Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story54


__ADS_3

Nabila tak henti menunduk sambil memakan makanan yang ada di hadapannya.Sedangkan di depannya,Zev terus mengulum senyum.Ia tak menyangka akan mendapat kejutan semenarik ini dari kelinci kecilnya itu hari ini.Bagaimana tidak,kelinci kecil yang dulu pernah begitu sangat membencinya,hari ini rela berbuat hal konyol hanya agar Zev datang menemuinya.


Dan lihatlah sekarang...


Sedari tadi Nabila terus menunduk,tak berani menatap dirinya yang kini seolah berada di atas awan.Wajah Nabila memerah,malu nya bukan main.Namun tetap saja,gadis itu tetap terlihat lucu di mata Zev.


Nabila terus mengunyah makanannya.Ia tak berani mendongak,ia tau Zev saat ini terus menatapnya dengan tatapan maut yang bisa saja membuat Nabila oleng.


"laper banget keknya..." ucap Zev.


Nabila sudah tak berani.menjawab.


"abis ini mau kemana?" tanya Zev sambil menyandarkan tubuhnya di sandaran kursi dan melipat tangannya di depan dada.


"berhubung kayaknya lo pengen banget lama lama ama gue...gue akan berbaik hati hari ini...gue akan temenin lo kemanapun lo mau" ucap Zev.


Nabila menatap kesal ke arah Zev.


"PD banget idup lo..!gue mau pulang..!!" ucap Nabila sambil menyendok kembali makanannya.


Zev hanya tersenyum


"nggak usah senyum senyum..!" ucap Nabila lagi.


Laki laki itu kemudian meraih sendoknya lalu mulai menyantap makanan yang masih utuh sedari tadi.Mata serigala itu tak lepas dari wajah manis yang terlihat gugup bercampur malu itu.


"Git..." ucap Zev.


"apa..!" ucap Nabila ngegas.Zev tersenyum.Galak bener nih perempuan....


"maaf" ucapnya.


Nabila menoleh ke arah laki laki yang masih setia dengan tatapan penuh pensonanya.


"buat apa?" tanyanya.


"buat semua yang udah terjadi diantara kita dulu" ucapnya.


Nabila terdiam.Dadanya bergetar.Matanya mulai terlihat mengembun.Ia masih selalu merasa sedih mengingat kejadian yang tak pernah ia harapkan itu.Meskipun dalam hatinya ia terlihat tegar,namun tiap ada yang menyinggung tentang kejadian malam itu,Nabila seolah selalu merasa perih.


Nabila mencoba sekuat tenaga menahan air matanya agar tak jatuh.

__ADS_1


Zev hanya menatap sedih ke arah gadis itu.


Nabila kemudian mencoba tersenyum.


"lupain...nggak usah dibahas" ucap Nabila.Setetes air mata bening lolos dari pelupuk mata Nabila.Ia tak bisa menyembunyikan kesedihannya kala kembali mengingat kajadian itu.


Zev meraih tisu yang ada di atas meja lalu menyerahkannya pada Nabila.


"gue nggak maksud bikin lo nangis..gue cuma mau minta maaf...karena selama berbulan bulan ini perasaan gue nggak bisa tenang Git..gue udah buat lo hancur" ucap Zev.


Nabila menerima tisu itu dan mengusap lelehan air matanya.


Nabila tak menjawab ucapan Zev,ia hanya kembali tersenyum tanpa berucap sepatah katapun.


"gue anterin lo pulang ya" ucapnya.


Nabila hanya mengangguk.


Merekapun akhirnya pergi dari tempat itu setelah Zev meletakkan beberapa lembar uang kertas di atas meja restoran tersebut.


Zev menaiki vespa Nabila.Kini wanita itu duduk di belakang,membonceng laki laki berbadan tegap itu.


