
Motor matic putih itu melesat menembus jalanan yang tak terlalu padat tersebut.Dengan dibonceng Chika,Adinda dengan mata yang audah sangat bengkak itu menuju kantor polisi untuk menemui Adrian.Bibir mungilnya tak henti mengucap istigfar sedari tadi.Karena memang hanya itu yang bisa ia lakukan saat ini.
Sekitar dua puluh menit,motor itu sudah tiba di depan kantor polisi.Ketiga wanita itu segera turun dari motor dan masuk ke dalam kantor markas para aparatur negara tersebut.
"permisi pak....saya mau ketemu dengan suami saya.Dia baru dibawa kesini tadi" ucap Adinda pada salah seorang petugas jaga.
Petugas jaga itu mengamati wanita itu dari atas sampai bawah.Gadis belia seusia ini sudah bersuami?
"namanya siapa?" tanya sang petugas.
"Adrian pak..."
"Adrian yang ketua mafia itu?kamu istrinya?" tanya si petugas itu.Adinda menunduk.Pandangan miring tentang Adrian pun juga menjadi beban tersendiri untuk wanita itu.
Adinda mengangguk.
"dia masih di introgasi.Besok baru bisa ditemui.Itu jam besuknya...suami mu itu sekarang narapidana,kamu ndak bisa sembarangan menjenguk dia." ucapnya sambil menunjuk papan berisi waktu besuk untuk para tahanan.
Adinda menghela nafas panjang.Ia tak bisa menemui suaminya hari ini.
"ma...papa mana?" tanya Nabila.
Adinda duduk berjongkok di hadapan Nabila.
"hari ini kita belum bisa ketemu papa nak....besok ya..." ucapnya.
"aku mau ketemu papa maaa....hikksss....hikkssss...papa harus pulang sama kita..." ucap Nabila.
Adinda sekuat tenaga mencoba tersenyum.Ia mengangkat tanganya mengusap pipi basah milik gadis kecil itu.
"sayang....hari ini kita belum bisa bawa papa pulang.Besok ya....besok kita kesini lagi jemput papa"
"tapi papa nggak dipenjara kan ma?papa nggak jahat kan ma?"
__ADS_1
"nggak nak...papa nggak jahat.Papa nggak akan dipenjara" ucapnya dengan suara bergetar.Dalam hatinya ia tak henti mengucap istighfar.Ia butuh penguat untuk hati dan jiwanya menghadapi kenyataan yang begitu berat ini.
"kita pulang ya..." ucap Adinda.
Nabila hanya mengangguk.
Ketiga wanita itupun pergi meninggalkan kantor polisi.
...****************...
Di tempat lain....
Disebuah kamar bernuansa bola...
Seorang ramaja pria tersenyum puas saat mendapat sebuah pesan dari polisi bahwa Adrian sudah tertangkap di kota M.
Joddy tak henti menebar senyum.Ia berhasil.Perjuangannya tak sia sia.Ia berhasil membebaskan Adinda dari jeratan Adrian.
"tunggu gue Din...besok gue akan ke kota lo...gue akan pastiin lo bahagia setelah ini" monolognya sambil menerawang jauh kedepan membayangkan Adinda akan tersenyum bahagia dan menyambutnya dengan senyuman manis.
Ya......
Beberapa hari yang lalu,di parkiran sebuah club malam.Joddy dihampiri seorang wanita bernama Sheila.Ia mengaku bahwa ia mengetahui semua tentang Adrian.Semua kejahatan yang awalnya tak pernah Joddy duga.Sheila menawarkan bantuan pada Joddy,ia akan membongkar semua kebusukan Adrian tapi dengan satu syarat.Ia harus memuaskan wanita itu dalam satu malam.
Awalnya Joddy ragu,namun demi cinta dan obsesinya membebaskan Adinda maka ia pun menuruti permintaan Sheila.
Merekapun berhubungan selayaknya suami istri di sebuah hotel mewah di kota tersebut.
