
Siang menjelang....
Jordan perlahan membuka matanya.Setelah hampir empat jam ia tertidur,pria itu kini terlihat memegangi kepalanya yang terasa pusing.Pria berewokan itu menatap ke sekelilingnya.Sepertinya ia sudah berada dirumah sekarang.Ia bahkan tak ingat bagaimana caranya ia pulang semalam.
Jordan kembali memejamkan matanya,rasanya begitu malas untuk sekedar bangkit dsri rebahannya,kepalanya benar benar pusing padahal saat ini jam sudah menunjukkan pukul sebelas siang...
tak....tak....tak....
Suara ketukan sendal berbenturan dengan lantai anak tangga terdengar disana.Zev turun dari kamarnya dengan membawa ponsel di tangan kanannya
Menantu Adrian itu lantas mendekati Jordan.Pria bermata serigala itu menggerakkan tangannya menyentuh paha Jordan dan menggoyangkannya pelan.
"Dan...!bangun woee...!" ucap Zev.
"hmmm..." ucap Jordan yang kini kembali memejamkan matanya dan menutup dua bola mata yang terpejam itu dengan lengan kirinya guna menghindari pantulan sinar matahari yang menyilaukan.
"udah siang....lu nggak kebengkel..." ucap Zev.
"apa sih ah....masih pagi juga...!" ucap Jordan.
"pagi gigi lo rontok...!ini udah jam sebelas...!buruan ke bengkel...!mobil numpuk noh...!" ucap Zev lagi.
"ah elah...gue baru siuman lu udah nyuruh gue ke bengkel...!lu aja sono..!ntar gue nyusul...!" ucap Jordan malas tanpa sudi membuka matanya.
"prasaan gue bos nya..napa jadi lo yang nyuruh nyuruh sih...!" ucap Zev kesal.
"udah....!berisik lo...!gue mau tidur...!" ucap Jordan lagi sambil mengubah posisinya menjadi tengkurap.
Zev menghela nafas panjang.Padahal sebenarnya hari ini ia ingin berada di rumah dan terus berdua an dengan sang istri.Tapi sepertinya Jordan hari ini tak bisa diandalkan,sedangkan bengkelnya sedang sangat sibuk.Mau tak mau ia harus pergi ke tempat usahanya itu.
Zev kembali melangkahkan kakinya menaiki tangga rumah besar itu menuju kamar utama,
ceklek....
pintu kamar terbuka....
daannn....
buuuuggghhhh....
sebuah sambutan berupa tubuh ramping yang tiba tiba menabraknya seolah minta digendong pun sukses membuat laki laki itu sedikit kaget.Nabila menabrak kan tubunnya pada tubuh Zev.Wanita itu kini bahkan sudah membuka kedua belah pahanya dan mengapit pinggang Zev,sedangkan kedua lengannya terkalung di leher pria bermata serigala itu, membuat posisinya kini bak anak monyet yang bergelantungan di atas pohon.
"kelinci...ngapain sih..." ucap Zev.
"kangen...." ucap Nabila manja.
"astaga....cuma ke bawah doang...nggak nyampe lima menit..." jawab Zev.
"lamaaa......" ucap Nabila begitu manja.
Zev terkekeh melihat wajah imut yang kini tengah berada di gendongannya itu ..
"cium dulu dong" ucap Zev.
Nabila pun dengan senang hati mengecup singkat bibir merah itu.Zev membawa tubuh ramping itu ke atas ranjang.
Laki laki itu duduk di sisi ranjang,dan memangku Nabila dalam posisi saling berhadapan.
"aku harus kebengkel..." ucap Zev....
__ADS_1
"aaaaaaahhhhhh......eeeengggggakkk boleh..." ucap wanita itu sangat manja sambil memeluk tubuh tegap tersebut dengan erat seolah tak mengizinkan sang serigala untuk beranjak.
Zev tersenyum tangan kekarnya ingin memeluk pinggang Nabila namun kelinci keclinya itu tak mengijinkan.Wanita itu terus memeluk tubuh kekar berotot itu termasuk kedua tangannya,jangankan pergi,bergerakpun Nabila tak mengijinkan.
"hello kitty...." ucap Zev.
"nggak boleh..!"ucap Nabila sambil menggelengkan kepalanya yang menempel di dada Zev.
"belum juga ngomong..."
"nggak boleh...!pokoknya nggak boleh..!" ucap Nabila sedikit ngambek.
Zev terkekeh...
"kalau aku nggak ke............." ucap Zev belum selesai namun sudah di potong oleh rengekan Nabila
"nggak boleeeeh......!!!" rengek wanita itu..
