
Hari berganti......
Nabila kembali bersiap ngampus sekalian mengantar Angkasa ke sekolah nya.Seperti biasa,vespa klasik warna hitam sebagai tunggangannya.Dengan hoodie oversize hitam dan celana jeans biru muda sebetis,Nabila bersiap melajukan motor kesayangannya dengan tas slempang coklat di pundaknya.
Angkasa bersiap di posisi.Ia kembali merapalkan doa agar perjalanan nya menuju sekolah pagi ini dilindungi Allah dari segala marabahaya,mengingat pagi ini ia akan kembali dibonceng oleh pembalap kelas dunia,Nabila.
Vespa pun melaju menembus jalanan ibu kota.Dengan kecepatan sedang dan sambil bersiul siul ria Nabila nampak begitu menikmati perjalanan mereka.Angkasa yang membonceng di belakang pun dibuat terheran heran.Kok tumben amat kakaknya nggak kesetanan dedemit jalan raya?
"kak" ucap Angkasa sedikit meninggikan suaranya lantaran kini mereka tengah berada dalam perjalanan.
"apa....?"
"tumben amat kalem?"
"naik motor itu nggak boleh kenceng kenceng dek...ntar kalau nabrak bahaya...!" ucap Nabila sambil terus menebar senyum.
Ada apa dengan kakaknya ini?kok tumben waras.....
Motor pun terus melaju santai,hingga kemudian berhenti di perempatan jalan saat lampu lalu lintas menunjukkan warna merah.
Wanita itu terus bersiul siul riang tanpa peduli beberapa pengendara yang mulai menatapnya heran.
Angkasa yang menyadari hal itupun menarik bagian belakang hoodie Nabila untuk mengingatkan sang kakak.
"apa sih dek..?!"
"ih....kakak ah...malu tuh diliatin orang..!siul siul muluk..!norak tau nggak...!!" ucap Angkasa.
"biarin aja sih...mulut mulut gue ini" ucap Nabila santai.
Angkasa menghela nafas panjang.Sungguh,sebenarnya ia sangat malu saat ini.
Nabila terus bersenandung ria,hingga....
Sebuah mobil sport berhenti tepat di samping motor Nabila saat lampu masih menunjukkan warna merah.Kaca mobil yang terbuka membuat Nabila dapat dengan leluasa menatap sang pengendara mobil yang kini tengah menggerak gerakkan kepalanya menikmati alunan musik dari earphone yang terpasang di telinganya.
Dengan jaket warna hitam yang ia biarkan terbuka di bagian depannya,menunjukkan dada bidang berbulu yang tak berbalut kaos,laki laki itu terlihat begitu gagah dilihat dari sisi manapun.
Nabila melongo.Itu Zev..!
Tampan,gagah,postur tubuh atletis dengan raut wajah garang dan misterius....itu kesan pertama yang dapat disimpulkan saat melihat Zev.
Nabila tertegun dengan mulut terbuka.Namun sesaat kemudian ia menggelengkan kepalanya cepat sambil beristigfar.
Apa apaan ini,ia tak boleh berfikiran macam macam seperti ini..!Nabila kembali memfokuskan pandangannya ke depan.Namun tiba tiba....
"sssttt...."
suara itu berhasil membuat Nabila menoleh ke arah sumber suara,
Dilihatnya di sana Zev sudah menatapnya dengan tatapan tajam menggoda di barengi dengan sebuah senyuman yang akan membuat wanita manapun pasti meleleh jika melihat nya.
Jantung Nabila berdetak lebih kencang.Dalam hatinya ia tak bisa memungkiri pesona laki laki yang pernah ia benci itu.
Nabila mencoba memasang mode judes meskipun dalam hatinya seolah ia ingin terbang melayang ke awan saat disenyumi oleh laki laki tampan itu.Nabila memalingkan wajahnya seolah tak sudi menatap Zev.
Sungguh....laki laki itu benar benar tampan sebenarnya.
