Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story77


__ADS_3

Hari berganti hari.....


Zev dan Jordan kini sudah berada di dalam mobil mereka,menuju ke hotel tempat dimana Dave menginap setelah pulang dari liburannya (setau Zev)


Zev kembali mencoba menghubungi Nora,namun lagi lagi,tak bisa dihubungi....


"ck....ngeselin banget sih tuh cewek...!" ucap Zev kesal sendiri karena sejak kemarin tak bisa menemukan Nora.


Jordan nampak berfikir,lalu....


"Zev....ada yang mau gue omongin sama lo" ucap Jordan.


"apa?" tanya Zev masih sibuk dengan ponselnya.


"sebenarnya....gue curiga sama paman lo..." ucap Jordan.


"maksud lo?" tanya Zev lagi,kini dengan tatapan mata mengarah ke sahabatnya itu.


"jadi gini............."


Jordan kemudian menceritakan semua rahasianya pada Zev.Yaitu tentang kerja samanya dengan Adrian yang selalu menginformasikan tentang semua gerak gerik Zev dan Dave pada ayah Nabila itu.Semua Jordan ceritakan tanpa ada yang ditutup tutupi.Jordan berfikir,ia mungkin waktu yang tepat untuk Zev tau,mengingat kini hubungannya dengan Adrian sudah membaik dan sepertinya dendam dalam diri Zev sudah mulai menghilang.


Kini saatnya Jordan untuk membujuk Zev agar mau melawan pamannya itu.Ia takut,selama Dave masih ada,bisa saja laki laki itu akan terus berusaha mencelakai keluarga Nabila,bahkan mungkin Zev atau dirinya nantinya.Mengingat Dave adalah sosok yang ambisius dan licik.Ia selalu melakukan hal apapun demi bisa mencapai keinginannya.Lihat saja dulu ia tega menghasut Nora untuk membunuh ibunya,semua hanya demi harta Nora agar semua berpindah ke tangan Zev,dan kini,Nora lenyap entah kemana setelah mereka tinggal seatap.Entah apa yang terjadi,tapi Jordan curiga,jangan jangan Dave telah melakukan sesuatu pada anak Zev itu.Mungkinkah..??


Zev menghela nafas panjang....


"kanapa lo baru bilang sekarang?" tanya Zev sedikit kecewa..


"sorry....bukan maksud gue berkhianat,tapi lo tau sendiri kan...dulu lo benci banget sama Adrian...makanya gue nggak ngomong....gue takut nya lo malah salah paham sama gue...belum lagi ada paman lo di samping lo...bisa aja lo kena hasut ama dia.." ucap Jordan.


"om Adrian tuh orang baik Zev....dia selalu berusaha merangkul lo...dia udah nggak mau ada pertumpahan darah ataupun peperangan...!makanya gue yakin untuk minta bantuan dia agar lo bisa lepas dari paman lo.."


"dan sekarang....lo liat kan...feeling gue tepat...lo denger sendiri dari nyokap tiri lo kalau Dave itu bukan orang baik...Adrian nggak pernah nyulik dia....semua terbukti kan...kalau paman lo itu bukan orang baik baik...dia cuma jadiin lo alat...!jadiin Nora alat...nggak seharusnya lo percaya sama dia..." ucap Jordan.


Zev menghela nafas panjang.Benar juga kata Jordan...


"gue harus gimana sekarang?" tanya Zev.


"ya lo temuin paman...!tegasin ama dia kalo lo udah nggak mau dendam dendaman lagi...tanyain sekalian...kemana Nora...jangan jangan udah di jadiin sop buntut tuh anak lo ama paman lo" ucap Jordan.

__ADS_1


Mobil terus melesat menuju hotel.Zev pun bersiap turun dari mobil mewahnya.


"nggak turun lo?" tanya Zev


"males...gue tunggu sini aja deh..." ucap Jordan.


"ck....nyesel gue nyewain kamar hotel buat dia..kalau tau dia tinggal ama Nora ogah gue buang buang duit buat nyariin kamar hotel...nyusain aja..!!"gerutu Zev kemudian turun dari mobil.


" ngomel mulu lo...duda udah kek emak emak lo"ucap Jordan.