Apakah Sheila meminta bayaran seperti jika bersama Adrian?
oh tidak.....
Mangsa Sheila adalah laki laki kaya kelas kakap,yang jika ia meminta ratusan juta bahkan milyaran pun rekeningnya tidak akan kering.Uang jajan Joddy tidak akan cukup untuk memenuhi gaya hidup Sheila yang super glamour.
__ADS_1
Sheila hanya meminta tubuh Joddy.Melihat berondong tampan sedang kebingungan membuat jiwa bi**l Sheila meronta ronta.Apalagi saat ia tahu remaja itu sedang menyelidiki identitas Adrian,ia tak akan menyia nyiakan kesempatan emas itu,apa lagi ia memang memiliki dendam kesumat pada Adinda yang sudah berkali kali ia anggap merendahkan harga dirinya (padahal emang udah rendah) dan dengan lancangnya merebut Adrian dari tangan nya.Semenjak di buang oleh Adrian wanita itu sudah tak punya asupan laki laki tampan.Saat ini ia hanya menjadi simpanan seorang pengusaha kaya raya yang usianya sudah lima puluh tahunan.
Apakah tampan?tentu saja tidak.
Itu sebabnya ia mengincar Joddy.
Sedangkan Joddy,
demi obsesinya,demi keinginannya mendapatkan hati Adinda dan menjadi penyelamat untuk wanita itu,dia rela mengorbankan keperj*****nya di renggut oleh Sheila.Sebuah pengorbanan yang besar,yang ia anggap akan menyelamatkan wanita pujaan hatinya.Tapi justru itu akan menjadi penyesalan nya.....mungkin seumur hidupnya.
Sumpah Joddy gedeg banget gue...!tapi lebih gedeg lagi sama otak gue...kenapa diriku sejahat ini😩😩😩
...****************...
Di tempat lain....
Malam hari....
Nabila sudah tertidur lelap.Adinda kini tengah bersimpuh di atas sajadahnya dengan tasbih berada di tangan nya.Mulutnya tak henti komat kamit mengagungkan nama Sang Pemberi Kekuatan.Saat ini waktu sudah menunjukkan pukul satu dini hari.Namun mata bengkak itu seolah tak mau terpejam.Setelah sholat isya' hingga saat ini wanita malang itu tak beranjak dari sajadahnya.Ia terus melantunkan ayat ayat suci Al Quran dan mengucap dzikir secara bergantian.
Adinda mengedarkan pandangan matanya menatap seluruh penjuru kamar bernuansa pink itu.Kamar yang biasanya selalu ceria dengan canda tawanya bersama Adrian dan Nabila,kini seolah menjadi sepi.Tak terdengar lagi suara cekikikan dimalam hari,gelak tawa Nabila dan Adrian sebelum mereka tidur.Semua sirna.Yang terdengar hanya suara isakan dari Adinda yang semakin terpuruk.
Hidupnya yang perlahan mulai membaik,semangat hidup yang perlahan mulai naik,dalam sekejab mata hancur tak bersisa.Adinda kembali terpuruk.Angan angan indah hidup dengan keluarga kecil yang utuh kini hanya tinggal kenangan.
Dan kini,semua mata menatap sinis padanya,ibunya bahkan tak mau melihatnya.Sedari sadar dari pingsan wanita itu tak pernah keluar kamar.Ia mengurung diri di kamar dalam kondisi tubuh yang belum seratus persen pulih.Hal itu semakin menambah beban pikiran Adinda.
Ya Tuhan...sanggupkah ia?Ini terlalu berat Tuhan...rasa rasanya ia sudah tak sanggup lagi....
...----------------...
***NGGAK ADA YANG MAU KASIH VOTE DAN HADIAH KAH???
BANYAKIN LAHH....
__ADS_1
KELUARKAN UNEK UNEK KALIAN LEWAT KOLOM KOMEN.
JANGAN LUPA KLIK LIKE SETELAH BACA😢😢😢😢***