Zev tersenyum melihat Nabila yang terlihat sok judes.Wanita itu justru semakin terlihat menggemaskan di mata Zev.
Lampu lalu lintas berubah hijau...
__ADS_1
Nabila kembali melajukan motornya menembus jalanan menuju sekolah Angkasa.Jika tadi ia berkendara dengan riang,kini setelah bertemu Zev ia berubah menjadi deg deg an.Jantungnya berdetak lebih cepat hanya karena melihat wajah laki laki itu di lampu merah.
Nabila melihat ke arah spion.Dilihatnya mobil Zev nampak mengikutinya dari belakang.
"apa apaan sih?ngapain dia ngikutin gue?!" ucap Nabila kesal.
"Angsa..!pegangan...!!" ucap Nabila setengah teriak.
Dan....
Nabila pun ngebut di tengah jalan.Angkasa pun memeluk erat pinggang sang kakak sambil mulai berteriak teriak ketakutan bernada makian untuk Nabila.Sungguh...ia capek..!tiap pagi harus diajak kebut kebutan oleh Nabila.
Zev yang berkendara dengan tenang di belakang Nabila nampak menggelengkan kepalanya.Dasar kelinci kecil...ada saja tingkahnya.
Laki laki itupun memperlambat laju mobilnya lalu menepi dan memarkirkan mobil miliknya di sebuah restoran yang terletak di pinggir jalan raya.
.
.
Lho....Zev nggak ngikutin Nabila?
Ya nggak lah....orang Zev mau beli sarapan...Nabil aja yang kepedean...🤣🤣
...****************...
Vespa itu sampai di depan gerbang sekolah Angkasa.
Remaja itu kemudian turun,melepas helmnya lalu menyerahkannya kepada sang kakak.
Nabila menoleh ke belakang.Zev belum muncul.Laki laki itu pasti tertinggal jauh darinya.Batin Nabila sambil mengulum senyum.
"napa lu cengengesan?" tanya Angkasa.
Angkasa pun meraih punggung tangan sang kakak lalu menciumnya.Remaja itu kemudian masuk ke dalam sekolah meninggalkan Nabila yang masih nangkring di atas motor.
Nabila tak langsung pulang.Ia berkali kali menoleh ke arah belakang,mencari cari keberadaan laki laki yang tadi ia temuo di jalan itu.Kok belum kelihatan?dia kemana ya?
Masa iya dia kehilangan jejak Nabila.Mobilnya mobil sport loh..masa kalah telak sama vespa klasik,pikir Nabila.
Nabila melihat jam tangannya.Setengah jam lagi ia ada kuliah.
Nabila berdecak kesal.
"sumpah ya...tuh manusia nggak banget...!masa ditinggal gitu aja nggak bisa ngejar..dasar duda lelet..!" ucap Nabila kesal.
Gadis itupun mulai menstarter vespa nya lalu bergegas pergi meninggalkan tempat itu menuju kampusnya dengan mulut yang tak henti mengomel.
...****************...
13:00
Nabila selesai dengan semua mata kuliahnya hari ini.Wanita tomboy itu bergegas menuju motornya yang berada di parkiran.Hari ini moodnya dibuat kacau lantaran kejadian tadi pagi dimana Zev tak mengejarnya hingga ke sekolah Angkasa.
Dengan wajah murung,putri Adrian itu pun menstarter motor vespanya meninggalkan tempatnya menuntut ilmu.Sepanjang perjalanan...pikiran wanita itu seolah tak bisa fokus.Entah kenapa,kejadian tadi pagi terus menari nari di fikirannya.Kenapa Zev tidak mengikutinya?kenapa laki laki itu tak mengejarnya?itu yang sedari tadi ada dalam fikirannya.
Saat ia tengah sibul dengan lamunannya.Tiba tiba.....
sebuah ide brilian muncul dalam otaknya.Dalam hitungan detik Nabila mengulum senyum bahagia.Ia tahu apa yang harus ia lakukan.Nabila pun segera melajukan motornya lebih cepat.
Tak butuh waktu lama....