Zev pun bergegas masuk ke dalam hotel dan menuju kamar sang paman....


Tak butuh waktu lama,ia pun sampai di salah satu kamar bertuliskan 404 itu...


ceklek....


pintu dibuka tanpa diketuk.


Zev datang dengan raut wajah datar disambut sebuah senyuman oleh Dave...


"Zev....kau sudah datang...?" tanya Dave.


"bagaimana?" tanya Dave sambil menatap tajam ke arah Zev yang kini duduk dengan angkuhnya di sebuah sofa panjang di ruangan itu sambil menyalakan rokoknya lalu menghisapnya...


"aku ingin menghentikan dendam ini" ucapnya membuat Dave menatap tajam ke arahnya.


"apa maksudmu?!kau gila?!" ucap Dave tidak suka.


"dia sudah menghancurkan keluarga mu Zev...!dia sudah membunuh ayahmu dan menculik ibu dan adikmu..!" ucap Dave.


Zev tersenyum sinis...


"seperti nya selama ini kau salah informasi paman...." ucap Zev.


"apa maksudmu?"


"ibu dan King masih hidup,dia sudah bahagia sekarang...sepertinya cerita ibu diculik itu hanya halusinasimu saja paman..." ucap Zev.


Dave terdiam...

__ADS_1


"aku sarankan....berhenti mengada ada paman...jangan usik keluarga hello kitty ku...dan kubur dalam dalam misi balas dendammu..!aku tidak mau ada peperangan..."


"kau harus membunuh Adrian Zev" ucap Dave dingin dengan sorot mata yang mengerikan.


"apa untungnya buatku...?!" tanya Zev menantang.


"dengar paman...aku sangat mencintai hello kitty ku...aku akan melakukan apapun untuk membuatnya bahagia...termasuk memberimu pelajaran jika kau berani mengusik keluarga nya.." ucap Zev


Dave masih diam.Ia sadar betul,ia tak punya siapapun.Tak ada anak buah,tak ada rekan,karena semua mantan anggota genk nya sudah hilang pergi berpencar entah kemana setelah Adrian menjebloskan mereka ke dalam penjara belasan tahun lalu.


Itulah sebabnya Dave selalu mencuci otak Zev dan memanfaatkan Nora sebagai alatnya,karena hanya itu yang bisa ia lakukan agar tangannya tetap bersih.


Zev kemudian bangkit,


"selama kau menuruti perintahku,kau akan tetap bisa hidup dengan aman,tapi jika kau melawanku,aku tidak akan segan segan untuk melemparmu ke jalanan..!ingat paman...kau bukan siapa siapa tanpa aku sekarang" ucap Zev kemudian bangkit.


"oh ya....aku ingin bertemu dengan Nora...tapi dari kemarin dia tak bisa dihubungi...apa kau tau dia kemana?" tanya Zev


"mana ku tau...dia kan putri mu..."


"tapi bukankah dia juga ja**ngmu...?jangan kau kira aku tidak tau bahea selama ini kau tinggal bersama Nora paman..."


Zev berbalik badan dan hendakberlalu pergi,namun tiba tiba ia berbalik badan lagi....


"jaga sikapmu paman...jangan coba coba untuk menghasut Nora melakukan hal hal yang bodoh lagi...atau kau akan melihat kemurkaaku.." ucap Zev kemudian berlalu tanpa memperdulikan Dave yang nampak murka.


Seperginya Zev...


Kedua telapak tangan itu mengepal.Kurang ajar sekali bocah itu..!berani beraninya ia mengancam Dave..!


Dave tidak akan semudah itu menyerah.Dendam pribadi nya pada Adrian harus terbalaskan...!tak ada yang boleh menghalangi kematian Adrian...!Lihat saja...ia masih punya sejuta rencana untuk menjalankan misi balas dendamnya.


"aku yang menguasai mu bocah tengik...bukan kau..!aku yang berhak mengaturmu..!dan itu berlaku untuk selamanya!" ucap Dave dengan seringai tajam mematikan.


...----------------...


***SELAMAT PAGI......


KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA....🥰🥰***

__ADS_1


__ADS_2