Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story03


__ADS_3

Malam menjelang....


Di sebuah garasi rumah mewah itu....


Sepasang kakak beradik tengah sibuk dengan motor vespa klasik hitam yang kini tengah dalam perbaikan seorang wanita berwajah judes.


Gadis tomboy itu nampak begitu fokus memasangkan kembali knalpot kendaraan roda dua yang menjadi tunggangannya sehari hari tersebut.Sedangkan tak jauh dari tempatnya,seorang remaja putra nampak terkantuk kantuk menyandarkan tubuhnya sambil memegang kotak hijau berisi alat alat perbengkelan milik sang kakak.


Adrian dengan kaos singlet hitam dan celana pendek kain hitam datang mendekati kedua buah hatinya.


"belum selesai kak?" tanya Adrian sambil menyeruput kopi di tangan nya.Ia kemudian melirik putranya yang nampak terlelap dengan posisi masih memegang kotak berisi alat alat bengkel itu.Seutas senyum terbentuk dari bibir merahnya.


"belum pa....tinggal masang ini doang nih..." ucapnya sambil sibuk dengan knalpotnya.


Adrian tersenyum.Ia berjongkok di samping sang putri sambil mengamati tangan Nabila yang nampak lincah membenarkan sepeda motornya.Adrian tersenyum,ia kemudian menoleh ke arah gadis yang sebenarnya kalau feminim dikit terlihat cantik.Namun lantaran jarang tersentuh make up membuat sebagian orang beranggapan bahwa paras Nabila itu biasa saja.


"mau kopi?" ucap Adrian sambil menyodorkan secangkir kopi miliknya pada sang putri.


Nabila tersenyum,ia meraih cangkir tersebut lalu menyeruput nya.


"thanks papa..." ucapnya sambil menyerahkan kembali cangkir itu kepada sang papa.Ia pun kembali fokus dengan motornya.


"kak...." ucap Adrian.


"lihat tuh adek kamu...sampai ketiduran gitu" ucap Adrian sambil mengangkat dagunya menunjuk ke arah sang putra yang nampak tertidur lelap.


Nabila menoleh,di lihatnya sang lawan perang sudah memejamkan matanya,sesekali dengkuran halus terdengar dari bibir nya.


Nabila terkekeh.Walau bagaimana pun juga dia tetaplah adik kecilnya yang paling ia sayangi.Meskipun lebih banyak berantemnya.


"kak..." ucap Adrian lagi.


"ya...." jawab Nabila sambil terus fokus pada motornya.


"kamu jadi ngelanjutin kuliah di kota M?" tanya Adrian.


"jadi pa...."


"yakin nggak mau kuliah disini aja?"


Nabila menghentikan pergerakannya.Ia kemudian menoleh ke arah sang papa.


"kan papa sama mama sendiri yang bilang,kasian sama nenek Lastri makin tua tapi masih hidup sendiri di kampung....cuma sesekali di jengukin om Farhan sama tante Putri...disuruh pindah kesini nenek juga nggak mau kan...?ya udah biar Nabil aja yang kesana...biar nenek ada temennya..." ucap Nabila.


"kamu yakin mau jauh dari papa sama mama?" ucap Adrian.


Nabila menoleh ke arah sang papa lalu tersenyum..


"papa nggak mau jauh dari aku ya...." ucapnya menggoda dengan tangan yang menunjuk lucu ke arah Adrian.


Laki laki itu menggerakkan tangannya mengusap gemas kepala Nabila.


"papa nggak terbiasa aja sayang....dari kecil kamu selalu sama papa dan mama...." ucapnya.


"pa....Nabil kan udah gede....udah bukan anak kecil lagi..." ucapnya.


Gadis itu kemudian menyandarkan kepalanya di pundak sang papa.


"Nabil pengen mandiri pa...lagian juga kan papa sama mama bisa nengokin Nabil kapan aja..." ucap Nabila.


"kasian juga kan nenek...udah makin tua,tinggal sendirian lagi..." ucap Nabila.

__ADS_1


"kamu udah daftar ke kampusnya?" tanya Adrian lagi.


"udah pa....online.." jawabnya.


"kapan berangkat?"


"seminggu lagi insya Allah..." ucapnya.


Adrian menghela nafas panjang.


"kak....dimanapun kamu berada nanti,saat papa nggak ada di samping kamu buat melindungi kamu..kamu harus bisa jaga diri kamu sendiri.." ucapnya.


"papa yakin kamu bukan wanita yang lemah kak.." ucapnya.


"papa tenang aja...Nabil bisa jaga diri kok...Nabil kan anak papa...Nabil adalah pewaris ilmu ilmu papa" ucapnya sambil menepuk dadanya di akhir kalimat.


Adrian tersenyum,ia mengacak acak lembut rambut sang putri.


"papa tau kamu wanita hebat kak" ucapnya.


Nabila tersenyum.Untuk sesaat mereka larut dalam obrolan ringan antara ayah dan anak sambil memperbaiki motor vespa kesayangan Nabila itu bersama sama.


Hingga malam semakin larut....


"dah selesai....tidur gih udah malem..kasian tuh adik kamu sampai ketiduran di situ" ucap Adrian.


