Gadis Tawanan Sang Psychopath

Gadis Tawanan Sang Psychopath
Nabila Story70


__ADS_3

Angkasa gemetar,ia mendekati papanya dengan raut wajah ketakutan...


"pa...kak Zev mau bunuh keluarga kita?papa bilang kak Zev udah berubah?kok dia tega ngirim pizza beracun ke kita..?" tanya Angkasa seolah tak habis fikir.


"pizza itu bukan dari Zev...!" ucap Adrian tenang.


Angkasa reflek menoleh ke arah sang papa


"maksud papa?"


"ada yang ingin mencelakai kita dan menggunakan nama Zev sebagai kambing hitamnya" ucap Adrian tenang.


"kalau memang Zev yang melakukannya,dia tidak mungkin terang terangan menggunakan namanya untuk memesan pizza itu kan?itu terlalu bodoh Angkasa.." ucap Adrian menjelaskan.


Angkasa mengangguk paham.


"trus siapa yang ngirim pa..?" tanya Angkasa.


Adrian menatap wajah sang putra lalu tersenyum.


"penjahat amatir" ucapnya.


Angkasa mengernyitkan dahinya.Penjahat amatir?siapa?


"buang pizza pizza itu dek..papa mau kedalam.." ucap Adrian


"iya pa" jawab Angkasa.


"oh ya...satu lagi...jangan bilang mama sama nenek ya soal pizza ini" ucap Adrian berpesan.


"emang kenapa pa?" tanya Angkasa.


"papa nggak mau mama khawatir....kamu bisa jaga rahasia kan..?"


Angkasa tersenyum.


"siap pa..!" ucap Angkasa yakin sambil memberi hormat


Adrian mengacak acak ringan rambut sang putra.Remaja itupun melaksanakan perintah dari sang papa.Adrian tersenyum lagi,raut wajahnya masih terlihat sangat tenang dan bersahaja.


Laki laki itu kemudian melangkah bergegas menuju ke dalam rumah,dan saat itu juga,seketika,dalam hitungan detik,wajah tenang itu berubah menjadi wajah garang nan mengerikan.Aura iblis yang telah mati sejak belasan tahun lamanya kini seolah bangkit lagi.Aura iblis nan bengis,kejam,dan sadis kini seolah kembali merasuki tubuh ayah dua anak ini.Keluarganya diusik.Sudah cukup ia diam.Bermula dari terenggutnya mahkota Nabila yang dimana otak utamanya juga dari Dave,lalu percobaan mencelakai mertuanya,dan kini pizza beracun yang di antar ke rumahnya.


Cukup...!!

__ADS_1


Sang singa sudah terusik..!


Saatnya singa itu bangkit dan memangsa semua manusia kepa*at yang sudah siap sedia memberikan nyawanya pada Adrian itu.


Adrian masuk ke dalam kamarnya.Dengan dada yang naik turun bak terbakar kobaran api,Adrian meraih ponsel di sakunya dan mencari nama Farhan disana...


tuutt....tuutt....tuutt....


"halo tuan"


"bocah itu mencoba mengirim pizza beracun ke rumah ku" ucap nya dengan sorot mata tajam dan mengerikan.


"apa?!" ucap Farhan kaget.


"Farhan....carikan markas untukku..seret dan bawa bocah itu hidup hidup ke hadapanku..!dia harus tau sedang berhadapan dengan siapa..!" ucap Adrian dengan dada naik turun,rahang mengetat dan sorot mata mengerikan.


"baik tuan" ucap Farhan.


"ingat...jangan sampai ada yang tau..!termasuk istrimu..karena sampai sekarang Dinda pun belum tau tentang apa yang aku rencanakan...!" ucap Adrian.


"baik tuan...akan laksanakan..." ucap Farhan.


Adrian mematikan sambungan teleponnya secara sepihak.Ya...hingga kini Adinda belum mengetahui semua rencana Adrian.Kalau Dinda tau,wanita itu mungkin tak akan setuju,selain itu Dinda pasti akan khawatir.Ia tak mau mengusik ketenangan hati sang bidadari.Biarkan ini menjadi urusannya.Ia akan menyelesaikan masalah ini tanpa suara dan tanpa perlu diketahui Adinda.