"sayang...kalau aku nggak kebengkel nanti pelanggan pada protes..!ntar kalau aku kehilangan pelanggan trus bengkel aku bangkrut gimana?kita nggak makan dong..." ucap Zev.
"kamu makan aku aja" ucap Nabila cuek masih dengan posisi memeluk dan mode ngambeknya.
"trus kamu makan apa?"
"eskrim" ucap Nabila.
"eskrim siapa?"
"eskrim nya kamu.." ucap Nabila malu malu.
Zev tergelak.Menggemaskan sekali istrinya ini.
"kamu lucu banget sih...jadi gemes pengen gigit" ucap Zev.
"lihat mukanya sini..." ucap Zev pada wanita yang terus mendekapnya dengan kepala yang menempel di dadanya,membuat pria itu tak bisa mengamati wajah sang istri dengan leluasa.
"nggak mau..." ucap Nabila manja.
"masak nggak mau...liat bentar...pengen gigit pipinya dikit aja..."
"nggak boleh...!"
"dikit doang....kan gemes..." ucap Zev.
"sakit.."
"enggak.." bujuk Zev.
Nabila pun akhirnya mendongak,dengan bibir yang mengerucut ia menatap wajah sang suami yang tersenyum nakal ke arahnya.
Zev mendekatkan tubuhnya yang masih dalam kuasa sang istri.Ia lantas menciumi pipi kanan Nabila berkali kali dengan gemasnya.
"katanya gigit?"
"nggak tega..ntar nggak mulus lagi pipinya..." ucap Zev
Nabila kembali tersipu.Ia kembali menyandarkan kepalanya di dada bidang Zev,lagi lagi,masih dengan posisi memeluk erat tubuh pria itu.
"kelinci..." ucap Zev.
__ADS_1
"nggak mau..." ucap Nabila seolah sudah tau apa yang ingin Zev katakan.
Zev kembali terkekeh.
"aku cuma..."
happ.....
Belum selesai bicara,Nabila sudah menutup mulut Zev dengan telapak tangannya,seolah tak mengijinkan laki laki itu untuk bicara.
Zev dengan tangan yang sudah bebas dari pelukan Nabila pun kini beralih memeluk tubuh ramping dalam pangkauannya itu.Tak lupa,kecupan kecupan lembut terus ia luncurkan di pucuk kepala sang kelinci kecil.
"aku punya tanggung jawab di sana sayang....karyawan aku butuh bantuan...kasian mereka....Jordan masih teler belum bangun.." ucap Zev.
Nabila tak menjawab.Ia mengalungkan kedua lengannya di leher Zev dan menyembunyikan wajahnya di ceruk leher sang suami.
"aku cuma bentar kok...kalau udah selesai aku pasti langsung pulang" ucap Zev meyakinkan.
"nggak mauuuukk....." jawab Nabila merengek sambil meronta ronta bak anak kecil yang tengah merajuk.
Zev menghela nafas panjang.Ia mengeratkan pelukannya pada Nabila sambil menghirup aroma shampo istri nya itu seolah ingin menunjukkan betapa ia sangat menyayangi wanita itu sekarang.
"kamu kenapa sih...nggak mau jauh ya...." ucap Zev lembut.
Nabila mengangguk dalam dekapan pria itu.Zev tersenyum...
"mau ikut ke bengkel aja nggak?" tanyanya.
Nabila mendongak...
"mau?sambil pelan pelan kita sembuhin trauma kamu.." ucap Zev.
Nabila menatap lekat wajah yang dulu sangat ia benci itu.
"tapi kamu nggak akan ninggalin aku sendirian kan di sana..." ucap Nabila seolah mengiba.
"ya enggak lah...masak aku tinggalin..." ucap Zev.
Nabila nampak berfikir...
"mau?" tanya Zev.
"tapi digandeng..." ucap Nabila.
"nggak di gendong aja?" tanya Zev.
"jangan dong...malu..." ucapnya.
Zev tersenyum,tangannya tergerak mengacak acak lembut rambut sang istri...
"ya udah yukk..." ucap Zev.
Nabila mengangguk.Wanita itu lantas turun dari pangkuan sang serigala.Keduanya melangkah meninggalkan tempat itu menuju bengkel tempat dimana pertama kali mereka dipertemukan.
...----------------...
***UP JAM 9
...
__ADS_1
MANA NIH DUKUNGANNYA...KOK KOMENNYA SEPI...🥺
YUK KLIK LIKE KOMEN VOTE DAN HADIAHNYA 🥰***