Nabila yang kembali bersandar dipundak sang papa pun hanya tersenyum.Ya....Nabila memang begitu dekat dengan Adrian.Laki laki yang sudah menyelamatkan nyawanya dan mengangkatnya sebagai anak.Merawat dan membesarkan gadis manis itu dengan kasih sayang selayaknya anak kandung.Baik Dinda maupun Adrian tidak pernah membeda bedakan antara Nabila dan Angkasa.Semua sama.Semua tetaplah putra putri kebanggaan Adrian dan Adinda.


"dek....bangun nak udah malem..." ucap Adrian tanpa beranjak dari tempatnya.


"Angkasa.......bangun nak..." ucapnya lagi.


Angkasa mulai mengerjabkan matanya.Remaja tampan yang kini mulai sedikit sedikit mengikuti jejak sang papa sebagai model itu pun menegakkan posisi duduknya.


Angkasa mengangguk.Ia kemudian bangkit sambil menguap dan menggeliatkan tubuhnya.


"cepet tidur sana...besok sekolah..." ucap pria bertato itu lagi.


"iya pa" jawab Angkasa singkat.


Angkasa pun bergegas pergi meninggalkan tempat itu.


"kamu juga tidur sayang...udah malem..." ucap Adrian pada Nabila.


"iya pa....Nabil beresin ini dulu" ucap Nabila.


Adrian bangkit...


"papa ke dalam duluan ya..." ucapnya.


"iya pa..."


Adrian pun pergi dari tempat itu meninggalkan Nabila yang kini mulai sibuk membersihkan bengkel dadakannya itu.


Setelah semua kembali bersih,Nabila bergegas pergi ke kamarnya yang berada di lantai dua untuk segera mandi dan istirahat.


ceklekk.....


pintu terbuka..


Nabila masuk ke dalam sebuah kamar yang dulunya di penuhi ornamen hello kitty,kini berubah menjadi kamar bercat abu abu dengan sprei dan bedcover bermotif logo club sepak bola dalam negeri yang identik dengan warna biru dengan maskot singanya.

__ADS_1


Di atas ranjang terdapat beberapa boneka singa berbagai ukuran.Sedangkan di dinding terdapat beberapa poster dan syal kebanggaan salah satu club dengan basis suporter terbesar di negara ini.


Nabila bergegas masuk ke dalam kamar mandi lalu membersihkan dirinya.Sekitar sepuluh menit di kamar mandi,gadis manis itu pun keluar dengan tubuh yang lebih segar.Ia bergegas nail ke atas ranjang lalu meraih ponsel yang ada di atas nakas.


1 pesan masuk..


Nora...


Nabila tersenyum.Ia kemudian membuka pesan dari sahabat yang ia kenal melalui media sosial itu.


"hai" tulis Nora.


"heeeiii...maaf baru sempet bales...baru pegang hp soalmya" tulis Nabila.


Gadis itu kemudian meletakkan ponselnya,sambil menunggu balasan dari sang sahabat yang ia kenal melalui sosial media di sebuah komunitas suporter bola,Nabila meraih sisir di atas meja rias di samping ranjang lalu mulai menyisir rambutnya.


Ya....sahabat yang belum pernah sekalipun Nabila temui itu mengaku bernama Nora.Mereka menjadi akrab karena menyukai satu klub bola yang sama.Berawal dari grub WhatsApp keduanya lantas saling berkirim pesan secara pribadi hingga menjadi semakin dekat.Kedua nya bahkan beberapa kali sering melakukan video call ataupun telfonan dalam waktu yang tak sebentar.Benar benar akrab.Wanita berparas bule yang mengaku blesteran Indo Amerika itu juga kuliah di salah satu universitas di kota M,yang secara kebetulan juga akan menjadi universitas tempat Nabila melanjutkan kuliahnya nanti.


*tingg...


1 pesan masuk...


Nora*...


"aku ganggu ya...."


"nggak kok...kamu lagi apa?"


"nggak ngapa ngapain....kamu sendiri?"


"udah siap siap mau tidur...hehehe..."


"oh...o iya....kapan kesini?jadi satu kampus kan kita?"


"jadi dong....insya Allah minggu depan aku terbang kesana.."


"oh ya....waahh....akhirnya kita bisa ketemu...aku jemput di bandara ya..."


"nggak ngerepotin?"


"ya enggak lah....santai aja..."


"oke....jadi kita ketemu minggu depan ya..."


"siap...aku ajak keliling keliling kota sepuas kamu deh..."


"siaaapppp.."


"ya udah...tidur gih...udah malem...aku juga mau tidur..besok ada kuliah pagi"


"oke...sampai jumpa minggu depan..."


"sippp...."


Berbalas pesan pun selesai.Nabila tersenyum,ia segera meletakkan ponselnya di atas nakas.Gadis manis itu kemudian bergegas menarik selimut kemudian tidur.


...----------------...


***SUDAH CRAZY UP UNTUK HARI PERTAMA DI SEASON DUA....


AKAN ADA BANYAK KEJUTAN DI SEASON INI...

__ADS_1


JADI JANGAN LUPA KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA YA....🥰🥰🥰***


__ADS_2