
Pesawat mendarat dengan selamat di bendara kecil di kota berhawa sejuk itu.Keluarga bahagia tersebutpun segera mencari taxi untuk membawa mereka menuju rumah bu Lastri.
Sekitar dua puluh menit perjalanan,keduanya sampai di kediaman orang tua Adinda tersebut.
"assalamu alaikum..." ucap Adinda
"wa alaikum salam..." sahut seorang wanita dari dalam rumah itu.
Bu lastri datang dari dalam rumah dengan perban di pelipis kepala dan luka lecet di siku dan lututnya.
"ibuk...."
adinda setengah berlari mendekati sang ibu.
"ibukk..hiks..." ucapnya sambil memeluk sang ibu
"kamu kenapa ndok??" tanya Bu Lastri.
"ibuk kenapa??ada yang luka ngak..??" tanya Adinda panik
"ibuk ndak apa apa ndok.." ucap Bu Lastri.
"kalian semua kesini?" tanya bu Lastri dengan binar bahagia.Dilihatnya di sana menantu dan kedua cucunya mendekat,meraih punggung tangannya dan menciumnya.
"iya buk.." jawab Adrian sopan.
Bu Lastri tersenyum.
"mama tuh nek...heboh banget denger nenek kecelakaan....mana dari tadi nangis mulu lagi..." ucap Angkasa sembari menuju sofa ruang tamu di ikuti Nabila di belakangnya.
Bu Lastri hanya tersenyum...
"nenek ndak apa apa kok" ucap Bu Lastri sambil berjalan sedikit pincang menuju sofa di temani Adinda.
"gimana ceritanya buk...kok bisa sampai jatuh?" tanya Adinda.
"ada mobil jalannya kenceng banget...hampir nabrak ibuk...untungnya Rubi bisa ngelak..jadi luka ibuk ndak terlalu parah.." ucap Bu Lastri.
"Rubi?Rubi siapa?" tanya Dinda lagi.
"itu looh...anaknya penjual bakso yang kiosnya bersebelahan sama warung kita..temen mainnya Nabila pas kamu jualan dulu...dia tadi juga nanyain kamu Bil..." ucap Bu Lastri.
Nabila nampak mengingat ingat..
"kayaknya sih inget nek....tapi lupa lupa dikit" ucap Nabila.
"hmmhh...kamu ini.." ucapnya.
Nabila hanya nyengir kuda.
Saat mereka tengah asyik berbincang...
drrrttt.....drrrttt.....drrrttt.....
ponsel Nabila berbunyi...
__ADS_1
*Serigala🐺...
memanggil*.
Nabila mengulum senyum...
"eemm....Nabila keluar dulu ya nek....mau nerima telfon" ucap Nabila.
Ia pun segera bergegas keluar rumah dan duduk di kursi kayu di teras tersebut.
"assalamu alaikum..." ucap Nabila manis.
"wa alaikum salam hello kitty...iihhh...manis banget suara nya..." ucap Zev.
Nabila menggeliat malu.
"lagi ngapain..."
"baru sampai di rumah nenek" ucap Nabila.
"haah??kamu ke rumah nenek kamu?" tanya Zev sedikit kaget.Pasalnya ia tak tau kalau Nabila pergi,padahal belum lama ia mengantar pujaan hatinya itu pulang.Eh...tau tau udah di rumah nenek aja.
"iya...tadi papa dapat kabar kalau nenek kecelakaan...makanya papa langsung ngajak kita kesini..jadi aku nggak sempet deh ngabarin kamu.." ucap Nabila.
"ckk...." ucap Zev berdecak.
"kamu kenapa?"
"jauh dong kita.." ucap Zev.
"nggak lama kok..paling semingguan" ucapnya.
"seminggu itu lamaaa....." ucap Zev sambil menghempaskan tubuhnya ke atas ranjang.Membayangkan berjauhan dari Nabila rasanya langit seperti mau runtuh.Itu terlalu berat bagi laki laki yang tengah dimabuk asmara itu.
Nabila terkekeh...
"ya mau gimana lagi..." ucap Nabila.
Zev bangkit.
"aku susul kamu..!"
"hah?"
"iya..aku susul kamu...lagian aku juga udah lama nggak ke kota M..aku juga udah lama nggak liat liat bengkel.." ucap Zev.
Nabila terdiam...
"tungguin aku ya....aku akan sampai di depan rumah kamu entar malem.." ucap Zev yakin.
Nabila terkekeh...
"kamu tuh ya...."
"kenapa...?"
__ADS_1
"ya udah deh terserah....aku tungguin kalau gitu..." ucap Nabila malu malu.
Zev cengengesan...
"ya udah...aku mau pesen tiket dulu...assalamu alaikum"
"wa alaikum salam..."jawab Nabila.
sambungan telepon pun terputus.
Nabila pun masuk ke dalam rumah tersebut,kembali berkumpul bersama keluarga nya.
...****************...
Sementara itu ditempat lain....
Zev mulai mengemasi pakaian pakaiannya ke dalam ransel miliknya.
ceklekk....
Jordan datang...
" mau kemana lo?"tanyanya.
"ke kota M...pesenin tiket gih.." ucap Zev.
"ngapain lo ke sana?jenguk anak?" tanya Jordan lagi.
"kelinci gue ada di sana...gue mau nyusulin dia..." ucap Zev.
Jordan terdiam....
"trus lo kalo ke sana mau tinggal dimana?" tanya Jordan.
"gampang lah entar...gue bisa tidur di bengkel.." ucap Zev.
Jordan diam lagi...
"gue ikut ya..."
"serah lu...." ucap Zev sambil terus sibuk mengemasi pakaian pakaiannya.
Jordan pu meraih ponselnya dan memesankan tiket untuk keduanya.
...----------------...
***SELAMAT SORE
MAAF OTHOR BARU BISA UP TRUS JUGA CUMA SEDIKIT...SOALNYA LAGI KURANG ENAK BADAN HARI INI....
INI AJA SEDIKIT MAKSA UP NYA....
SEMOGA BESOK UDAH BAIKAN BIAR BISA UP NORMAL YA...🥰
yukk...ramaikan kolom komen vote like dan hadiahnya🥰***
__ADS_1