__ADS_1
Nabila sampai di sebuah jalanan sepi tempat dimana ia terjatuh kemarin.Nabila menghentikan laju motornya,ia kemudian turun dan mencari sebuah batu lancip di sekitaran tempat itu.
Ketemu...!
Sebuah batu berukuran sedang diraih oleh tangan Nabila.Ia kemudian berjongkok di samping motornya.
"maaf ya vespa...gue gorees dikiiiittt aja....ntar abis ini gue benerin lagi...maaf ya....jangan ngambek.." ucap Nabila.
Gadis itupun kemudian mulai menggores satu sisi bodi motornya dengan batu,seolah oleh itu adalah goresan aspal sehingga menimbulkan kesan ia baru saja terjatuh dari motor.Ya...itu rencana Nabila.Ia akan pura pura jatuh lalu menelfon Zev dan meminta bantuan.
Entah kenapa...dan ada apa....kok bisa bisanya dia mau melakukan hal sebodoh dan sekonyol itu?
Trus untuk apa juga coba?cuma buat ketemu Zev gitu??ada apa dengan gadis ini??
Aksi gores menggores selesai.Ia melempar batu itu kembali ke tempatnya.
Nabila kemudian meraih ponsel di sakunya dan membuka case nya lalu mengeluarkan kartu nama Zev yang ia simpan di balik case hp nya.Wanita itu pun mulai menghubungi nomor laki laki yang 'katanya' ia benci itu.
tuutt....tuutt....tuutt....
"halo" ucap seorang pria dari seberang sana.
"hwaaaaaaaaaahahahhahaahhahaahahahaaaaaa.........." Nabila berakting seolah tengah menangis kesakitan.
Zev yang berada di kediaman pribadinya pun sontak bangkit dari posisinya yang semula duduk kini menjadi berdiri saat mendengar suara tangis histeris dari wanita yang dulu pernah ia jamah itu.Meskipun belum ada nama Nabila dalam kontak ponselnya,namun Zev sudah bisa menghafali suara cempreng nan memekakan telinga khas Nabila itu.
"Gita?!lo kenapa?!"
"hwaaaaahahahahhahaaaaaaa...!tolong....!"
"lo kenapa?" tanya Zev panik.
"gue....gueee jatuh dari motor lagi....!kayaknya gue patah tulang nih...sakiiiiiiiittt....!hwaaaaaaaa....tolonnngg...!!!" ucap Nabila seolah kesakitan,namun wanita itu berbicara sambil joget pargoy di seberang sana.
Zev makin panik.
"oke gue kesana...!lo dimana sekarang...!" tannya Zev sambil meraih kontak mobilnya dan berlari keluar rumah
"di tempat kemarin gue jatuh" ucap Nabila
Zev menghentikan langkahnya.
"lo jatuh disana lagi?"
"he'eh...huhuhuhuuuu..."
"kok bisa?"
"ya mana gue tau...!lo kira gue sengaja apa jatuh di tempat yang sama..!udah jatuh...nggak ada yang nolongin..!ini malah dicurigain lagi...!hwaahhahaahaaa....."
"yaa...ya bukannya gitu maksud gue..!gue cuma nanya Gita..!"
"ya udah lo mau nolongin gue nggak?!kalo nggak mau gue mau ngesot pulang ke rumah..!!kaki gue sakit nggak bisa digerakin...!!!" ucap Nabila ngegas.
"iya...ini gue udah mau jalan...!tunggu in..!"
"ya udah buruan...!" ucapnya dengan nada kesal kemudian mematikan sambungan teleponnya.
Setelah sambungan telepon terputus,Nabila bersorak sambil loncat loncat.Rencananya berhasil.Kini ia tinggal menunggu kedatangan Zev.Wanita itu kemudian merebahkan tubuhnya di pinggir jalan dengan santai nya seakan tengah rebahan di pantai.
...----------------...
__ADS_1
***Selamat malam....
yukkk....klik like komen vote dan hadiahnya....🥰🥰🥰***