah uang lalu memberikannya pada Lisa.
"ini uang nya kamu pergi sekarang..."
"ta....tapi pak..."
"kamu mau ngelawan perintah saya?!" tanya Zev tegas dengan mode galak.
Lisa meringsut.Ia tak berani melawan bos nya.
"ma...maaf pak..." ucap Lisa.
"Pak Wawan...!!" ucap Zev setengah teriak memanggil supirnya.
Laki laki dengan rambut mulai memutih itupun datang mendekat
"saya tuan..."
"kamu ikutin Lisa...pastiin dia jalan kaki pulang pergi....!jangan coba coba bantuin dia...dia harus beli makanan yang istri saya mau pakai tangannya sendiri....paham kamu?!" tanya Zev begitu tegas membuat Nabila berada di atas awan.Ia tak lepas memeluk sang serigala dengan rasa bangga.
"paham tuan..." ucap Wawan.
"Dan ini pengumuman untuk kalian semua....wanita ini adalah istri saya...namanya Gita....!perlakukan dia selayaknya kalian memperlakukan saya...kalau sampai ada yang berani mengacuhkan dia atau berbuat tidak sopan pada dia...siap siap kalian untuk menerima konsekuensi dari saya....paham kalian...?!!" ucap Zev lantang pada semua karyawan nya.
"paham tuan..." jawab semuanya.
Lisa hanya menunduk.
"buruan berangkat...!" ucap Zev.
"i...iya tuan..." jawab Lisa.Dan mau tak mau wanita berpenampilan menor itupun pergi untuk membelikan makanan pesanan sang nyonya baru.
Nabila tersenyum penuh kemenangan.Zev hanya menggelengkan kepalanya dengan aksi jahil sang istri yang ia dukung itu.
"ke ruangan aku yuk.." ucap Zev.
Nabila mengangguk...keduanya pun melangkah menuju lift khusus presdir yang akan membawa mereka menuju ruangan Zev.
...----------------...
***Selamat pagi....
up 08:14
yukk....klik like komen vote dan hadiahnya.....🥰🥰***
__ADS_1