Di tempat lain....


Siang berganti sore....


Nabila dan Zev masih berada di taman kota.Keduanya kini bergegas untuk pulang.Nabila mulai kembali bisa tersenyum.Zev tau sekarang,Nabila akan murung jika mengingat segala sesuatu yang berhubungan dengan kejadian kelam malam itu.Namun setelah sedikit menghiburnya,maka wanita itu akan kembali ceria.Zev semakin yakin untuk berusaha lebih keras lagi meluluhkan hati Nabila yang masih diselimuti trauma mendalam.Ia ingin menghapus luka itu.Ia ingin memberikan kebahagiaan bagi wanita itu.Ya...ia bertekad untuk hal itu.


Nabila dan Zev berjalan beriringan sambil terus bergandengan tangan.Mereka berjalan di trotoar jalan menuju ke mobil mereka yang terparkir di depan sebuah cafe yang bersebelahan dengan taman kota.Saat asyik berjalan tiba tiba.


weeeeeeeeeerrr......


seeett....


bughhhhh.....


"aaaaaakkkhhhh....!"


Nabila mematung dalam pelukan Zev.Sebuah motor dengan dua pria berboncengan tiba tiba datang dari arah belakang sambil nekat membawa sebuah parang berniat mencelakai Nabila di jalanan kota itu.Namun beruntung Zev dapat menyadarinya dan dengan cepat dan tanpa aba aba ia menarik Nabila menjauh dari jangkauan pemotor itu.


Nabila mematung dalam pelukan Zev.Keduanya terbentur pagar teralis taman yang cukup tinggi.Nabila mendongak menatap ke arah Zev.

__ADS_1


"kamu nggak apa apa?" tanya Zev.


Nabila hanya menggelengkan kepalanya sambil menatap wajah tampan kekasih nya itu


Zev tersenyum...


"jalan lagi yuk..." ucapnya.


Nabila mengangguk.


Keduanya lantas kembali bergandengan tangan menuju ke mobil Nabila yang terparkir di pelataran cafe di seberang jalan.Setelah menyeberang dan hendak menuju mobilnya,tiba tiba Nabila menghentikan langkahnya,membuat Zev pun ikut berhenti.


"ada apa Git?" tanya Zev.


Nabila tak menjawab.Tubuhnya menegang.Matanya menajam,bola mata itu bergerak ke segala arah namun tubuhnya tak berubah posisi sedikitpun.Ia merasa ada yang mengawasinya.


Zev mengernyitkan dahinya menatap Nabila.Sosok Adrian menjelma dalam tubuh wanita itu.Matanya,gerak gerik nya,mimik wajahnya,semua Adrian..!Seolah sukma laki laki itu merasuk dalam diri Nabila.


Nabila menajamkan indra pendengaran dan insting warisan Adrian yang kembali masuk dalam tubuhnya.Dan dengan satu gerakan..


seeettt.....


tatapan mata tajam terjurus kepada sesosok wanita yang mengintip di balik mobil hitam di seberang sana.


Wanita itu kelabakan saat Nabila tiba tiba menoleh ke arahnya dengan sorot mata tajam.


"whoooeeeee....!!!" bentak Nabila sambil berlari menuju wanita itu.


Wanita ber heels tinggi itu panik.Ia lari kocar kacir menghindari kejaran Nabila dan Zev yang menyusul di belakang nya.


Apakah wanita itu bisa lolos?


oh tentu tidak tak butuh waktu lama,Nabila berhasil membekuk wanita itu.Ia menarik rambut sang wanita dan menghempaskannya ke aspal.Dalam satu gerakan Nabila menindih dan mencekik wanita itu dan bersiap memberikan bogeman pada sang wanita.Namun.....


"Nora...??!!!" ucap Nabila kaget.


...----------------...


up 16:52


Selamat menantikan waktu berbuka...


Yukk...mana dukungannya...

__ADS_1


jangan lupa klik like komen vote dan hadiahnya...🥰🥰


__ADS_2