Entah ada dorongan apa sepanjang perjalanan,Nabila memeluk tubuh tegap itu sambil menyandarkan kepalanya pada punggung kokoh Zev.Air matanya menetes perlahan,namun Zev tak bisa merasakannya lantaran jaket tebal yang menutupi tubuhnya.Namun dari pergerakan dada Nabila yang menempel pada punggung nya,dapat ia rasakan bahwa Nabila tengah bersedih saat ini.


Sepuluh menit berlalu....


Vespa klasik itu memasuki jalan beraspal komplek perumahan elite kediaman Nabila.Dari jauh dapat Zev lihat,mobil sport miliknya nampak terparkir di depan gerbang besi rumah mewah tempat tinggal Adrian.


Ya...itu Jordan..


Ia memang meminta Jordan untuk mengambil mobilnya yang tadi ia tinggal di jalan dan meminta anak buahnya itu untuk menjemputnya di rumah Nabila.


Vespa berhenti di depan rumah sang gadis tomboy.Nabila turun dari motornya di susul Zev.


Laki laki itu menatap wajah kelinci kecilnya.


"jangan nangis" ucapnya.


Nabila tersenyum.


"nggak kok...gue nggak nangis" ucapnya.Zev menatap dalam wanita di hadapannya itu.

__ADS_1


"Gita..." ucapnya.


Nabila mendongak.Kedua mata itu saling bertemu dan terkunci untuk Beberapa saat.


Entah dapat bisikan dari mana,tangan kekar itu tergerak menyentuh wajah polos berkulit sawo matang tersebut.zev meraih dagu Nabila...


"sejak gue kehilangan lo,sejak saat itu juga gue janji....gue nggak akan pernah lagi nyakitin perasaan lo" ucap Zev tulus dengan tatapan mata yang begitu menggetarkan hati.


"makanya gue selalu berusaha membuat lo bahagia dengan paket paket yang setiap hari gue kasih ke lo...gue mau membahagiakan lo walaupun tanpa lo menyadari keberadaan gue" ucap Zev...


Zev menangkup wajah Nabila dengan kedua tangannya...


"Gita...."


"gue pengen menebus semua kesalahan gue..gue akan jadi orang pertama yang siap bikin lo bahagia.."


Tangan itu tergerak mengusap bekas lelehan air mata yang menetes dipipi sang kelinci kecil.


"jangan nangis lagi..gue nggak mau lo nangis walaupun sekarang gue bisa ngusap air mata lo...gue mau lo jadi Gita yang kuat...yang galak...yang selalu enak diajak ribut" ucap Zev menghibur.


Nabila tersenyum mendengar ucapan itu.


"masuk..istirahat....besok pagi gue jemput lo..."ucap Zev.


Nabila hanya mengangguk tanpa bisa berkata kata.Entah kenapa ia merasa begitu bahagia mendengar ucapan laki laki itu.


Zev mendekatkan wajahnya.Dan tanpa aba aba laki laki tampan itu mengecup kening Nabila lembut,membuat putri Adrian itu mematung tak bersuara.Jantungnya berdetak lebih cepat.Untuk pertama kali nya ia seolah merasa setengah sadar atas apa yang barusaja terjadi padanya.Bibir merah itu menyentuh lembut keningnya yang tak tertutup rambut membuat darah Nabila berdesir.


Cukup lama bibir itu menempel di kening Nabila.Keduanya seolah larut dalam perasaan mereka masing masing.


Zev menjauhkan tubuhnya dari Nabila.


" gue pulang dulu...assalamu alaikum..." ucap Zev sambil tersenyum.


"wa alaikum salam..." jawab Nabila terpesona.Untuk pertama kalinya ia mendengar ucapan salam dari laki laki itu.


Zev pun masuk ke dalam mobilnya.Meninggalkan Nabila yang masih mematung tanpa pergerakan.


...----------------...


***YUKK...

__ADS_1


KLIK LIKE KOMEN DAN VOTENYA***....


__ADS_2